KETIKA TUAN MUDA YANG KEJAM JATUH CINTA

KETIKA TUAN MUDA YANG KEJAM JATUH CINTA
Sekolah


__ADS_3

Xavier memasuki kamar Lio dan menatap Lio dengan tatapan manjanya.


'Darling" panggilnya


'Kenapa kamu masuk, ini bukan negara mu jadi hargai hukum yang berlaku di negaraku!" kesal Lio menatap Xavier tajam


'I Don't care!" ucap Xavier berjalan menuju Lio dan memeluknya erat


'Aku sangat tidak suka dengan pria muda di bawah itu" ungkap Xavier


'Dia saudara kembar ku" ucap Lio


'Ya, siapa pun itu, kapan kita pulang darling?" tanya Xavier mengecup kening Lio


Lio terdiam mendengar pertanyaan Xavier, sejujurnya dia ingin tinggal di Indonesia karena sudah mendapatkan hal yang dia inginkan sedari dulu.


Melihat respon Lio membuat Xavier menghela nafas panjang, dia sudah yakin kalau Lio tidak akan mau pulang.


'Baiklah darling, apa pun keputusan mu akan aku terima" Xavier tidak mau mengekang Lio


'Apa kamu yakin?" tanya Lio serius


'Ya, aku akan terima" ucap Xavier dengan nada putus asa


'Aku ingin sekolah disini, aku juga ingin menikmati waktu bersama keluarga ku, apa kamu tidak marah?" tanya Lio


'Untuk apa aku marah darling? Itu adalah hak kamu, aku bahkan masih belum resmi memiliki kamu jadi tidak mungkin aku melarang mu untuk tinggal di sini" balas Xavier dengan senyum manisnya


Bohong jika Xavier tidak sedih, dia sedih dan kesal, tetapi karena dia mencintai Lio dengan sepenuh hati maka dia tidak mau merusak hati milik Lio.


'Baiklah aku akan tinggal disini" putus Lio membuat wajah Xavier terlihat muram


'Baiklah darling tapi sebelum itu aku punya permintaan" ucap Xavier serius


'Katakanlah" Lio menatap mata Xavier yang menyimpan tatapan sedih


'Sebelum aku pergi aku ingin kita memiliki ikatan yang lebih kuat agar aku tenang meninggalkan kamu disini" ucap Xavier


'Apa kamu mau menikahi ku?" tanya Lio serius


'Tentu saja, bagaimana kalau kita menikah hari ini juga" Xavier menatap Lio dengan wajah berbinarnya


'T..tapi apa itu tidak terlalu cepat, hemm maksudku kita tidak perlu terburu-buru seperti ini, aku hanya sekolah sekitar 2 bulanan lagi, apa tidak menunggu aku lulus terlebih dahulu" pinta Lio


'Baiklah, aku tunggu 2 bulan lagi setelah itu aku tidak menerima penolakan" ucap Xavier membawa tubuh Lio menuju ranjang dan membaringkan tubuh mereka di sana

__ADS_1


'Aku akan merindukan kamu nantinya darling" Xavier berucap dengan nada lirih


Xavier sudah lama tidak merasakan yang namanya cinta, dan hal fatal yang Xavier perbuat adalah dia akan menjatuhkan harga dirinya pada orang yang dia sukai, dulu dia juga begitu terhadap mantan kekasihnya sehingga dia mudah di bohongi tetapi bedanya dengan Lio dulu dia bersama mantan kekasihnya tidak punya waktu yang banyak untuk bermesraan karena Xavier sibuk mencari uang untuk kebahagiaan Emillya dan mantan kekasihnya itu, tetapi bersama Lio, Xavier akan melupakan pekerjaan apabila menyangkut Lio.


'Hanya 2 bulan" Lio sejujurnya juga merasa tidak enak mengatakan hal ini tetapi pendidikan nya juga sama pentingnya


Lio tahu dunia bisnis adalah dunia yang mematikan, di dalam dunia bisnis semua orang bisa saja menjatuhkan pamor seseorang mulai dari kehidupan pribadinya yang menyangkut pendidikan atau dengan siapa dia pacaran dan menikah.


Orang-orang di luaran sana hanya berpikir bahwa di dalam dunia bisnis itu sangatlah menyenangkan tanpa mengetahui hal apa yang terjadi di belakangnya.


