KETIKA TUAN MUDA YANG KEJAM JATUH CINTA

KETIKA TUAN MUDA YANG KEJAM JATUH CINTA
Xavier vs Leon


__ADS_3

Pagi harinya Lio duduk termenung di atas kasurnya, dia masih tidak menyangka bahwa dia sudah berada di Indonesia dan kabar yang membahagiakan bahwa dia dan kedua orangtuanya sudah saling terbuka.


'Aku tahu akan ada masa dimana aku bahagia dan sekarang adalah waktunya" guman Lio


Tok...Tok...Tok...


Lio beranjak dari atas kasur berjalan menuju pintu kamarnya.


CEKLEK


'Leon, ada apa?" tanya Lio penasaran


'Temani gue keluar, ada teman gue yang ajak ketemu" ajak Leon dengan wajah dinginnya


'Baiklah tunggu sebentar aku ganti baju dulu" ucap Lio


'Gue tunggu di bawah dan gak pake lama" Leon beranjak pergi


Lio kembali menutup pintu kamarnya dan langsung menuju kamar mandi untuk mencuci wajahnya.


Setelah itu Lio membuka lemari miliknya, melihat baju yang cocok dia kenakan hari ini, hingga pilihannya jatuh pada sebuah kaos berwarna hitam dengan celana jeans hitam juga.


Setelah mengepang satu rambutnya, Lio langsung turun ke lantai satu.


'Kamu mau kemana nak?" tanya tuan Alfa yang baru saja datang dari arah dapur


'Kami mau keluar pah" jawab Leon yang baru saja berdiri karena melihat kedatangan Lio


'Kamu masih belum pulih, apa tidak bisa menunggu kamu sehat terlebih dahulu!" kesal tuan Alfa melihat kekeras kepalaan putra satu-satunya itu


'Aku tidak sakit pah, jangan memperlakukan aku seperti anak kecil" balas Leon


'Dasar keras kepala!" tuan Alfa menjentik kening Leon


'Kami pamit pah" ucap Leon menarik lengan Lio


Sedangkan tuan Alfa hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah putranya itu.


'Kita naik motor?" tanya Lio melihat moge milik Leon


'Menurut lo? kalau kita naik mobil gue jamin kita bakalan terjebak di antara para pengendara lainnya, buruan naik" Leon menghidupkan motornya dan Lio pun naik dengan susah payah


'Pakai dulu helm lo begok" Leon membantu Lio memakai helm berwarna putih itu


'Kapan kamu beli helm nya?" tanya Lio penasaran


Setahunya helm putih itu sebelumnya tidak ada.


'Jangan GeEr lol jadi sodara, itu helm punya pacar gue" dusta Leon


'Terserah lah, jalan pak" ucap Lio sembari menggoda adik kembarnya itu


Leon mengabaikan godaan Lio dan langsung melajukan motornya itu.


Setelah beberapa menit motornya melaju, Leon menghentikannya di depan sebuah cafe.


'Ayo masuk" ajak Leon

__ADS_1


Mereka berdua pun akhirnya masuk, Leon berhenti sejenak seolah mencari sesuatu hingga tatapan nya tertuju pada seorang pria yang tidak lain adalah Bima.


'Udah lama nunggunya?" tanya Leon menepuk pundak Bima


'Bel...ehhh..Lio!" ucap Bima terkejut melihat ke datangan Lio


'Bima" Lio tersenyum manis pada Bima


'Duduk dulu" ajak Bima mempersilahkan Lio untuk duduk


'Kapan pulangnya?" tanya Bima penasaran


'Umm..dua hari yang lewat" jawab Lio sekenanya


'Gue pikir gak bisa lihat lo lagi, secara ini udah 2 bulan" Bima menatap Leon yang diam saja karena dia tahu Leon adalah orang yang paling menderita saat mengetahui kepergian Lio


'Udah ah lupakan yang penting lo udah pulang, mau pesan apa?" tanya Bima lembut


'Milkshake aja deh" ucap Lio


'Lo pilih apaan setan, buruan pesan" ucap Bima menunjuk Leon


'Sia*lan!" kesal Leon memanggil seorang pelayan dan memesan pesanan mereka


'Oh iya, lo udah balik ke sini jadi kapan lo sekolah lagi sekitar 2 bulanan lagi kita udah mau lulus sekolah" Bima menatap Lio penuh tanya


'Asal lo tau aja, dia udah di lamar sama aki-aki!" jawab Leon kesal melihat kejadian semalam saat Xavier mencium saudara kembarnya


