
Sebulan kemudian..
Terlihat Xavier yang tengah menggendong bayi yang tengah menangis.
'Daddy, apa dedek Disha lapar?" tanya Geoff melihat Xavier yang tengah menenangkan sang putri
Yaa... seminggu setelah kejadian dimana aksi penculikan itu terjadi Lio melahirkan seorang anak perempuan yang membuat Xavier sangat bahagia karena keinginannya ingin memiliki seorang putri akhirnya terkabul.
Bayi perempuan itu di beri nama Disha Keyra Addrisson Xavier, nama itu adalah nama yang di berikan oleh Geoff sebelum penculikan itu.
'Sepertinya iya son, duduklah sebentar lagi pasti Mommy keluar" Xavier merasa lucu dengan tingkah putranya yang terlihat khawatir pada adik kecilnya itu
Tiba-tiba Xavier merasa hangat pada perutnya, senyuman terbit saat merasa jika celana yang putrinya kenakan basah.
'Wahhh, lihatlah kak, dedek mengencingi Daddy, sepertinya dia berada di pihak Mommy, bagaimana ini kak" canda Xavier mengundang gelak tawa Geoff
'Hahahaha.. dedek lucu ya Daddy, nanti kita marahi saja jika tidak mau bersama kita" ucap Geoff polos
'Baiklah Princess, kita ganti baju dulu" Xavier membaringkan putrinya dengan pelan karena putrinya itu masih lemah
Geoff juga membantu Xavier mengambil baju untuk baby Disha.
Dengan telaten Xavier mengganti baju baby Disha, sesekali Geoff mencium pipi adiknya.
'Baby Disha cantik seperti Mommy kan Daddy?" tanya Geoff menatap Xavier
'Tentu son, tetapi Mommy lebih cantik menurut Daddy hehehe" Xavier mengecup pipi Geoff
'Kapan kita ke rumah Omah?" tanya Geoff penasaran
'Sebentar lagi son, tunggu usia baby Disha lebih kuat di ajak bepergian, okay" twar Xavier
'Baiklah" patuh Geoff
Tidak lama kemudian terlihat Lio yang baru saja keluar dari kamar mandi, wajahnya terlihat lebih fresh setelah mandi.
'Mommy lama sekali, tadi baby Disha mengencingi Daddy" Geoff tersenyum manis melihat Lio yang terkekeh
'Apa kalian sudah lapar?" tanya Lio penasaran
'Tentu tidak, iyakan Daddy" jawab Geoff dengan cepat
__ADS_1
KKKRRRYYYUUUKKKK...
Suara perut Geoff berbunyi membuat Lio dan Xavier tertawa kuat sedangkan Geoff malu.
'Wahhh... Sepertinya putraku sudah lapar sekali hingga perutnya berbunyi sebegitu kuat" goda Xavier
'DADDY!" kesal Geoff
'Mommy lihat Daddy" adu Geoff
'Baiklah Mommy lihat, umm... menurut Mommy Daddy tampan kok" balas Lio semakin membuat Geoff kesal
'Baiklah-baiklah Mommy bercanda sayang, ayo kita makan" ajak Lio
Akhirnya mereka makan di ruang makan karena kamar Lio berada di lantai dasar karena habis melahirkan.
Kejadian sebulan yang lalu membuat Geoff cukup tertekan dan terpukul akhirnya Xavier memilih merobohkan mansion itu dan memutuskan untuk tinggal di mansion lainnya meski ukurannya lebih kecil dari sebelumnya tetapi Xavier menjamin jika keamanan mansion ini sangat ketat.
Xavier bahkan menyuruh para desain tekhnologi agar menciptakan alat pendeteksi bahaya, mansion itu memiliki tingkat keamanan yang tinggi, alat-alat tekhnologi di desain sebegitu unik agar tidak membuat musuh curiga, contohnya pintu utama, pintu itu memiliki fungsi khusus yaitu mendeteksi kegiatan di luar rumah, bahkan jika orang tidak di kenali membuka pintu maka efek yang akan terjadi yaitu orang yang mencoba menerobos masuk akan tersetrum oleh tegangan listrik yang kuat, dan keunggulan dari alat itu adalah alat itu tetap berfungsi jika listrik padam karena generatornya terbuat dari bahan khusus yang tidak akan pernah padam kecuali jika saklarnya di cabut.
Jika keamanan rumahnya kembali di bobol maka Xavier memilih untuk berperang saja meski Xavier tau jika para bawahannya tengah menyerang di belakang sana kepada para musuh, Xavier bukannya tidak mau turun tangan hanya saja Xavier percaya jika bawaannya mampu mengerjakannya hingga tuntas.
