KETIKA TUAN MUDA YANG KEJAM JATUH CINTA

KETIKA TUAN MUDA YANG KEJAM JATUH CINTA
Kehamilan


__ADS_3

Xavier memasuki kamarnya dengan Lio dan menatap istrinya yang tengah terbaring di atas ranjang membuatnya langsung bergegas menghampiri Lio.


'Darling" panggil Xavier sambil mengelus lembut kepala Lio


Lio perlahan membuka matanya dan menatap Xavier dengan tatapan sendunya.


'Apa kamu baik-baik saja? mengapa wajahmu pucat sekali" Xavier sangat khawatir melihat Lio yang tidak bersinar seperti biasanya


'Apa kamu mendengarkan aku darling?" tanya Xavier karena Lio tidak merespon ucapannya


Lio bukannya menjawab tapi malah memeluk Xavier dengan eratnya.


'Darling, kamu baik-baik saja?" Xavier melepaskan pelukan Lio dan menatap intens wajah Lio yang masih pucat


'Peluk" rengek Lio dengan manja


Xavier pun membawa Lio ke dalam pelukannya sembari mengecup kepala Lio dan kening Lio.


'Kamu kenapa hmm?" tanya Xavier tak hentinya mengecup bibir Lio


'Kepalaku pusing" jawab Lio dengan suara rendah


'Baiklah aku panggikan dokter dulu darling" ucap Lio meraih ponselnya tetapi di tahan Lio


'Aku tidak apa-apa, hanya butuh istirahat saja" ucap Lio mendusel-duselkan kepalanya pada dada bidang Xavier


Xavier mengerutkan keningnya melihat tingkah istrinya, tidak biasanya Lio bertingkah seperti ini.


'Yasudah tidurlah darling" ucap Xavier mengelus rambut Lio


Lio perlahan menutup matanya membuat Xavier semakin gemas dengan Lio yang begitu penurut tetapi ada masanya Lio akan suka membantah, tentunya Xavier paham karena umur Lio masih muda.


'Aku mencintaimu darling, terimakasih sudah mau menerima pria pendosa ini" batin Xavier


Xavier segera menghubungi dokter pribadinya dengan mengatakan membawa dokter wanita karena dia tidak mau istrinya di sentuh oleh pria lain.


Tidak lama kemudian terlihat dua orang dokter memasuki kediaman Xavier, Emillya yang tengah duduk di sofa mengerutkan keningnya melihat dokter pribadi keluarganya.


Emillya mengikutinya karena dia cukup kepo.


Saat dokter itu masuk ke dalam kamar kakaknya, Emillya juga ikut masuk karena dia khawatir terjadi sesuatu pada kakaknya maupun kakak iparnya.


'Periksalah" perintah Xavier menatap dokter wanita yang bernama Joyme


Dokter Joyme langsung memeriksa Lio yang masih tertidur pulas.


'Kakak, apa yang terjadi dengan kakak ipar?" tanya Emillya khawatir karena siang tadi mereka baru saja bersenang-senang di dapur


'Aku tidak tahu" balas Xavier


Setelah dokter Joyme selesai memeriksa Lio, dokter Joyme menatap Xavier dengan senyum manisnya.


'Selamat tuan muda, sepertinya nyonya muda tengah mengandung" ucap dokter Joyme memberi selamat untuk Xavier

__ADS_1


Xavier tanpa sadar meneteskan air matanya karena merasa bahagia dengan berita kehamilan istrinya.


'Saya sudah menulis resep supaya nyonya muda tidak merasa kelelahan tuan muda" dokter Joyme menulis resep obat untuk Lio yang nantinya akan dia berikan pada salah satu kepercayaan Xavier


'Kami permisi tuan muda sekali lagi kami ucapakan selamat untuk tuan muda" ucap dokter pribadi Xavier


Xavier hanya mengangguk dan langsung duduk di samping Lio yang masih tertidur.


Setelah kepergian kedua dokter itu Emillya langsung mendekati Xavier.


'Pantas saja tingkah kakak ipar begitu aneh beberapa hari ini ternyata sedang mengandung" monolog Emillya menatap kakak iparnya


'Kak, aku pernah membaca buku soal kehamilan dan katanya usia yang masih muda begitu rawan dengan yang namanya keguguran, jadi kakak harus ekstra menjaga kakak ipar" ucap Emillya


'Aku tahu Emillya, bukankah kamu juga calon seorang aunty jadi kamu harus menjaganya juga" ucap Xavier menatap adik kesayangannya itu


'Tanpa kakak katakan sudah pasti aku menjaganya" balas Emillya


'Baiklah aku ke kamar dulu kak" pamit Emillya meninggalkan kamar kakaknya


Xavier masih menatap wajah istrinya dengan tatapan bersalah karena sudah membuat Lio hamil di usia mudanya.