'Aki-aki?" Bima menatap Leon bingung


'Sama saja, umurnya tidak jauh berbeda dengan om Bagas" balas Leon acuh


'Maksudnya Lio di lamar sama om-om yang seumuran dengan om lo yang tinggal di Rusia itu?" tanya Bima memastikan


'Iya" balas Leon


'Njirrrr, gue gak nyangka lo mau nikah sama om-om? Masih banyak pria yang lebih muda darinya Lio, misal gue" ucap Bima menatap Lio dengan tatapan tidak percaya


'Dia tidak setua om Bagas, umurnya masih 30 an kok" bela Lio


'Beda jauhlah Lio, umur lo aja baru 18 dan dia udah 30 an" balas Bima ikutan kesal seperti Leon


Bima berkata seperti itu bukan karena suka kepada Lio, hanya saja dia berkata seperti itu karena merasa Lio sama seperti Leon yang sudah dia anggap sebagai sahabat.


'Yang penting kaya!" ucap Lio santai mendapatkan tatapan aneh dari Leon dan Bima


'Gue gak tahu kalau sodara lo itu mata duitan?" tanya Bima pada Leon yang masih melongo


'Gue juga baru tahu" balas Leon


Mereka bertiga pun akhirnya memilih untuk menikmati pesanan mereka hingga tak terasa sudah 2 jam mereka habiskan hanya untuk bersantai saja.


'Kami pulang dulu" pamit Leon memberikan salam persahabatan dengan Bima


'Hati-hati" balas Bima


Leon dan Lio pulang ke rumah, Leon menatap kesal mobil mewah yang terparkir di halaman rumahnya.

__ADS_1


'Kenapa pria tua itu datang lagi!" kesal Leon dalam hatinya


Mereka berdua pun akhirnya masuk sedangkan Leon dengan ogah-ogahan berjalan di belakang Lio.


'Akhirnya kamu pulang darling" ucap Xavier berjalan ke arah Lio dan memeluknya di hadapan Leon


'Lepaskan Lio, kalian belum muhrim" ucap Leon memisahkan Xavier dan Lio


Xavier menatap penuh permusuhan pada Leon, baginya Leon itu adalah seekor semut, kecil-kecil tetapi banyak idenya.


Xavier menghela nafas panjang karena harus bisa menguasai amarahnya terhadap saudara kembarnya kekasihnya itu.


'Kenapa kamu tidak menyukaiku?" tanya Xavier enteng


'Karena kamu tua" balas Leon


'Tua? aku tidaklah tua, aku pria matang dan tentunya masih bisa menyenangkan Liora di atas ranjang" pungkas Xavier frontal membuat Leon dan Lio melongo


'Bre*ngsek! jadi lo dekati Lio hanya karena nafsu sia*lan lo itu!" amuk Leon menatap marah pada Xavier


Xavier mengerutkan keningnya dengan ucapan Leon, entah kenapa Xavier merasa bahwa Leon salah paham padanya.


'Lio, masuk sekarang!" Leon menyuruh Lio untuk masuk ke dalam kamarnya


Lio hanya menatap jengah keduanya, yang satunya terlalu terbuka dan yang satu lagi terlalu sensitif, entah apa jadinya jika keduanya di masukkan ke dalam satu kamar.


'Apa kalian tidak bisa diam?" tanya Lio jengah


'TIDAK!" jawab keduanya secara bersamaan sambil menatap Lio tajam


'Kalian menyebalkan!" kesal Lio pergi meninggalkan keduanya


'Darling!" teriak Xavier tersadar


'Siapa yang kamu panggil darling sia*lan! Dia bukan kekasih mu!" ucap Leon menatap Xavier tajam


'Apa perduliku!" balas Xavier pergi berlari menuju lantai dua menuju kamar Lio


'HEI PRIA TUA KELUAR DARI RUMAH INI!" teriak Leon melihat kepergian Xavier


'Ada apa ini?" tanya tuan Alfa yang merasa terganggu dengan teriak Leon


'Pah, pria sia*lan itu pergi menuju kamar Lio, panggil petugas keamanan" pinta Leon


'Biarkan saja Leon, sebentar lagi mereka juga akan menikah" balas tuan Alfa


'Apa? Papah merestui hubungan mereka?" tanya Leon tidak percaya


'Papah percaya pada pria itu" ucap tuan Alfa


'Terserahlah" balas Leon pergi meninggalkan tuan Alfa ya hanya menggelengkan kepalanya


🌻🌻🌻


Xavier dan Leon di ibaratkan seperti kucing dan tikut ya wkwkwk...


riri-can

__ADS_1


__ADS_2