
Lio dan Emillya menyambut hangat kedatangan Leon, terlebih Lio yang merindukan saudara kembarnya itu langsung memeluk erat Leon dari samping karena Leon tengah menggendong Lea.
Xavier menatap tajam adik iparnya itu karena cemburu melihat Lio memeluk Leon.
'Istirahatlah dulu, mari aku antar ke kamar" Lio menuntun Leon tetapi di tahan Xavier
'Diamlah darling, ada pelayan yang akan mengantarnya, ingat kamu tengah mengandung dan tidak boleh lelah" ceramah Xavier membuat Lio cemberut
'Turuti perkataan suamimu itu" Leon juga memberinya ceramah membuat Lio memilih duduk
Leon akhirnya di antar oleh Emillya sedangkan Lio tengah menahan air matanya karena merasa jika tidak ada yang menyayanginya.
Wanita hamil memang susah di pahami, Xavier menghembuskan nafas berat melihat wajah sedih istrinya.
'Darling, mengertilah, aku melakukan ini untuk kamu dan baby kita" jelas Xavier lembut sambil membawa Lio ke dalam pelukannya
'Huwaaaa....tapi aku pengen mengantar mereka hiks.." isak Lio
'Buka kah tadi kita baru saja bercinta, apa kamu tidak lelah?" tanya Xavier frontal
'Aku tidak lelah hiks..hiks.." jawab Lio polos
'Benarkah?" tanya Xavier kembali menampilkan senyum liciknya
'Tentu saja hiks.." balas Lio tidak mengerti maksud suaminya
'Karena kamu tidak lelah bagaimana kalau kita bercinta lagi darling?" Xavier menggigit kecil daun telinga Lio membuat Lio langsung menghentikan isaknya
'A...aku umm... maksudnya aku lelah sayang" balas Lio merinding
'Bukankah tadi katanya kamu tidak kelelahan, ayolah kita bercinta lagi" goda Xavier
'HUUWWWAAAAA.....HIKS..HIKS... AKU TIDAK MAU BERCINTA LAGI HIKS...KAMU SANGAT JAHAT HIKS...!" isak Lio menggema membuat beberapa pelayan yang mendengarnya malu seketika
'Baiklah-baiklah kita tidak bercinta, jadi kamu diamlah darling" Xavier mengecup pelipis Lio
Lio menghentikan tangisannya dan kemudian menggigit kuat lengan Xavier.
'Auww... mengapa kamu menggigit lengangku darling?" Xavier mengadu kesakitan sembari mengelus gigitan istrinya itu
'Kata baby aku harus menggigit mu" jawab Lio polos
'Benarkah?" selidik Xavier
Xavier tahu jika Lio tengah berbohong, mana mungkin bayi mereka mengatakan itu, tiba-tiba senyumnya mengembang saat sebuah ide melintas di pikirannya.
CUP
__ADS_1
Xavier mencuri ciuman Lio dan melu*matnya dengan ganas, Lio mencoba melepaskan ciuman Xavier hingga beberapa menit kemudian Xavier melepaskan ciumannya.
'Kenapa kamu menciumku?!" tanya Lio kesal
'Kata baby aku harus menciummu darling" skakmat Xavier membalas Lio
Xavier melihat Lio yang tengah melongo mencari kesempatan dengan memainkan kedua gundukan milik Lio.
'Hentikan!" Lio menepis tangan Xavier yang memainkan buah dadanya dari balik baju
'Why? baby nya mengatakan jika aku harus memainkannya darling" jawab Xavier kembali membuat Lio cemberut
'Biasanya wanita selalu benar dan menang tetapi mengapa kali ini aku yang kalah? Suamiku benar-benar cerdik dan pintar mencari kesempatan dalam kesempitan" batin Lio hanya bisa pasrah
Xavier tersenyum puas bisa membungkam Lio, untuk kedepannya dia akan menjawab semua ucapan istrinya dengan caranya sendiri.
***
Malam harinya terlihat semuanya tengah makan malam.
Xavier menatap Lea dengan tatapan lembut karena sejujurnya dia sangat menyukai anak kecil apalagi perempuan, ingatannya tertuju pada saat Emillya masih kecil dia yang mengurusnya setelah kepergian kedua orangtuanya, masa-masa itu sangatlah berat untuknya tetapi sekarang Xavier mencoba mengikhlaskannya agar mereka tenang di sana.
