
Lio menarik selimut hingga sampai pada lehernya karena merasa takut, Xavier yang melihatnya hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah laku Lio.
'Santai saja darling, aku sudah mengatakan tidak akan memintanya jika kamu tidak mau" ucap Xavier menatap Lio dengan tatapan penuh kelembutan
'Benarkah?" tanya Lio tidak percaya
'Tentu saja" ucap Xavier lembut
'Baiklah aku mau tidur" ucap Lio menutup kedua matanya
Hampir 15 menit Lio menutup matanya tetapi tak kunjung tidur membuatnya sedikit frustasi.
'Kamu kenapa darling?" tanya Xavier yang merasa terganggu
'Aku tidak bisa tidur" rengek Lio menatap Xavier dengan tatapan memelas
Xavier memiringkan tubuhnya menatap Lio yang terlihat menggemaskan di matanya.
'Kemarilah" Xavier menepuk lengan kekarnya
Lio pun menurut dan menjadikan lengan Xavier sebagai bantalnya.
Xavier memeluk Lio dengan erat dan menenggelamkan wajahnya pada ceruk leher Lio.
'Itu geli" ucap Lio mencoba menjauhkan kepala Xavier dari lehernya
'Jangan mengganggu kesenangan ku darling" Xavier kembali mencium leher Lio tetapi kali ini dia menggigitnya lumayan kuat dan meng*hisapnya sehingga menimbulkan bekas kemerahan
'Itu sakit" rengek Lio kembali
'Apanya yang sakit, aku hanya menciumnya" kesal Xavier
'Mencium? Itu bukan mencium tetapi menggigit!" kesal Lio
'Ayolah darling, aku hanya mencoba membantu kamu untuk tidur, lihatlah jam itu, bukankah besok kita sudah harus berangkat" Xavier mencoba mencari alasan padahal dia tengah mencoba menidurkan adik kecilnya yang sudah menegang di bawah sana
'T..tapi aku merasa ada sesuatu yang aneh di kaki ku" cicit Lio sedikit bergetar hal itu membuat Xavier tersenyum iblis
'Itu adik kecilku darling" ucapnya
'Adik kecil?" Lio tidak mengerti maksud ucapan Xavier
'Apa kamu ingin berkenalan dengan adik kecilku?" tanya Xavier
'Apa boleh?" Lio membalikkan tubuhnya dan menatap Xavier dengan tatapan polosnya dan sungguh Xavier tidak tahan melihatnya
Xavier meraih tangan Lio dan menuntunnya hingga menyentuh adik kecil yang dia maksud.
__ADS_1
Wajah Lio memerah saat menyentuh milik Xavier, entah kenapa dia merasa marah, malu dan kesal secara bersamaan karena Xavier telah mempermainkannya.
'Apa kamu sudah mengenalnya?" tanya Xavier menggoda Lio yang terlihat malu
'Mesum" Lio menutup wajahnya dengan kedua tangannya
'Hei, aku mesum pada istriku jadi apa salahny? dan lagi kamu hanya berkenalan dengannya jadi tidak ada kata mesum disini" balas Xavier begitu enteng
'Tidak punya malu sama sekali!" kesal Lio
'Untuk apa aku malu darling, dengar! mungkin malam ini kita tidak melakukan malam pertama tetapi tidak menjamin kedepannya, bisa jadi besok malam kita lakukan atau besok pagi jadi tidak ada gunanya malu" jawab Xavier begitu pede
'Lagian kamu sudah resmi menjadi istriku jadi terserah aku mau berbuat apa padamu" lanjutnya lagi
Lio menjauhkan tubuhnya saat merasa Xavier menyentuh buah dadanya.
'Kamu!" kesal Lio
Lio segera beranjak bangun dari ranjang dan ingin berlari menuju pintu keluar karena takut melihat Xavier.
Xavier langsung menahan tubuh Lio, menariknya hingga jatuh ke atas ranjang.
'Kamu membuatku gemas darling" kekeh Xavier semakin membuat Lio gugup
'Bagaimana kalau malam ini kita mencicil saja darling, kurasa itu hal yang menyenangkan" kekeh Xavier
'Bersiaplah darling" ucap Xavier menenggelamkan wajahnya pada leher Lio dan menciuminya dengan rakus
'Max" panggil Lio tidak tahan dengan perlakuan Xavier
Xavier mengabaikan panggilan Lio, mendengar suara Lio yang terdengar tidak beraturan membuat jiwa lelakinya meronta-ronta minta di lepaskan
Xavier naik ke atas tubuh Lio dan menjadikan kedua tangan kekarnya sebagai penyangga agar Lio tidak merasa berat.
