KETIKA TUAN MUDA YANG KEJAM JATUH CINTA

KETIKA TUAN MUDA YANG KEJAM JATUH CINTA
Aleysa


__ADS_3

Pagi harinya terlihat tuan Alfa dan keluarganya tengah makan dengan serius.


'Bagaimana dengan sekolah mu sayang, apa kamu berencana untuk kuliah setelah lulus?" tanya nyonya Erika menatap Lio dengan tatapan lembut


'Umm.. sejujurnya Lio pengen kuliah mah, hanya saja Lio sudah berjanji pada Xavier setelah lulus akan menikah dengannya" ucap Lio


'Papah akan berbicara baik-baik padanya jika kamu mau" ucap tuan Alfa dengan serius


'Umm..tidak perlu pah, Lio percaya kok sama Xavier, tidak mungkin Xavier memilih wanita yang tidak ada ilmunya sama sekali, setidaknya tidak akan mempermalukannya dengan kata istrinya hanya lulusan SMA" ucap Lio dan di angguki oleh tuan Alfa dan nyonya Erika sedangkan Leon menatap Lio tajam


Entah kenapa Leon tidak suka jika Lio harus menikah muda, rasanya dia tidak ikhlas tetapi memikirkan bagaimana Xavier memperlakukan Lio dengan baik membuatnya mau tidak mau harus merelakan.


'Lio sudah kenyang mah, pah" ucap Lio sambil mengambil beberapa lembar roti bakar dan membawa selainya


Tuan Alfa dan nyonya Erika menatap Lio heran, mereka berpir bisa jadi Lio ingin ngemil.


'Heh katanya kenyang tapi malah ambil roti" ucap Leon dengan sinis


'Ini bukan buat aku kok" balas Lio


'Jadi buat siapa?" tanya tuan Alfa bingung


'Untuk Xavier" ucap Lio gamblang


'Maksudmu kekasih tua lo itu?" tanya Leon dengan wajah tidak enak di pandang


'Dia tidak tua, hanya saja sudah matang" bela Lio


'Lo pikir buah apa, btw kekasih tua lo ada di rumah? sejak kapan? dia tidur dimana? apa jangan-jangan lo tidur bareng dia!" tuding Leon dengan banyaknya pertanyaan


'Bisa satu-satu gak sih, memang benar Xavier disini, jam 3 pagi dia datang dan dia tidur di kamar aku" balas Lio membuat Leon menganga karena berpikiran yang tidak-tidak


'Jangam bilang kalian su...


PLETAK


'Aww...sakit be*go!" kesal Leon karena Lio menjentik keningnya cukup kuat


'Makanya jangan berpikiran kotor!" ucap Lio


'Pah lihatlah kelakuan putri mu itu, tidur bareng pria yang bukan menjadi suaminya!" sinis Leon mengadu pada tuan Alfa yang hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah kedua anak kembarnya


'Biarkan saja" balas tuan Alfa membuat Leon melongo


Leon tidak percaya bahwa papahnya berkata seperti itu, padahal aslinya tuan Alfa juga kesal dan marah saat mengetahui Lio dan Xavier satu kamar tetapi karena memikirkan kekuasaan Xavier maka dia memilih diam saja, toh putrinya tidak akan kenapa-napa karena yang dia tahu Xavier adalah pria yang tidak akan ingkar janji untuk menyentuh Lio setelah menikah nanti.

__ADS_1


'Pah, ada pria asing di kamar Lio dan papah hanya berkata biarkan saja? apa papah masih waras!" kesal Leon


'Diamlah Leon" ucap tuan Alfa menatap Leon tajam seolah menyuruhnya untuk diam


Leon menghela nafas panjang dan melanjutkan kembali sarapannya sedangkan Lio sudah pergi dengan membawa beberapa lembar roti bakar berserta selainga dan juga segelas susu.


Lio memasuki kamarnya, hal pertama yang dia lihat adalah Xavier tengah duduk di atas ranjang sambil menatap ponselnya memeriksa email kerjanya.


'Sayang, minum dulu" ucap Lio dengan lembut menyerahkan gelas berisi susu itu


Xavier menatap gelas itu dengan tatapan tidak jelas, sejujurnya Xavier tidak menyukai susu putih karena terasa ada bau amis tetapi melihat Lio yang sudah bersusah payah membawanya membuatnya harus menerima susu itu.


