
Xavier membuka matanya perlahan untuk menyesuaikan dengan pencahayaan.
Senyumnya mengembang melihat wajah istrinya dengan kedua mata yang masih tertutup, ingatannya kembali pada kejadian semalam saat acara kesenangan terganggu tetapi ternyata Lio menunggunya dan memuaskan dahaganya yang beberapa bulan ini dia tahan.
'Aku mencintaimu darling" ucapnya sambil mencium kening Lio yang tangannya mengelus perut Lio
'Jagalah mommy son, daddy juga butuh bantuanmu, jangan membuatnya susah saat mengandungmu atau kamu akan merasakannya nanti" ucap Xavier sembari mengancam calon bayi mereka yang masih di dalam kandungan
'Kamu jahat sekali sayang mengancam baby kita" Lio membuka matanya dan menatap Xavier dengan wajah cemberutnya
'Itu akibatnya jika dia seorang laki-laki, aku kan meminta perempuan" balas Xavier acuh
'Apa kamu tidak suka aku mengandung baby laki-laki?" tanya Lio dengan wajah sedihnya
Xavier kelabakan sendiri mendengar pertanyaan istrinya.
'Bukan begitu darling, kamu tahu sendiri jika aku adalah pria pencemburu tentunya nanti dia akan menjadi sainganku darling" rengek Xavier manja
'Kamu sangatlah aneh sayang, anak sendiri di cemburui" ucap Lio sambil menggelengkan kepalanya
'Jangankan pada baby kita pada angin saja aku cemburu" balas Xavier membawa Lio ke dalam pelukannya
'Darling" panggil Xavier lembut
'Ada apa?" tanya Lio malas karena tahu apa maksud suaminya
'Aku masih pengen darling, aku menginginnya lagi" rengek Xavier manja
'Tapi semalam kan sudah sayang" Lio meneguk ludahnya sendiri melihat wajah Xavier yang memelas
Tubuhnya masih lelah setelah kegiatan panas mereka semalam tetapi Xavier masih menginginkannya, rasanya dia mau menolak tetapi Xavier adalah suaminya meski ada aturan jika istri menolak maka suami harus menurutinya tetapi bukankah menyenangkan hati suami adalah hal yang bagus.
'Mau ya darling, satu ronde saja" pinta Xavier mencium buah dada Lio
'Umm.. maksudnya beberapa ronde darling" guman Xavier tertawa jahat di dalam hatinya
'Baiklah sayang hanya satu ronde" pasrah Lio dan Xavier pun mengangguk meski
Akhirnya pagi yang cerah itu Xavier kembali menerkam Lio dengan ganas meski saat memasuki inti milik Lio dia harus pelan saat menusuknya karena Lio tengah mengandung dan Xavier takut jika vag*ina Lio lecek, Xavier tidak akan membiarkan itu karena semua milik Lio adalah aset berharganya.
Xavier yang berjanji hanya satu ronde nyatanya melakukannya hingga 4 ronde membuat Lio tepar di atas ranjang, seandainya Lio tidak memohon untuk berhenti maka Xavier masih akan berlanjut tetapi melihat wajah kelelahan Lio Xavier pun mengakhirinya.
'Terimakasih darling, aku sangat mencintaimu" Xavier mengecup kening Lio
'Aku mau tidur" ucap Lio manja
'Tidurlah" Xavier mengelus lembut kepala Lio dan tidak lama kemudian Lio tertidur karena kelelahan
__ADS_1
***
Di sebuah mobil mewah keluaran merek baru terlihat seorang laki-laki tampan yang tidak lain adalah Leon.
Di pangkuannya terlihat seorang gadis kecil tengah tertidur karena kelelahan setelah melakukan perjalanan jauh dan gadis itu adalah Lea.
Lea ingin ikut ke negara P setelah mengetahui jika Leon ingin pergi untuk mendaftarkan kuliahnya, dengan kekuasaan sang daddy akhirnya Leon menyetujui jika Lea ikut dengannya.
Flashback
Leon tengah sibuk membantu tuan Alfa memeriksa data keuangan restoran karena setelah Leon berusia 20 tahun maka restoran mewah milik keluarganya itu akan di alihkan atas namanya oleh karena itu tuan Alfa mengajari Leon untuk mengelolanya.
'Apa kamu sudah mengurus semua apa yang ingin kamu bawa ke sana nantinya?" tanya tuan Alfa menatap putra semata wayangnya itu
'Tentu sudah pah" jawab Leon menyerahkan buku keuangan yang sudah dia periksa
'Baguslah, papah sudah membeli apartment untukmu disana, kamu tidak perlu cemas lagi" tuan Alfa memeriksa pembukuan hasil pemeriksaan putranya itu dan tersenyum puas melihat Leon begitu rapi mengisinya
'Seharusnya papah tidak perlu melakukan itu, aku bisa mencari apartment untuk ku pah" ucap Leon khawatir
'Tidak apa, papah ingin melakukannya" tuan Alfa tersenyum manis melihat kepedulian Leon
'Baiklah pah, terimakasih" Leon tersenyum membalas senyuman tuan Alfa
Tidak lama kemudian pintu ruang kerja tuan Alfa di ketuk membuat Leon berdiri untuk membukanya.
