KETIKA TUAN MUDA YANG KEJAM JATUH CINTA

KETIKA TUAN MUDA YANG KEJAM JATUH CINTA
Kebohongan Yang Berakibat Fatal


__ADS_3

'Hiks...hiks... mamah hiks.. sebenarnya Xavier adalah kekasih ku dulunya, tetapi tiba-tiba Liora merebutnya dariku beberapa bulan terakhir ini" dusta Aleysa


Nyonya Erika maupun tuan Alfa menggelengkan kepalanya pertanda tidak percaya dengan ucapan Aleysa.


'Jangan mencoba membual lagi Aleysa! apa belum cukup tamparan ku tadi!" ancam tuan Alfa membuat Aleysa bergetar takut tetapi dia harus mengatakan kebohongan ini agar bisa memiliki Xavier dan seluruh hartanya


'Ley berkata dengan benar pah, kalau tidak percaya Ley punya bukti" ucap Aleysa


'Tunjukkan dimana buktinya" ucap tuan Alfa merasa sedikit percaya


Aleysa tersenyum bangga karena sepertinya tuan Alfa mulai percaya pada kebohongannya itu.


Dengan cepat Aleysa keluar dan pergi menuju kamarnya, tuan Alfa maupun nyonya Erika mengikutinya dari belakang.


Aleysa mengambil ponselnya dan mencari foto di galeri ponselnya.


'Ini buktinya pah, mah Xavier adalah kekasihku hiks..hiks.." isak Aleysa memperlihatkan sebuah foto berisi dirinya yang tengah memeluk Xavier


Sejujurnya foto itu di ambil dari sudut yang berbeda sehingga terlihat Aleysa dan Xavier seperti orang yang tengah berpelukan.


Nyonya Erika membulatkan bola matanya melihat foto itu sedangkan tuan Alfa meneliti foto itu.


'Kamu pikir papah percaya!" ucap tuan Alfa marah


Tuan Alfa mencengkeram erat dagu Aleysa dan menatapnya tajam.


'Dilihat dari manapun kalian tidak seperti orang yang berpacaran, apa kamu tengah menciptakan kebohongan baru lagi!" tuan Alfa menatap tajam Aleysa


'Kami beneran pacaran pah, Xavier kekasihku tetapi tiba-tiba Liora merebutnya dariku" Aleysa masih melanjutkan kebohongannya


Tuan Alfa menghela nafas berat, dengan cepat tuan Alfa merebut ponsel Aleysa sehingga tidak sengaja foto itu berganti dengan foto lainnya.


Tuan Alfa melototkan matanya melihat foto yang ada di  ponsel itu.


Terlihat jelas di foto itu Aleysa yang tengah melakukan hubungan intim dengan seorang pria bertubuh gemuk.


Tuan Agra kembali mengganti foto itu dan memperlihatkan foto Aleysa yang tengah menyusui seorang pria lebih tua darinya.


PRANG


Tuan Alfa membanting kuat ponsel Aleysa dan menatap Aleysa murka.


PLAK


Tuan Alfa kembali melayang tamparan untuk Aleysa.


'Benar-benar menjijikkan!" ucap tuan Alfa


'Ternyata pekerjaan mu adalah mejual diri pada pria tua, sungguh memalukan mempunyai putri kotor seperti mu!" sarkas tuan Alfa


Nyonya Erika menatap ponsel Aleysa yang tergeletak di lantai dan segera memungutnya, untungnya ponsel Aleysa tidak rusak hanya saja layarnya yang pecah.


Nyonya Erika membelalakkan matanya melihat foto tidak benar Aleysa, air matanya mengalir menatap tidak percaya pada foto itu.

__ADS_1


'Mamah sungguh kecewa padamu" ucap nyonya Erika langsung pergi dari kamar Aleysa


'Besok papah akan menikahkan kamu dengan rekan kerja papah yang sudah bercerai dengan istrinya, papah harap kamu menerima itu" ucap tuan Alfa pergi meninggalkan Aleysa yang mematung


Tubuh Aleysa merosot ke lantai mendengar ucapan tuan Alfa, dia tidak mau menikahi pria tua, dia hanya menginginkan Xavier seorang.


'ARRRGGHHHH!" teriak Aleysa merasa marah pada semuanya


'Ini semuanya karena anak pembawa masalah itu!" kesal Aleysa


'Aku tidak mau menikah dengan pria tua, aku harus kabur dari rumah, aku akan membalas dendam pada anak hama itu suatu saat nanti" ucap Aleysa bersumpah


Aleysa segera membersihkan tubuhnya dan berencana kabur malam ini agar tidak diketahui yang lainnya.