'Kemarikan Baby Disha sayang, kamu lanjutkan makan" ucap Lio
'Tidak apa, aku ingin menggendong princess kecil ini" tolak Xavier secara halus
'Terserah" Lio memilih pasrah saja
***
Beberapa bulan kemudian terlihat keluar kecil Xavier tengah berada di bandara Sukarno Hatta.
Geoff tengah di gendong Xavier karena tertidur sedangkan baby Disha, Lio gendong.
Terlihat juga sekretaris Ben yang tengah menggendong Bella putrinya yang tertidur dengan Emillya yang berjalan di sampingnya.
Mereka memilih pulang ke Indonesia karena seminggu lagi Leon saudara kembar Lio akan membuka sebuah restoran, entah yang keberapa tetapi yang jelas adik iparnya itu sudah cukup sukses di negara Indonesia setelah kepulangannya dari negara P.
Mobil yang mereka kendarai sampai di kediaman tuan Alfa, nyonya Erika dan tuan Alfa menyambut hangat kedatangan mereka.
'Kalian sudah datang, sebaiknya istirahat dulu pasti kalian kelelahan, untuk kamar Geoff dan Bella sudah di sediakan tepatnya di samping kamar kalian" terang tuan Alfa terlihat bahagia
__ADS_1
Tuan Alfa dan nyonya Erika begitu bahagia melihat kedatangan putri dan menantu mereka, belum lagi Geoff yang selama ini hanya mereka lihat via video call, tetapi kali ini terlihat nyata di depan mata.
Semuanya mengangguk, setelah melepas rindu mereka memilih masuk ke dalam kamar masing-masing karena merasa lelah.
Xavier memilih membawa Geoff ke dalam kamar mereka karena takut jika putranya itu bangun dan nantinya terkejut melihat suasana yang berbeda.
'Istirahatlah sayang, aku tau jika kamu begitu lelah, sekarang kita gantian menjaga baby Disha" ucap Lio perhatian melihat wajah lelah suaminya
'Baiklah Darling, aku hanya akan tidur sebentar" Xavier membaringkan tubuhnya tanpa membersihkan tubuhnya karena begitu mengantuk sedangkan Lio meletakkan baby Disha pada box bayi yang sudah di sediakan oleh tuan Alfa
Saat makan malam berlangsung terlihat Geoff bermanja-manja pada Omah dan Opah nya.
'Kamu mau makan yang mana biar Opah yang ambilkan" tuan Alfa sibuk melayani Geoff mekan membuat Leon yang sedari tadi hanya melihat mulai jengah dengan tingkah ayahnya itu
'Leon pikir Geoff bisa mengambil makanannya sendiri Pa, tidak perlu bertingkah seperti ini!" celutuk Leon dengan wajah masamnya karena sedari tadi tuan Alfa terus bertanya membuatnya terganggu
'Diamlah! bilang saja cemburu kan!" kesal tuan Alfa karena acaranya terganggu
Leon hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah tuan Alfa, sepertinya Geoff sudah menjadi primadona di keluarganya sekarang.
Sejenak Leon menatap keponakannya itu yang menatapnya dengan tatapan licik, seketika Leon merasa Dejavu karena dulu dia dan Xavier selalu berdebat tetapi sekarang masa dia berdebat dengan keponakannya sendiri? yang benar saja!.
'Ayah sama anak sama saja! kenapa aku harus berurusan dengan Xavier dan keturunannya" batin Leon mengehela nafas berat
Akhirnya acara makan itu berakhir dan kini terlihat tuan Alfa dan nyonya Erika tengah memanjakan Geoff dan Bella, sedangkan baby Disha bersama Xavier yang tidak mau lepas dari putrinya itu, entah sebesar apa rasa sayang Xavier pada putrinya itu tetapi semuanya bersyukur jika Xavier senang.
'Ngomong-ngomong dimana loli mu itu? apa dia sudah besar? sudah lama tidak melihatnya?" tanya Xavier tetapi terdapat nada mengejek
Leon terdiam mendengar ucapan Xavier, entah kenapa Leon merasa tidak bernafsu untuk makan.
Leon beranjak pergi meninggalkan semuanya di meja makan, terlihat tuan Alfa dan nyonya Erika menghela nafas.
'Sebenarnya Mama tidak suka dengan tunangannya itu tetapi gadis itu sudah menjadi pilihannya, Mama bisa apa, Mama juga tidak mau mengekang perasaannya" ujar nyonya Erika sedih
'Sudahlah Ma, biarkan saja Leon yang memilih berarti dia sudah memikirkan apa yang akan terjadi kedepannya" tuan Alfa mengelus lengan nyonya Erika
🥀🥀🥀
Semoga kalian suka yaa...
riri-can
__ADS_1