'Maaf mengganggu tuan muda, di depan ada tamu yang mencari tuan muda" lapor pelayan itu membuat Leon mengangguk
Leon menatap tuan Alfa dan kemudian pamit untuk pergi tetapi tuan Alfa malah mengikutinya karena penasaran juga.
Leon dan tuan Alfa berjalan beriringan menuju ruang tamu dan terlihat seorang pria dan gadis kecil.
Leon menatap gadis kecil itu dengan tatapan kesal karena setelah acara pertemuan mereka di sekolah Lio waktu itu malah membuat gadis kecil itu lengket padanya.
'Halo om" sapa Lea
'Halo juga Lea" balas tuan Alfa tersenyum manis
'Maafkan kedatangan kami karena sudah menggangu kalian tuan Alfa, putri saya ingin bertemu dengan tuan Leon, saya juga tidak tahu mengapa putri saya begitu nyaman dengan tuan Leon" ucap mr. Gofran daddy Lea
'Tidak apa-apa tuan Gofran, kami tidaklah terganggu iyakan Leon?" tuan Alfa mengedipkan matanya pada Leon membuat Leon berdecak kesal karena tuan Alfa menggodanya
'Kakak tampan, Lea dengar kakak akan pergi ke negara P, apa Lea boleh ikut?" tanya Lea dengan wajah imutnya
'Tidak boleh!" sentak Leon membuat ketiganya terkejut
'Kenapa?" tanya Lea dengan wajah sedihnya
__ADS_1
'Lea mau ikut huwaaa....kenapa jahat pada Lea hiks..Lea janji tidak akan nakal, bawa Lea kak" bujuk Lea menangis sambil mengeluarkan air mata buayanya itu
'Tidak boleh, lagian kita tidak sedekat itu!" Leon tetap menolak
'Daddy hiks..hiks.. om lihatlah kakak tampan tidak mau menuruti keinginan Lea" adu Lea
'Sayang, kenapa kamu ingin ikut dengan tuan Leon?" tanya mr. Gofran penasaran
'Karena Lea pengen jalan-jalan" balas Lea polos
'Saya mohon tuan Leon, turutilah keinginan putri saya" mohon mr. Gofran
'Tapi....
'Tentu saja kamu boleh ikut, siapkanlah keperluan Lea, besok datanglah kemari" jawab tuan Alfa duluan membuat Leon menatap tuan Alfa tajam
'HOREEEE......MAKASIH OM" teriak Lea bahagia
Flashback off
Begitulah kira-kira ceritanya mengapa Lea ikut ke negara P sedangkan Leon hanya bisa pasrah.
Leon menatap wajah cantik Lea yang tengah tertidur pulas, gadis kecil yang sebentar lagi berusia 12 tahun itu terlihat menawan hingga tanpa sadar Leon tersenyum manis melihat wajah damai Lea.
'Sia*lan! pikiran bo*doh darimana itu" Leon menggelengkan kepalanya
Tujuan Leon kali ini bukanlah ke apartemen miliknya melainkan mansion mewah milik Xavier karena tidak mungkin dia membawa seorang gadis ke dalam apartemen dan berduaan meski Lea masih tergolong anak-anak tidak menapik jika kecantikan Lea sudah terpancar jelas dan orang akan salah sangka padanya, padahal negara P adalah negara bebas jadi tidak akan ada yang melarangnya melakukan itu tetapi jiwa taat hukum yang berlaku di Indonesia adalah panutannya jadi dia tidak akan melanggar itu.
Mobil mewah itu melaju memasuki kawasan hutan lebat menuju mansion mewah milik Xavier, setengah jam kemudian terlihat bagunan besar nan mewah di depan mata.
Mobil mereka kembali melaju setelah proses serangkaian pemeriksaan oleh penjaga untuk jaga-jaga.
'Ketat sekali penjagaannya, cih!" kesal Leon
Dari pagar menuju mansion butuh 15 menit agar sampai membuat Leon kembali berdecak kesal.
'Gue curiga jika pria tua itu bukanlah pria baik-baik" ucapnya lagi
Mobil mewah itu berhenti di tepat di depan pintu utama, seorang penjaga membukakan pintu untuk Leon dan menunduk hormat.
Leon memilih menggendong Lea karena tidak tega membangunkannya dan masuk ke dalam mansion dengan arahan penjaga.
🌻🌻🌻
Wkwkwk kalian pernah gasih ngalamin kejadian seperti Lio, kata hanya satu ronde tetapi malah lebih, gimana rasanya bund😀 gedeg sendiri ye kan sama suami wkwkwk sampai ngambek, ngaku ajalah bund...
Btw Lea aktif ya bund, yang dukung Lea dan Leon siapa aja nih?
__ADS_1
riri-can