***


Lio terbangun jam 10 malam, Lio mengucek keduanya matanya menatap sekeliling.


'Ah ternyata kamar ku" ucapnya segera bangun untuk membersihkan tubuhnya


Setelah selesai mandi Lio baru menyadari bahwa Xavier tidak ada di kamarnya membuatnya cemberut.


Lio meraih ponselnya dan menghubungi nomor Xavier.


Baru beberapa menit memanggil terdengar suara pria yang yang dia cintai.


'Apa kamu baru bangun darling?" tanya Xavier di ujung sana


"aku takut khilaf di dekatmu darling" ucap Xavier


'Aku tidak bisa tidur lagi" ucap Lio manja


'Apa kamu butuh sesuatu darling?" tanya Xavier


'Yah, aku butuh kamu" rayu Lio membuat Xavier berbunga-bunga di ujung sana


'Jangan menggodaku darling" ucap Xavier


'Aku tidak menggodamu sayang" balas Lio semakin membuat Xavier tidak tahan


'Tunggulah hukuman mu besok" ucap Xavier gregetan sendiri


'Baiklah pria tampan, aku tunggu hukuman darimu" kekeh Lio


'Hei gadis kecil siapa yang mengajari kamu merayu seperti itu?"  tanya Xavier penasaran


'Kak Emillya" jujur Lio


'Jangan mempercayai ucapan Emillya darling, dia sedikit tidak waras" ucap Xavier


'Benarkah? Ku lihat kak Emillya adalah wanita yang baik dan waras" balas Lio


'Sudahlah darling, sebaiknya kamu tidur dulu ini sudah semakin larut"  Xavier menatap jam yang kini menunjukkan pukul 12 malam

__ADS_1


'Baiklah, aku akan tidur selamat malam sayang" ucap Lio


'Selamat tidur juga darling" balas Xavier


Lio menutup panggilan teleponnya dan langsung merebahkan tubuhnya karena merasa mengantuk kembali.


Pagi harinya seperti biasa Lio berangkat sekolah, kali ini Xavier yang mengantarnya.


Sebelum itu tuan Alfa dan nyonya Erika meminta maaf atas kejadian semalam sedangkan Lio yang mendengar kakaknya mencoba menjebak Xavier merasa kesal.


'Sudahlah darling, aku tidak termakan umpannya" ucap Xavier melihat Lio yang masih cemberut


'Tapi kan, aku malu sayang kakak ku melakukan itu padamu" sesal Lio


'Tidak apa-apa, turunlah lihat kita sudah sampai di sekolah mu" ucap Xavier


'Baiklah aku pergi" pamit Lio


Xavier menahan tangan Lio dan membawa Lio ke dalam pangkuannya.


CUP


Xavier mengecup bibir Lio dan perlahan mulai mengecapnya hingga menjadi lu*matan.


'Kamu membuatku candu padamu darling, segeralah lulus sekolah" Xavier mengecup kening Lio dengan lembut seolah memberitahukan perasaan cintanya


'Apa aku sudah boleh sekolah" Lio menatap Xavier dengan senyum manisnya


'Baiklah darling, pergilah masuk, aku mencintaimu darling" ungkap Xavier


'Apa kamu tidak bosan mengungkap cinta setiap saat?" tanya Lio


'Tidak akan pernah bosan, masuklah nanti sepulang sekolah aku jemput sekalian kamu mengantar aku untuk pulang" ucap Xavier mengelus rambut Lio


'Kenapa secepat itu, kamu hanya dua hari disini apa tidak lelah" ucap Lio khawatir


'Maafkan aku darling, pekerjaan ku sudah menumpuk disana, dan aku sangat lelah tetapi melihat wajahmu rasa lelahku terobati" jujur Xavier


'Maafkan aku yang egois karena ingin sekolah" sesal Lio


'Sstttttt, jangan mengatakan hal itu darling, aku tidak mau mengekang kamu, bagiku melihat kamu senang maka aku juga senang" Xavier mengelus pipi Lio


'Maaf" ucap Lio berhambur ke pelukan Xavier


'Hei, kalau seperti ini terus maka kamu akan terlambat sekolah" Xavier mengingatkan


'Ah benar juga, baiklah aku pamit, aku juga mencintaimu" balas Lio mengecup pipi Xavier dan langsung keluar dari dalam mobil


🌻🌻🌻


Ihhh sweet banget sih Xavier, Author melting ini mah, ada yang sama kah?


riri-can

__ADS_1


__ADS_2