'Maafkan aku darling dan terimakasih sudah mau mengandung calon anakku" ucap Xavier mencium kening Lio


Beberapa jam kemudian Lio membuka matanya dan melihat Xavier yang duduk di sampingnya sambil memangku laptop yang Lio pastikan Xavier tengah mengerjakan pekerjaannya.


'Kamu sudah bangun darling" Xavier meletakkan laptopnya pada meja di sampingnya dan fokus pada Lio yang masih terdiam


Lio pun duduk dan menyandarkan kepalanya pada dada bidang Xavier sembari mengelus-elus dada Xavier.


'Darling, jangan seperti ini" ucap Xavier mencoba menahan nafsunya karena ulah Lio


Lio bukannya berhenti malah semakin senang mengelusnya hal itu membuat Xavier menahan tangan Lio.


'Kita tidak boleh melakukannya dulu darling, nanti terjadi sesuatu pada calon baby kita" jelas Xavier membuat Lio mengerutkan keningnya mendengar perkataan Xavier


'Disini, di dalam sini ada calon baby kita" Xavier mengelus perut Lio


Lio terdiam dan kemudian meneteskan air mata bahagia.


'Benarkah? aku sekarang hamil?" tanya Lio tidak percaya


'Yes darling, sebentar lagi kita akan jadi orang tua, apa kamu bahagia?" tanya Xavier mengecup pelipis Lio


'Aku bahagia" ucap Lio dengan senang


'Bukankah kamu sudah terlalu tuan untuk mempunyai anak" goda Lio tersenyum kecil


'Heii, aku tidak setua itu darling umurku masih 32 dan aku masih pantas mempunyai anak dari kamu" kesal Xavier


'Baiklah-baiklah, apa anak kita laki-laki atau perempuan?" tanya Lio tidak sabaran


'Mau itu laki-laki ataupun perempuan menurutku sama saja, yang penting kamu dan calon baby sehat" ucap Xavier sambil mengelus perut Lio secara perlahan

__ADS_1


'Aku tidak sabar untuk memberitahu mamah dan papah deh, pasti mereka senang karena sebentar lagi mereka akan punya cucu, nanti kita ke makam mommy dan daddy ya sayang, mereka juga pasti senang karena mereka akan mempunyai cucu juga" ucap Lio membuat Xavier tersenyum bahagia karena istrinya begitu perhatian


'Baiklah, sekarang kamu makan dulu yaa biar kamu dan baby nya sehat" Xavier menekan tombol di samping ranjang


Tidak lama kemudian seorang maid datang mengantar makanan untuk mereka berdua.


'Ayo makan darling aaaa.." Xavier menyuapi Lio tentunya Lio tidak menolak karena dia merasa lapar


'Apa enak?" tanya Xavier melihat istrinya begitu lahap


'Umm enak" balas Lio tersenyum manis


Setelah merasa kenyang tiba-tiba Lio memuntahkan makanan yang baru saja dia makan di atas ranjang.


Xavier terkejut melihat istrinya memuntahkan semua makanan itu, Lio melirik Xavier karena takut di marahi bahkan air matanya juga mengalir karena takut.


Xavier turun dari ranjang dan menggendong istrinya menuju sofa karena ranjang mereka sudah penuh dengan muntahan Lio.


'Maafkan aku" sesal Lio


'Tidak apa-apa darling, aku pernah baca artikel kalau ibu hamil sering merasa mual" Xavier mengusap sisa-sisa muntahan Lio yang ada di sekitar wajah Lio


'Kamu tidak jijik?" tanya Lio mewek


'Tentu tidak darling, sekarang kamu ganti baju dulu yaa" Xavier pun mengambil piyama untuk Lio dan membantu Lio mengganti pakaiannya


Xavier menahan nafsunya melihat buah dada istrinya yang berbalut bra, dia harus menahannya demi keselamatan istri dan calon anaknya.


🌻🌻🌻


Sejujurnya kisah di atas author angkat dari kisah nyata loh tapi yaaa di tambahi dengan bumbu-bumbu penyedap rasa hehehe...


Yang punya suami seperti xavier monggo angkat tangan tapi yang belum punya suami yaaa kudu sabar yaa karena itu adalah ujian.


Oh iya banyak nih yang nanya apakah author sudah nenikah atau belum jawabannya adalah jeng....jeng...jenggggg...


Menurut kalian author udah nikah atau belum nih.



Iya


Tidak


Punya tapi dalam pikiran ( halusinasi)



Monggo di jawab yaaa...seru loh baca komentar kalian rasanya author suka ngakak bacanya.


Semoga suka.


riri-can

__ADS_1


__ADS_2