
Baby Geoff sudah resmi berusia 7 bulan, menjadi ibu muda cukup menguras otak Lio, dia harus belajar semaksimal mungkin dalam mengurus rumah tangganya baik itu suaminya ataupun baby Geoff.
Sebenarnya Xavier lebih dominan mengasuh baby Geoff karena tidak mau membuat istrinya susah lagi setelah 9 bulan susah mengandung baby Geoff dan kini waktunya dirinya untuk menjaga.
Xavier pernah membaca beberapa artikel mengenai penyakit yang namanya baby blues, dimana rentan waktu ibu yang baru melahirkan merasa tertekan oleh hal-hal tertentu, bahkan parahnya penyakit itu cukup berbahaya untuk si ibu dan bayinya, kasus kematian bayi juga cukup banyak di akibatkan sang ibu mengalami baby blues, Xavier tidak mau istrinya mengalami hal itu, lagian selagi dirinya bisa menjaga baby Geoff maka dia tidak akan menyerahkan baby Geoff pada Lio, dia sengaja membiarkan Lio punya waktu yang banyak agar pikirannya dan jiwanya tetap sehat.
'Darling" panggil Xavier
'Sebentar sayang, aku lagi di kamar mandi" teriak Lio
Xavier memakaikan baju untuk putranya karena hari ini di berencana membawa putranya itu ke kantor.
Seluruh penghuni kantor sudah mengetahui jika Xavier sudah menikah dan memiliki anak, tetapi Xavier sudah mempersiapkan keamanan berupa para karyawan tidak boleh membocorkan hal itu pada media, jika ketahuan membocorkan berita itu maka harus siap berhadapan dengannya.
Yang namanya para pencari berita tidak akan tinggal diam, mereka dengan membabi buta mencari berita seputar Xavier, baik itu kehidupan kantor maupun kehidupan pribadinya.
Nyatanya berita Xavier telah menikah dan memiliki anak sudah tersebar di berbagai media, hanya saja para media tidak menemukan foto baby Geoff dan Lio sehingga Xavier masih tenang.
Xavier sengaja menutup seluruh dokumen berisi data istrinya agar tidak di ketahui khalayak umum.
Xavier tidak mau kejadian dimana Emillya tertembak terulang kembali.
Lio yang baru saja keluar dari kamar mandi menghampiri Xavier yang masih sibuk memakai pakaian untuk baby Geoff yang tidak bisa diam sedari tadi.
'Baby Geoff semakin sulit di atasi darling" keluh Xavier
'Sayang, dengarkan daddy yaaa...kamu mau kan kita jalan-jalan ken kantor daddy? jika mau maka harus diam dulu nak" ucap Lio lembut sembari mengelus kepala baby Geoff
Baby Geoff terlena akan suara lembut mommy-nya, mata bulatnya menatap daddy-nya dan mommy-nya secara bergantian hingga dia tertawa membuat Xavier dan Lio ikut tertawa.
'Ahhh...putra daddy lucu sekali" ucap Xavier merada gemas pada putranya
'Sini bajunya biar aku yang pakaikan sayang" Lio dengan telaten memakaikan baju untuk baby Geoff
Sedangkan Xavier mengganti kameja miliknya yang sudah kusut akibat tingkah baby Geoff yang tidak bisa diam sedari tadi.
'Darling pakaikan" Xavier menyodorkan dasi miliknya
Lio pun menurut dan memakaikan dasi itu pada kerah leher kameja Xavier.
'Suamiku sangat tampan" puji Lio membuat Xavier besar kepala
'Tentu saja" ucap Xavier bangga
Cup
__ADS_1
Xavier mengecup bibir Lio dan mendiamkannya sejenak sesaat kemudian mereka berciuman dengan panas, mereka menghentikan ciuman mereka saat baby Geoff menangis.
'Sepertinya putramu cemburu sayang" kekeh Lio
'Padahal sedikit lagi daddy bisa membuat adik untuk son" keluh Xavier membuat Lio melotot padanya
'Aku hanya bercanda darling" kekeh Xavier
'Sudah, sebaiknya kita pergi" ajak Lio
Selama di perjalanan menuju kantor, Xavier selalu memeluk Lio dan sesekali menciumi wajah Lio dengan sayang.
'Sayang, jangan seperti ini" Lio merasa tidak nyaman karena bukan hanya mereka yang di dalam mobil itu melainkan ada seorang supir
'Biarkan saja" Xavier tidak memperdulikan supir itu
'Berhenti atau tidak dapat jatah malam ini!" bisik Lio dengan mengancam membuat Xavier berhenti dengan kegiatannya
'Mommy kamu selalu mengamcam daddy son, nanti setelah besar kamu harus berada di kubu daddy, awas saja jika tidak, daddy akan buang kamu" Xavier mengancam baby Geoff yang tengah menyedot botol susu berisi asi milik Lio
Sesampainya di perusahaan, Xavier segera membawa mereka ke lantai paling atas dimana ruangan kerjanya berada.
