KETIKA TUAN MUDA YANG KEJAM JATUH CINTA

KETIKA TUAN MUDA YANG KEJAM JATUH CINTA
Cemburuan


__ADS_3

Pernikahan Xavier dan Lio sudah lebih damai dari sebelumnya, entah kemana para pengganggu itu hingga kini tak ada batang hidungnya.


Pagi ini terlihat Lio tengah sibuk memandikan baby Geoff dengan penuh kasih sayang, sesekali Lio bersenandung membuat baby Geoff menatap wajah Lio dengan senyum khasnya yang manis.


'Suara mommy bagus ya sayang? tentu saja harus bagus karena aku mommy mu" Lio mencium pipi baby Geoff


'Nah, sudah selesai sekarang kita pakai handuk dulu ya nak habis itu baru mimik cucu" Lio dengan telaten memandikan buah hatinya dan mengeringkannya secara lembut dan perlahan menggunakan handuk baby Geoff


Di ranjang terlihat Xavier yang masih tertidur pulas setelah kegiatan panas mereka tadi malam hingga jam 2 pagi, sungguh Xavier tidak akan pernah bosan saat menjamah tubuh istrinya itu.


'Daddy masih tidur padahal udah pagi ya sayanggg... sepertinya daddy sudah menjadi pengangguran sayang" kekeh Lio menatap gemas baby Geoff yang menghisap-isap ibu jarinya


'Nanti kalau daddy sudah miskin kita cari daddy baru ya sayang" gurau Lio membuat Xavier membuka matanya dengan cepat


Xavier melotot menatap Lio, dia begitu kesal dengan ucapan istrinya yang mengatakan akan mencari daddy baru jika dirinya miskin, sampai kapanpun dia tidak akan pernah miskin, siapa yang berani merebut istrinya maka harus berhadapan dengan maut.


'Jangan membuatku kesal di pagi hari darling" ucap Xavier menatap Lio dengan wajah cemberutnya


'Ehh... lihat sayang, daddy sudah bangun yeehhhhh....selamat pagi daddy" Lio memperagakan tingkah layaknya anak kecil membuat Xavier meringis menahan nafsunya


Kalian tentu tau bagaimana kondisi junior pria saat di pagi hari yang tentunya lebih cepat bangun, begitulah yang Xavier rasakan sekarang.


Padahal semalam dia sudah mendapatkan hak nya tetapi dia belum puas dan tak akan pernah puas.


Xavier bangkit dari tempat tidur menyibakkan selimutnya sehingga memperlihatkan tubuh kekarnya yang penuh dengan otot-otot.


Lio melotot pada Xavier saat melihat junior Xavier sudah berdiri dengan tegaknya.


Xavier memeluk Lio dari belakang yang kini masih memakaikan baju untuk baby Geoff.


'Jangan seperti ini sayang" Lio mencoba melepaskan dekapan Xavier


'Sebentar saja, hanya memeluk" ucap Xavier mencium pundak Lio


'Terserah lah" pasrah Lio


Xavier memainkan kedua buah dada Lio dari belakang dan sesekali mencubit pu*tingnya membuat Lio menjerit.


'Kapan kita punya baby girl, darling?" Xavier mengecup pelipis Lio dan beranjak duduk di dekat baby Geoff yang memainkan jari-jari mungilnya.


'Kita sudah membahasnya sayang, lagian baby Geoff masih terlalu dini mendapatkan seorang adik" Lio dengan sabar menjawab pertanyaan Xavier yang entah sudah berapakali dia tanyakan


Xavier tersenyum masam, padahal dia begitu menginginkan seorang anak berjenis kelamin perempuan tetapi keinginannya belum terkabulkan.

__ADS_1


'Sebaiknya kamu mandi dulu, lihatlah putra kita merasa bau padamu" gurau Lio tertawa renyah


'Heii, biar aku katakan padamu son, bau ini adalah hasil dari membuatmu dulu, jadi jangan kamu menghinanya" ujar Xavier sembari mencium pipi baby Geoff


'Jangan mengotorinya dengan ucapan mesum mu itu" kesal Lio menepuk lengak Xavier


'Sakit sayang" rengek Xavier


'Cih, dasar lembek" Lio menatap sinis Xavier


'Buruan mandi, kalau tidak mandi jangan harap ada pelukan dariku!" ancam Lio membuat Xavier mau tidak mau segera bergegas menuju kamar mandi


Hari ini Xavier berencana ingin menghabiskan waktu berharganya dengan keluarga kecilnya.


