KETIKA TUAN MUDA YANG KEJAM JATUH CINTA

KETIKA TUAN MUDA YANG KEJAM JATUH CINTA
Masih Berlanjut


__ADS_3

Lio membuka matanya saat merasa terganggu dengan Xavier yang memainkan buah dadanya.


'Sayang" rengek Lio karena tidak punya tenaga lagi untuk mengikuti kemauan Xavier


'Jam berapa?" tanya Lio


'Masih jam 8 darling, aku masih pengen daring" Xavier menatap Lio dengan tatapan memohon


'Tapi aku lelah" ucap Lio memelas


'Ayolah darling, aku yang akan bergerak kamu cukup diam saja" Xavier kembali mengelus lembut selang*kangan Lio tentunya Lio mendesah


Xavier makin semangat mengelusnya mendengar desahan kecil yang keluar dari mulut Lio.


Xavier naik ke atas tubuh Lio dan mencium bibir manis istrinya.


Saat Lio membalas ciumannya Xavier langsung memaju mundurkan pan*tatnya karena milik mereka yang masih menyatu.


Lio meringis di awalan tetapi sesaat kemudian Lio juga menikmatinya tak jarang Lio lebih berkuasa saat mereka berciuman.


Tidak lama kemudian mereka melakukan pelepasan sehingga mereka terlihat lelah.


'Aku capek" rengek Lio


'Kita makan dulu darling setelah itu mandi" ucap Xavier lembut sembari bangkit dari atas ranjang menekan tombol merah di samping pintu


Saat tombol itu menyala Xavier berkata untuk mengantar makanan ke kamarnya.


Setelah makanan datang keduanya makan dengan lahapnya terlebih Lio yang makan dengan rakus membuat Xavier menggelengkan kepalanya tetapi kemudian dia tersenyum karena sudah memiliki Lio seutuhnya.


Liora sudah menjadi seorang istri yang sempurna untuknya, dia begitu bangga mendapatkan Lio.


Xavier menggendong Lio dengan bridal style menuju kamar mandi karena Lio begitu susah untuk berjalan.


Di dalam kamar mandi Xavier meletakkan Lio ke dalam bathtub yang berisi air hangat.


Lio meringis saat air itu mengenai pusat intinya, begitu perih tetapi dia senang karena bisa memberikan hak suaminya itu.


Xavier membalikkan tubuh Lio dan memeluknya dari belakang.


CUP


'Terimakasih darling" Xavier mengecup bahu Lio dan kembali menciumi leher Lio


'Jangan lagi" mohon Lio tetapi terlambat saat jari Xavier sudah masuk ke dalam vagi*nanya dan mengobrak-abrik isinya dengan cepat


'Ahhhh sayang ahhh...aku ahhh...XAVIER!" kesal Lio karena Xavier tidak mendengarkan ucapannya


Xavier menghentikan kegiatannya dan menatap Lio dengan tatapan kesalnya.

__ADS_1


'Aku menginginkan kamu daring, kenapa kamu menolakku" ucap Xavier sedih di buat-buat


Xavier sejujurnya sudah merasa sedikit cukup dengan percintaan mereka barusan dia hanya ingin menggoda istrinya itu.


Lio merasa bersalah telah membuat Xavier sedih tetapi dia sudah lelah meski dia juga masih menginginkannya.


Xavier membersihkan tubuh mereka berdua dengan cepat tanpa berbicara apapun membuat Lio semakin merasa bersalah.


Xavier juga melilitkan handuk pada Lio dan membawanya keluar dari kamar mandi.


Xavier mendudukkan Lio ke atas ranjang dan berjalan menuju ruang pakaian tetapi Lio menahan lengan Xavier.


'Maafkan aku sayang, aku hanya lelah" sesal Lio


'Hmm" balas Xavier dengan deheman membuat Lio berpikir kalau Xavier masih marah padanya padahal Xavier berucap sedemikian agar nafsunya segera mereda


Berdekatan dengan istrinya selalu membuatnya harus ekstra lebih sabar.


Karena Xavier hanya berdehem membuat Lio memutuskan melakukan hal gi*la agar Xavier tidak marah.


Lio mendorong tubuh Xavier ke atas ranjang dan naik ke atas ranjang.


Lio berdiri di atas tubuh Xavier dengan kedua kakinya yang berada pada sisi pinggang Xavier, sejujurnya Lio merasa sakit pada pusat intinya karena terlalu lebar melebarkan kedua kakinya tetapi dia melakukan ini agar Xavier tidak marah.