Dalam sekali teguk susu itu langsung tandas, rasanya Xavier mau mual tetapi harus dia tahan untuk menghargai usaha Lio.


'Mau aku suapi" Lio memperlihatkan roti bakar yang dia bawa


Xavier mengangguk cepat dengan wajah cerahnya, dia menyukai perhatian Lio yang begitu manis padanya.


Xavier menatap wajah Lio dengan tatapan memuja, rasanya dia ingin segera memiliki Lio seutuhnya.


'Tidak ada baju untukmu disini, bagaimana caranya kamu mandi" Lio mengecup pipi Xavier membuat Xavier tersenyum senang


'Aku sudah memesannya darling, mungkin sebentar lagi sampai" ucap Xavier membawa Lio untuk duduk di pangkuannya


'Aku sangat menginginkan kamu darling tetapi aku harus bersabar" ucap Xavier jujur


'Bersabarlah hanya sekitar 1 bulan setengah lagi" ucap Lio menenangkan


'Baiklah darling" pasrah Xavier


Tidak lama kemudian terdengar suara ketukan pintu membuat Lio bangkit dari pangkuan Xavier.


'Ehh ada apa bi?" tanya Lio dengan senyum manisnya


'Maaf mengganggu non, ini ada pesanan buat aden kasep itu non" kekeh bi Asti


'Ah bi Asti mah bisa saja, terimakasih ya bi" ucap Lio


'Iya non, bibi permisi dulu ya" bi Asti pergi menuju lantai bawah


'Mandi lah, aku akan kebawah sebentar" ucap Lio menyerahkan paper bag berisi pakaian Xavier


Lio keluar dari dalam rumah sambil menatap sekeliling rumah yang terlihat begitu asri dengan pohon-pohon palem yang terawat indah.


Mata Lio tertuju pada pohon apel yang tumbuh di dekat pagar, langkahnya tertuju pada pohon apel itu.

__ADS_1


'Sepertinya enak" guman Lio mengambil buahnya dan mencobanya


'Umm..manis" ucapnya merasa senang


Karena terlalu sibuk mengambil buah apel itu, Lio tidak sadar dengan ke datangan seseorang yang tidak lain adalah Aleysa.


Aleysa yang mengenali postur tubuh Lio langsung berjalan kenarah Lio.


BRUK


Aleysa mendorong tubuh Lio yang sedang berjinjit mengambil buat apel, alhasil Lio jatuh ke rerumputan.


'Heh, ngapain datang kemari? Ayo jawab!" tanya Aleysa dengan wajahr sangarnya


'Kakak" ucap Lio pelan


'Aku bukan kakak mua nak si*alan! dasar pembawa hama!" hardik Aleysa


'Kenapa kakak berkata seperti itu?" tanya Lio mulai berani


'Oooo...sudah mulai berani rupanya! katakan! kenapa kamu bisa kemari!" kesal Aleysa


Lio mencoba menggubris pertanyaan Aleysa dan pergi begitu saja meninggalkan Aleysa yang mengumpat kasar untuknya.


Lio masuk ke dalam rumah dengan wajah kesalnya, entah kesalahan apa yang dia perbuat hingga Aleysa membencinya.


'Lo kenapa?" tanya Leon yang baru saja datang dari arah kamar mandi


'Gak ada" balas Lio acuh dan pergi dari hadapan Leon


'Tu anak kenapa? tumben kesal biasanya enggak" batin Leon


Leon pun menggelengkan kepalanya dan pergi menuju kamarnya.


🌻🌻🌻


Author berucap terima kasih banyak atas semua support kalian, atas semua dukungan kalian novel Author menjadi juara novel baru rangking 17 hehe, tidak apa kalau tidak masuk 10 besar tetapi Author tetap saja senang.


Jangan lupa ya mampir di novel Author yang satu lagi dengan judul 'RAHIM SEWAAN TUAN AGRA" kalau tidak nemu judulnya langsung aja cek profil Author pasti ada disana dan semoga kalian suka yaaa...


Author merasa bahagia sekarang berkat kalian, jujur ajasih Author nulis hanya ingin saja tapi Author kepo aja gitu buat ajuin kontrak tetapi malah di terima.


Semoga kalian suka


riri-can

__ADS_1


__ADS_2