
Xavier berjalan menuju kamar Emillya, di dalam kamar adiknya ada wanita pujannya, wanita yang mampu membolak-balikkan hidupnya, wanita yang begitu lembut padanya, wanita yang mampu membuatnya resah seketika.
Dengan tidak sabaran Xavier mengetuk pintu kamar adiknya itu, entah apa yang mereka lakukan di dalam tetapi Xavier sungguh tidak sabar melihat istri kecilnya itu.
CEKLEK
'Mengapa lama sekali!" kesal Xavier menatap Emillya tajam
'Kakak ipar tidak mau di tinggal kak, lihatlah dia masih takut di sana" tunjuk Emillya ke arah ranjang
Dengan cepat Xavier masuk dan sedikit berlari menuju Lio yang terlihat ketakutan.
'Darling" panggil Xavier lembut
Lio menoleh pada Xavier dengan wajah pucatnya.
'Aku takut" ucap Lio
'Tenanglah aku ada disini, sebaiknya kita ke kamar saja ya" Xavier memilih menggendong Lio karena dia paham Lio tengah takut
'Segeralah istirahat" ucap Xavier pada Emillya yang kini cemberut
'Baiklah" patuh Emillya
'Ben akan sibuk malam ini jadi tidak perlu menghubunginya" jelas Xavier dan Emillya mengangguk paham
Emillya tentu tau apa yang tengah kekasihnya itu perbuat, tentunya bersangkutan dengan kejadian siang tadi.
***
Xavier masih memeluk erat istri kecilnya yang terlihat masih takut.
'Tenanglah darling, aku ada disini" Xavier mencoba memberikan kehangatan untuk istrinya itu
'Apa kamu juga takut son, tenanglah disini ada daddy yang akan menjaga kalian, jangan membuat mommy takut son, jadilah pria yang kuat di dalam sana" Xavier mengelus peru Lio
'Dia tidak akan merespon sayang karena dia masih kecil" terang Lio cemberut
'Benarkah? aku pikir calon anak kita sudah paham dengan apa yang daddy-nya katakan" kekeh Xavier mencium kening Lio dan bibir Lio sekilas
'Apa sudah lebih tenang?" tanya Xavier kembali
'Sudah sayang, aku hanya syok saja, aku merasa mual saat mencium aromanya" jelas Lio
'Maafkan aku darling, untuk kedepannya tidak akan ada kejadian seperti ini lagi dan maaf jika aku tidak bisa meninggalkan dunia hitam itu" jelas Xavier
__ADS_1
'Aku paham sayang, aku tidak akan memaksa kamu tapi aku mohon jagalah dirimu, aku masih membutuhkan kamu dan juga anak kita pastinya lebih membutuhkan kamu" ucap Lio dengan wajah khawatirnya
'Tentu darling sekarang tidurlah kembali, aku akan menjagamu" Xavier memberikan ciuman selamat tidur untuk Lio
Lio mengangguk dan perlahan menutup matanya karena merasa aman jika Xavier ada di sampingnya.
'Maafkan aku darling, aku berjanji kejadian ini tidak akan pernah terjadi lagi, bersabarlah sedikit lagi" batin Xavier menatap wajah cantik milik istrinya
Pagi harinya Lio beraktivitas seperti biasa sedangkan Emillya kini sudah berangkat kuliah.
'Apa kamu tidak ke kantor sayang?" tanya Lio
'Aku akan bersamamu hari ini darling" ucap Xavier lembut
Xavier merasa aneh dengan tingkah istri kecilnya itu, karena sedari tadi setelah kepergian Emillya entah sudah berapakali Lio menanyakan hal itu membuatnya merasa bingung.
'Ku pikir pekerjaan mu sudah sangat menumpuk sayang" Lio menatap Xavier yang malah menatapnya dengan tatapan aneh
'Ada apa?" tanya Lio polos melihat tatapan aneh Xavier
'Mengapa sedari tadi kamu terus menanyakan itu darling, aku sudah katakan jika hari ini aku ingin berduaan dengan kamu" jelas Xavier sedikit kesal
'Aku hanya bertanya memangnya tidak boleh? Aku lihat kamu tidak ada pekerjaan sedari tadi, ku pikir lebih baik kamu ke kantor saja sayang" elak Lio
'Kamu tidak berencana mengusirku kan darling?" tanya Xavier memicingkan mata
'Untuk apa aku mengusirmu sayang" kekeh Lio
'Sebaiknya kamu istirahat darling" ucap Xavier lembut
Lio menatap Xavier dengan tatapan kesal, rasanya Lio ingin segera bangkit dari rangjang karena merasa tidak ingin tidur.