Xavier akan memperlakukan orang tersebut sebagaimana orang tersebut memperlakukannya, dan Xavier sangatlah benci dengan yang namanya penghianatan.
'Kakak makanlah yang banyak" ucap Lea penuh perhatian pada Leon membuat semuanya yang ada di meja makan tersenyum geli
'Dia cocok untukmu" goda Xavier
'Cih, kamu pikir aku sepertimu! dasar pedofil" balas Xavier membuat Xavier ikutan kesal
Perkataan Leon benar jika dirinya sudah termasuk pedofil tetapi istrinya itu bukanlah lagi anak kecil, umurnya sudah 18 tahun meski usia mereka berpaut jauh tetapi Xavier mampu menyeimbangi istri kecilnya itu.
'Kamu belum merasakan surga per pedofilan, cobalah" balas Xavier tersenyum puas karena mampu membalas adik iparnya itu
'Sia*lan!" maki Leon karena merasa kalah
Xavier tersenyum bangga dan kembali melanjutkan acara makannya sedangkan yang lainnya hanya menggeleng tidak mengerti.
'Uncle" panggil Lea pada Xavier
'HAHAHAHAHAHAHA.... UNCLE?! HAHAHAHA..." Leon tertawa ngakak mendengar panggilan Lea pada Xavier
'Good gadis kecil, panggil saja dia uncle" sambungnya kembali
Xavier merasa ingin memberikan pukulan pada Leon tetapi tidak mungkin karena Leon adalah adik iparnya terlebih Lea memang pantas memanggilnya uncle tetapi rasanya dia tidak bisa menerima.
'Darling" rengek Xavier menatap Lio mencari pembelaan
__ADS_1
'Diamlah Leon, makan saja makananmu itu" balas Lio menatap Leon tajam membuat Leon diam seketika
Leon merasa aura Lio sedikit berbeda dari sebelumnya atau karena tengah mengandung benih Xavier makanya Lio mempunyai aura tajam seperti itu.
Xavier tersenyum puas melihat pembelaan istrinya.
'Kamu juga makanlah atau tidak dapat jatah malam ini!" ancam Lio menatap Xavier membuat Xavier kicep
Leon melongo mendengar ucapan saudara kembarnya itu, entah kapan Lio mulai fulgar dia hanya menggelengkan kepalanya dan lanjut makan.
Emillya dan Lea hanya jadi penonton saja tanpa mau ikut campur sedangkan sekretaris Ben tengah melakukan pekerjaan jadi tidak bisa ikut untuk makam malam bersama.
Di ruang santai Lio, Emillya dan Lea tengah menonton film sedangkan Xavier tengah berunding dengan Leon mengenai perkuliahan Leon.
'Kak" panggil Lea menggoyangkan tangan Lio
'Ada apa?" tanya Lio
'Apa di perut kakak ada adik bayi?" tanya Lea polos
'Tentu saja, apa kamu mau di panggil kakak?" tanya Lio
'Tidak mau" balas Lea
'Kenapa?" Lio mengerutkan keningnya tidak mengerti
'Aku mau di panggil aunty karena setelah besar nanti aku akan menikah dengan kakak tampan" jawab Lea tersenyum manis
Emillya yang tidak mengerti dengan apa yang mereka bicarakan hanya fokus menonton.
Lio tersenyum manis melihat sifat ceria Lea yang begitu dominan, jika Lea dan Leon bersatu entah bagaimana Leon menghadapi Lea nantinya, pasti terlihat lucu jika mereka menikah.
'Baiklah aunty kecil" Lio tidak mau mematahkan semangat Lea yang begitu besar
Lio kembali fokus pada film sesekali mengelus perutnya.
🌻🌻🌻
Xavier dan Leon bagaikan kucing dan tikus ya bund, ngakak juga pas ngetiknya.
Ada yang punya ipar seperti Leon atau sifatnya seperti Xavier? Rasanya gimana yaaa..
Bagi-bagi lah bund kisahnya gimana, author juga butuh hiburan buat baca, baca novel sendiri serasa gimana gitu wkwkwk atau hanya author saja yang ngalamin itu.
Oh iya akhirnya Author akhirnya up setelah pergantian level, maafkan author yang gantungin kalian tapi mau gimana lagi soalnya author lagi sedih berkepanjangan gara-gara author lagi di karantina gegara virus tapi untungnya berkat doa dari keluarga dan teman-teman author bisa sembuh.
Maaf untuk semuanyaaa...
__ADS_1
riri-can