'Sejujurnya aku bosan disini sayang" keluh Lio
'Jadi kamu ingin kemana?" Xavier menimang baby Geoff agar baby Geoff tertidur
'Tidak" tolak Xavier mentah-mentah
'Kamu sangat menyebalkan" kesal Lio duduk di sofa sembari membuang wajah
Tiba-tiba saja pintu ruangannya di ketuk dari luar membuat Xavier menekan tombol agar pintunya terbuka.
'Katakan" ucap Xavier dengan acuh
'Di bawah ada seorang wanita yang mengaku sebagai kekasih anda tuan" lapor wanita yang tidak lain adalah sekretarisnya yang bertugas di perusahaan
Tatapan tajam Xavier menguar membuat sekretaris itu menunduk takut.
'Bukankah kamu tahu jika saya sudah memiliki seorang isteri bagaimana bisa saya memiliki kekasih?!" mood Xavier mendadak rusak
'Tetapi nona itu memperlihatkan foto mesra kalian tuan" ucap sekretaris itu takut
'BERANINYA! suruh dia kemari" Xavier ingin sekali memberikan pelajaran untuk wanita yang mengaku-ngaku itu
'Baik tuan" patuh sekretaris itu
__ADS_1
Beberapa menit kemudian terlihat penjaga lift khusus orang-orang tertentu mengantar seorang wanita saxy dan cantik.
Wanita cantik itu memasuki ruang kerja Xavier.
Xavier menatap wanita di depannya dengan tatapan datar, di depannya berdiri wanita yang tidak lain adalah Qena Marilyn, wanita yang dulunya membuat hatinya berhenti percaya yang namanya cinta, dan Xavier menoleh menatap Lio istrinya yang tidak memperdulikan Qena dan sibuk menimang baby Geoff.
Xavier tau jika istrinya tidak mau ikut campur urusannya tetapi bolehkah Xavier berharap jika istrinya marah karena rasa cemburu.
'Baby" panggil Qena seraya memeluk Xavier
Xavier membulatkan matanya saat Qena memeluknya, rasanya tubuhnya terasa gatal, Xavier berpikir jika dia alergi pada wanita lain yang bukan orang terdekatnya.
Dengan kasar Xavier mendorong Qena, matanya menyorot tajam karena merada jijik pada dirinya setelah Qena menyentuhnya.
'Maafkan aku Baby" ucap Qena menyesal
'Keluar sekarang, biar ku katakan dulu kamu memang adalah pemilik hati ku tetapi pemiliknya sekarang berhenti, lihatlah wanita cantik itu" Xavier menunjuk Lio yang masih terdiam
'Namanya Liora Greensya dan sekarang di belakang namanya tersemat nama keturunan dari keluargaku, dia adalah nyonya Xavier yaitu istriku, dan kuharap kamu berhenti memasuki kehidupan kami sekarang" Xavier berkata panjang lebar membuat Qena meneteskan air matanya
'Maafkan aku baby" sesal Qena
'Jangan memanggilku dengan panggilan sayang itu dari mulutmu, aku hanya berharap panggilan itu keluar dari mulut sexy istriku" ucap Xavier menatap Lio dengan tatapan yang lembut
'Tapi aku masih mencintaimu baby" Qena masih kukuh
'Biar ku katakan, kamu adalah wanita yang membuatku berhenti percaya yang namanya cinta, aku sudah melupakan semua itu karena istriku adalah orang yang kembali membuatku percaya yang namanya cinta, aku tidak butuh yang lain di dunia ini, yang aku butuhkan sekarang maupun di masa yang akan datang hanyalah istriku, jangan mengganggu kehidupan rumah tangga kami, sekarang pergilah" Xavier sudah berjanji jika dirinya tidak akan berbuat kasar pada seorang wanita lagi
Qena menatap Xavier dengan tatapan terluka, ternyata dirinya membuat Xavier berubah dan dia bisa apa lagi, dia adalah wanita yang jahat tetapi dia sudah merenung selama beberapa tahun dan ternyata dia telah terlambat, nyatanya Xavier sudah menikah dan memiliki seorang anak.
Qena langsung pergi meninggalkan Xavier dan Lio serta baby Geoff.
'Suami yang terbaik" puji Lio menampilkan senyum bangganya
'Tapi aku berharap kamu marah darling" Xavier cemberut
'Untuk apa aku marah sayang, aku memang cemburu hanya saja aku tau jika suamiku pasti akan melawannya" kekeh Lio membuat Xavier tersenyum puas karena istrinya cemburu
'Aku mencintaimu darling dan tentunya menyayangi baby kita juga" Xavier mencium Lio dan baby Geoff secara bergantian
'Kami juga mencintaimu dan menyayangi kamu daddy" balas Lio dengan suara anak kecil membuat Xavier tertawa renyah
🌻🌻🌻
Rasa ingin merebut Xavier dari Lio sangatlah tinggi, tetapi author sadar jika author sudah punya suami, seandainya belum pasti aku masuk dalam grup pelakor ini wkwkwk.. siapa yang mau jadi pelakor? Silahkan mendaftar wkwkwk
__ADS_1
Semoga kalian suka yaa..
riri-can