'Tatap mataku darling" Xavier menatap Lio penuh kagum
Lio menatap Xavier dengan tatapan malu, padahal sebelum menikah Xaier sering melakukan hal-hal romantis padanya tetapi entah kenapa setelah menikah Lio merasa malu untuk berhadapan dengan Xavier. (Apakah para mom's merasakan hal ini setelah menikah? author rasa jawabannya iya karena Author juga pernah merasakan hal ini wkwkwk)
'Apa aku boleh mencicilnya darling?" tanya Xavier berharap
Lio terhipnotis dengan mata Xavier yang begitu indah, hidungnya itu begitu mancung rasanya Lio ingin menggigitnya karena gemas.
'Bolehkah?" tanya Xavier kembali dan mendapat anggukan dari Lio
Xavier tersenyum puas melihat ketersediaan Lio dan tanpa berpikir panjang Xavier langsung meraup bibir Lio dengan melu*matnya dengan rakus.
Xavier membalikkan tubuh Lio menjadi di atas tubuhnya dan kemudian membawa Lio duduk di pangkuannya dengan begitu Xavier merasa lebih leluasa bermain dengan Lio.
__ADS_1
Xavier masih menciumi bibir Lio tetapi satu tangannya berdalih menuju buah dada Lio dengan mengelusnya membuat Lio tersentak kaget dan ingin melepaskan ciumannya tetapi Xavier menahan tubuh Lio dengan satu tangannya.
Xavier melepaskan ciumannya setelah merasa pasokan oksigen yang mereka hidup mulai berkurang.
Lio menunduk malu saat Xavier melepaskan satu kancing piyama tidurnya.
'Kamu begitu cantik dan mengagumkan darling" rayu Xavier membuat Lio tersipu malu
'Dasar pembual" balas Lio mulai menerima perlakuan Xavier
'Mengapa tidak dari dulu aku menemukan kamu" Xavier menatap penuh takjub buah dada Lio yang sekarang hanya berlapis bra
'Mungkin saat itu aku masih umur 7 tahun" kekeh Lio menatap wajah tampan Xavier
'Apa yang kamu lihat?" tanya Lio tidak sadar bahwa tubuh atasannya sudah polos tanpa ada kain sedikit pun
'Kamu sangat sempurna meski inimu masih terlalu kecil buatku" kekeh Xavier menekan pay*udara Lio yang tidak terlalu besar di tangannya
Lio tersadar dan langsung menutupinya dengan kedua tangannya.
'Jangan di tutupi darling" ucap Xavier menarik tangan Lio
'Kurasa milikmu tidak tumbuh dengan baik" kekeh Xavier menatap buah dada Lio yang mana pu*tingnya begitu kecil
'Kamu menghinaku!" kesal Lio
'Tidak darling! aku bersyukur mendapatkan kamu yang begitu sempurna tanpa pernah di sentuh pria lain" Xavier menekan pu*ting payu*dara Lio
'Jangan berkata seperti itu, seolah kamu mengatakan semua wanita tidak bisa menjaga dirinya" balas Lio
'Maafkan aku darling, di negaraku hanya sedikit wanita yang bisa menjaga milik berharganya tetapi aku yakin di sini tempatnya wanita yang baik-baik" ucap Xavier mengecup kening Lio
'Semua wanita di dunia ini pasti menjaga miliknya dengan benar hanya saja mereka pasti punya alasan tersendiri" balas Lio tidak suka ucapan Xavier
'Baiklah darling maafkan aku, sebaiknya kita lanjutkan saja" ucap Xavier meraup pu*ting Lio dan meng*hisapnya
'Le..lepaskan" Lio terkejut dengan perbuatan Xavier tetapi Xavier mengabaikan Lio dan terus mengh*isapnya
Malam itu Xavier hanya melakukan sebatas ciuman dan bermain sebentar di buah dada Lio.
🌻🌻🌻
Sudahlah Author tidak mau berkata banyak, setidaknya para mom's sudah pernah merasakan yang namanya malam pertama.
Semoga suka ya... Jangan lupa buat like, komen, and Vote ya...
riri-can
__ADS_1