Xavier hanya memakai boxer tanpa atasan karena dia ingin berencana tidak mau keluar dari kamar.


'Mau kemana darling?" tanya Xavier melihat Lio ingin membuka pintu kamar


'Aku ingin berjemur matahari pagi bersama baby Geoff, sayang" ucap Lio


Xavier berdecak, baru saja dia ingin berbaring tetapi dia harus menahannya karena takut istrinya melirik para pengawal yang ada di taman belakang tengah berjaga.


Para pengawal itu lebih muda darinya dan dia takut istrinya terpikat, dia begitu cemburuan orangnya.


'Pakai baju dulu sayang" kesal Lio membuat Xavier terkekeh


Xavier buru-buru memakai baju santainya dan mengambil alih untuk menggendong baby Geoff, sedangkan Lio dia dekap dari sisi kiri.


Setelah sampai di taman belakang Xavier membawa Lio duduk ke kursi yang ada di taman itu.


'EHEMM!" Xavier berdehem


Seketika 5 pengawal yang bertugas di taman belakang langsung pergi pamit meninggalkan mereka.


Lio hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah suaminya yang begitu posesif padahal jarak mereka dengan para pengawal cukup jauh.


'Kamu sangat berlebihan sayang" ucap Lio


'Aku juga mencintaimu darling" balas Xavier tersenyum puas


Lio semakin tidak mengerti dengan jalan pikiran suaminya yang semakin hari semakin tidak jelas saja.


'Kemarikan baby Geoff sayang, aku ingin berjemur di sana" tunjuk Lio pada rumput manis yang berada di dekat taman bunga

__ADS_1


'Biar aku saja darling, lebih baik kamu duduk saja sambil menatapku" kekeh Xavier


Xavier beranjak pergi dan berjemur dengan putra kesayangannya.


Lio hanya melihatnya dan senyuman mengembang melihat betapa lembutnya Xavier memperlakukan baby Geoff.


Hanya sekitar 15 menit saja Xavier kembali membawa baby Geoff pada Lio.


'Apa sudah selesai?" tanya Lio


'Sudah, sebaiknya kita masuk saja darling" ajak Xavier


'Aku masih ingin disini sayang, kamu duluan saja" Lio mencium pipi baby Geoff karena merasa sangat gemas


'Oh ayolah darling, aku tidak suka di luar" rengek Xavier manja


'Apa kamu tidak malu bertingkah seperti itu?" Lio menggelengkan kepalanya


'Tidak! untuk apa aku malu" ucap Xavier acuh


'Para pengawal melihat tingkahmu sedari tadi" balas Lio membuat Xavier menoleh pada beberapa pengawal yang berada dekat kolam


Xavier menyorotkan tatapan tajam membuat para pengawal itu menunduk takut, sifat Xavier memang manja dan konyol tetapi itu hanya berlaku pada istrinya, jika berhadapan dengan orang lain maka sifat aslinya yang begitu mendominasi akan terkuar hingga orang di dekatnya akan merasa merinding.


'Aku bahkan belum sarapan darling" rengek Xavier tidak mau kalah


'Ckck, dasar apatis, baiklah kita masuk" putus Lio merasa pusing dengan tingkah suaminya


Xavier tersenyum puas karena keinginannya di kabulkan, dengan semangat Xavier menuntun Lio memasuki mansion.


Lio dengan telaten menyiapkan sarapan untuk suaminya, setelah itu dia menemaninya hingga Xavier kenyang.


🌻🌻🌻


Punya suami posesif tidaklah enak wahai para kaum hawa, realita tak sebagus ekspektasi.


Nyatanya di dunia yang nyata suami yang posesif itu sungguh sangat menyebalkan, kalian akan merasa terkekang, waktu kalian tidak sebebas yang lain, jika kalian ingin quality time sendiri maka jangan harap karena suami kalian akan terus mengikuti kemanapun kalian pergi.


Semoga kalian tidak menyesal nantinya jika masih ingin punya suami posesif.


Semoga kalian suka...


riri-can

__ADS_1


__ADS_2