Sesama rekan kerja bisa saja saling menjatuhkan dan lebih fatalnya apabila ingin mendapatkan sebuah tender proyek yang besar maka mereka rela melakukan hal keji dengan menggulingkan saingannya menggunakan kekerasan sehingga ada sebagian yang merenggut nyawa hanya karena sebuah tender.


'Tetap saja itu sangat lama" ucap Xavier mencium leher Lio


'Maafkan aku" Lio berucap dengan sedih karena merasa sudah menyakiti Xavier


'Kamu tidak salah darling, mungkin aku yang terlalu berlebihan, aku ingin tidur sejenak" Xavier melepaskan jas nya dan kembali membaringkan tubuhnya sambil memeluk Lio dari belakang


***


Seminggu telah berlalu dan kini Lio sudah kembali sekolah setelah tuan Alfa mengurus semua data-data milik Lio.


Selagi ada uang maka semua bisa teratasi dan itulah yang tuan Alfa lakukan, mengubah kembali semua data Lio menajadi putrinya dan mengatakan bahwa Lio tidak masuk karena sakit.


'Ya maaf, aku habis makan tidak mungkin aku cepat-cepat" ucap Lio pelan


'Udahlah, buruan naik keburu jalanan padat" Leon menyerahkan helm pada Lio dan Lio pun memakainya


Leon melajukan motornya menuju sekolah Lio.


Lio menatap sekeliling yang masih sama, tidak ada yang berubah sama sekali setelah dua bulan meninggalkan negara tercinta.


'Turun lo" perintah Leon setelah motornya berhenti


'Makasih" ucap Lio


'Pulang sekolah telpon gue nanti, biar gue jemput, gue pergi" pamit Leon melajukan motornya meninggalkan area sekolah nya


'Akhirnya kembali lagi" Lio menghela nafas


Kedatangan Lio membuat semua orang bengong, sudah lama mereka tidak melihat Lio dan mereka melihat Lio semakin cantik dan menawan bahkan ada beberapa yang iri melihat kecantikan Lio.


Sejak Lio memasuki sekolah itu ada seorang pria yang sedari tadi menatapnya tanpa berkedip, pria itu adalah Arion.


Arion menatap Lio dengan tatapan penuh kerinduan dan tatapan penuh penyesalan.

__ADS_1


Saat istirahat Lio yang tengah berbincang dengan teman sekelasnya terkejut dengan seseorang yang menariknya dan membawanya ke atap sekolah.


DEG


Jantung Lio berdetak kencang melihat Arion yang berdiri di depannya.


'Arion" ucapnya pelan


'Apa kabar, kamu kemana aja selama ini?" tanya Arion dengan suara yang beratnya


'A..aku baik kok" balas Lio setelah bisa menguasai dirinya


Lio mencoba mencoba menutup matanya dan memikirkan nama Arion, tetapi nama itu sudah hilang dari hatinya yang ada hanya nama Xavier.


'Kamu belum menjawab pertanyaan ku, kemana saja selama ini?" Arion menatap bola mata Lio


'Umm..a..aku di negara P" jujurnya


'Negara P?" ulang Arion


'Iya, seseorang membawaku kesana" ucap Lio dengan wajah gembiranya membuat Arion menggelengkan kepalanya


'A..apa kamu tidak punya perasaan apapun untukku lagi?" tanya Arion dengan ragu membuat Lio terdiam


'Jawablah" pinta Arion


'Maaf Yon, dulu aku memang menyukai kamu, tetapi aku sudah lama menepis rasa suka itu karena tidak mau hubungan persahabatan kita hancur, aku tahu dulu aku salah telah menyukai kamu tap...


'Tidak! kamu tidak salah" ucap Arion memotong ucapan Lio


'Kamu tidak salah, ku mohon jangan ucapankan telah melupakan perasaan mu itu" pinta Arion dengan wajah sedihnya


'Aku juga mencintai kamu Lio" jujur Arion membuat Lio diam membeku


'Aku menyukai kamu, saat itu aku mengatakan sangat membenci kamu karena ingin memberikan kejutan untuk ulang tahun kamu yang ke 18, maafkan aku" sesalnya


Lio masih bungkam dan menatap Arion dengan tatapan kosong.


'Apa kamu mau menerima aku kembali, kita bisa memulai semuanya dari awal" ucap Arion


🌻🌻🌻


Ada yang setuju kah Arion dan Lio pacaran?


riri-can

__ADS_1


__ADS_2