Xavier masih terdiam di atas ranjang menatap istrinya yang terlihat kebingungan.


Lio duduk di atas perut Xavier dan menundukkan kepalanya dengan berhadapan pada wajah Xavier.


Lio mencium bibir Xavier dengan berbekal ilmu yang dia pelajari dari Xavier.


Xavier tersenyum senang dengan keberanian istrinya yang terlihat ingin mengambil alih.


Xavier pun menuntun Lio dengan perlahan dan sesekali mere*mas buah dada Lio.


Cukup lama mereka berciuman membuat Lio menjauhkan wajahnya dan menatap Xavier dengan tatapan menggoda hal itu membuat Xavier tidak tahan.


Lio buru-buru membalikkan tubuhnya dan melepaskan handuk yang melingkar di pinggang Xavier sehingga memperlihatkan junior besar Xavier yang sudah berdiri kokoh.


Lio ragu untuk melakukan hal gi*la itu tetapi dia juga ingin mecobanya mengingat film blue yang dia tonton.


Lio mendekatkan wajahnya pada pe*nis Xavier dan memasukkannya ke dalam mulutnya.


'OH SH*IT!" maki Xavier merasakan Lio mengulum pe*nis besarnya itu


Xavier juga tak mau kalah dan langsung menarik pinggang ramping Lio sehingga pan*tat Lio berhadapan dengan wajahnya.


Xavier menj*ilati vag*ina Lio dan menusuk-nusuknya dengan ujung lidahnya.


Sedangkan Lio dengan beraninya meng*hisap junior besar Xavier dan menj*ilati lubang kecil yang ada di ujung pe*nis Xavier.

__ADS_1


'OH FUC*KING SH*IT!" teriak Xavier keenakan dengan perlakuan Lio yang begitu berani


PLAK


PLAK


Xavier menampar kedua pan*tat Lio secara bergantian dan kembali menji*lati inti milik Lio.


Xavier memasukkan dua jari besarnya pada milik Lio sehingga Lio menggeram kenikmatan.


Xavier merasa dia akan keluar langsung merubah posisi dengan Lio yang berada di bawahnya.


Mereka kembali melakukan percintaan yang luar biasa hebat.


Xavier tidak percaya istri polosnya begitu hebat memuaskan dirinya entah belajar dari mana istri kecilnya itu.


Mereka kembali berbaring karena merasa lelah setelah percintaan mereka yang cukup lama hingga mereka tertidur karena kelelahan.


***


Sebulan setelah kejadian itu Lio tanpa sungkan akan mengajak Xavier untuk bercinta dan tentunya Xavier tidak akan menolak.


Dan kini Xavier tengah sibuk dengan berkas kerjanya.


'Sayang" rengek Lio manja dan langsung duduk di pangkuan Xavier


'Why baby, aku sedang sibuk" Xavier mengecup lembut pipi Lio


'Ku dengar punya baby itu menyenangkan kapan kita akan punya baby yang lucu" rengek Lio


'Sabarlah darling kita akan segera punya baby, sekarang turun dulu aku sedang sibuk darling" ucap Xavier tanpa mengalihkan pandangannya dari monitor


'Kamu sangat menyebalkan, aku tidak akan kasih jatah lagi" ancam Lio membuat Xavier menghentikan pekerjaannya


'Jangan seperti itu daring, aku bekerja rodi begini agar kita bisa berduaan dan melakukan proses pembuatan baby, sabarlah saling" jelas Xavier lembut


'Tapi aku kangen kamu, kita sudah tiga hari tidak melakukan itu" cicit Lio manja


'Baiklah darling setelah ini selesai kita membuat baby kembali" ucap Xavier


'Bener yaa awas saja kalau bohong" Lio pun turun dari pangkuan Xavier dan berjalan menuju sofa sembari melihat-lihat berita harian para pengusaha


Yang terlihat kebanyakan hanya wajah suaminya itu, entah berapa banyak wanita yang menginginkan Xavier memikirkan itu membuatnya kesal sendiri.


🌻🌻🌻


Wkwkwk Lio cukup berani ya bund hahaha...btw apakah ada dari kalangan mom's yang meminta terlebih dahulu? Kalau ada kalian cukup senyum manis saja ya bund, semoga suka.


riri-can

__ADS_1


__ADS_2