'Ini baru jam 10 pagi sayang, aku bosan tidur terus" ucap Lio cemberut
'Jadi kamu ingin apa darling? katakan saja kamu ingin apa?" tanya Xavier
'Aku ingin keluar sayang, aku bosan disini, aku merasa terkurung jika disini terus" jelas Lio
'Tapi kamu sedang hamil darling, sebaiknya kamu tidur" balas Xavier
'Sangat menyebalkan!" kesal Lio turun dari ranjang dan pergi keluar dari kamar membuat Xavier terkejut
Xavier juga bangkit dari duduknya kemudian mengejar Lio yang tengah ngambek.
Xavier menggelengkan kepalanya melihat tingkah kekanakan istrinya padahal dia melakukan itu agar istrinya sehat dan bayinya juga sehat.
__ADS_1
'Darling" panggil Xavier melihat Lio yang masih berjalan menuju kebun di belakang rumah
Tiba-tiba saja Lio menangis keras membuat Xavier terkejut dan buru-buru berjalan mendekat ke arah Lio.
'Kamu kenapa darling? apa ada yang sakit? katakan dimana yang sakit?" tanya Xavier khawatir
'Aku tidak mau tidur hiks..hiks..dasar jahat hiks.. mengapa terus menyuruhku tidur hiks..aku ingin pergi keluar" isak Lio
Xavier merasa sedikit pusing dengan tingkah laku istrinya, dia berpikir jika terjadi sesuatu ternyata istrinya hanya bosan tidur.
'Tapi darling...
'Aku tidak mau dengar!" potong Lio menatap tajam Xavier
'Darling" ucap Xavier menghela nafas panjang
'Ayo kita masuk darling, cuaca di luar tidak bagus untukmu" ajak Xavier
'Mengapa kamu terus menyuruhku untuk tidur hiks..mamah hiks..Lio mau pulang hiks.. Max jahat padaku" isak Lio semakin kuat membuat beberapa penjaga dan maid terkejut
Mereka berbondong-bondong menemui nyonya muda mereka karena berpikir yang tidak-tidak, Xavier yang menyadari kedatangan orang-orangnya berdecak kesal dan menyuruhnya pergi dengan lirikan saja.
'Aku mau pulang saja hiks..aku kangen papah dan mamah hiks..hiks..aku mau pulang" rengek Lio
Xavier mencoba tersenyum mendengar rengekan Lio, Xavier tidak mungkin membawa istrinya ke Indonesia dengan kondisi Lio sekarang, waktu yang di tempuh cukup jauh dan Xavier takut terjadi sesuatu pada Lio dan calon anaknya itu.
'Darling kamu tidak boleh seperti ini, aku akan membawamu pulang jika kandungan mu ini sudah lebih kuat, baby kita masih kecil darling" jelas Xavier
'Makanya jangan menyuruhku tidur saja, jika masih menyuruhku berbaring aku akan pulang sendiri!" ancam Lio membuat Xavier terkejut
Istri kecilnya itu sangat keras kepala, tetapi Xavier dapat memakluminya karena usia Lio yang nasih terbilang cukup muda dan tengah mengandung.
'Baiklah darling aku tidak akan menyuruhmu untuk tidur lagi, bagaimana jika kita jalan-jalan" ajak Xavier mencoba mengalihkan istrinya
'Aku mau" ucap Lio antusias
'Baiklah, sekarang kita bersiap-siap" Xavier menggandeng Lio menuju kamar
Xavier sadar menikahi Lio membutuhkan kesabaran yang ekstra banyak karena Lio masih muda dan tengah hamil, sejujurnya Xavier takut istrinya hamil di usia muda karena mempunyai resiko yang cukup ekstrim tetapi dia akan menjaga Lio dengan sekuat tenaga.
🌻🌻🌻
Akhirnya author memilih update setelah pergantian level hehehe..maafkan author yaa dan semoga kalian suka.
riri-can
__ADS_1