Ketulusan Sang Putri

Ketulusan Sang Putri
Mengagumi putri


__ADS_3

Sesampainya didalam kamar reza kembali membersihkan dirinya,dia berharap bisa


menghilangkan jejak erika yang menempel pada tubuh nya.


satu jam sudah reza menghabiskan waktu didalam kamar mandi dan itu tetap tak membuang semua


kenangan atas kejadian pagi tadi yang membuatnya fruistasi.


reza duduk ditepi ranjang dan mengambil ponselnya yang dia carger terlebih dahulu sebelum masuk kedalam kamar mandi.


reza pun begitu dikejutkan dengan banyaknya pesan dan juga panggilan telpon dari putri dan juga sang mamah tentunya


yang tak berhentu menghubungi nya sampai dengan subuh tadi.


"apa kamu sampai tidak tidur karna mencemaskan ku put?"tanya indra pada dirinya sendiri kala mendapati


waktui terakhir putri menghubung adalah jam 6 pagi tadi.


reza pun segera menekat tombol panggilan balik kenomor putri dan dalam deringan kedua telpon pun tersambung.


"assalamualaikum...."terdengar suara dari sembarng sana dengan suara yang bukan sang pemilik ponsel


"ini telpon nya putrikan?"tanya indra kala mendengar suara seorang pria dari sebrang sana


"putri?ayudia putri bukan ya?"tanya nya meyakinkan bahwa dia menelpon putri teman nya.


"iya saya mencari ayudia putri pratiwi?"tanya reza lagi

__ADS_1


"oh benar ternyata,maaf mas putri barusan dipanggil keruangan dosen,mungkin sebentar lagi akan selesai,


kebetulan ponsel,tas dan juga buku bukunya tertinggal diperpustakaan mas,


apa ada yang bisa saya bantu nanti saya sampaikan pada putri kalo dia sudah balik kesini"ucap sang penerima telpon dengan sopan


"tolong sampaikan sama putri untuk menghubungi saya kembali setelah jam kuliahnya selesai ya mas?


oh iya maaf saya bicara dengan siapa ya?"tanya reza penasaran dengan pemilik suara


"oh iya sampai lupa,kenalin mas saya adnan teman kuliah nya putri"jawabnya adnan dengan nada ramah


"baiklah adnan tolong sampaikan pesan saya ya"ucap reza


"siap mas..."jawab adnan.


🌸 🌸 🌸 🌸 🌸


"dari siapa kak?"tanya putri heran karna tak ada jawaban lagi dari adnan.


"lupa tanyain namanya put....hehehehe


coba kamu cek panggilan terakhir aja,tadi lupa tidak sempat nanya namanya,tapi yang pasti tadi seorang cowok yang nelpon kamu"jelas adnan


"baiklah...makasih ya sudah bantuin jagain barang barang aku"ucap putri tersenyum manis.


"jangan kan barang put,disuruh jagain kamu juga aku mau"jawab adnan nyeleneh.

__ADS_1


"iissss...becanda mulu"protes putri dan segera menelpon balik nomor terakhir dari daftar panggilan diponsel nya.


"assalamaulaikum..."salam putri kala sambungan telpon nya tersambung.


"wa'alaikumsalam...kamu pulang jam berapa sayang?"tanya seseorang dari sebrang sana.


"dua jam lagi mas,kenapa?"


"nanti mas jemput ya,kita kerumah ada yang mau mas bicarakan sama kamu dan juga mamah"


"iya mas..."


putri pun menutup panggilan nya dan bergegas masuk keluar perpuatakaan menuju kelaa karna jam kelas akan segera dimulai.


🌸 🌸 🌸 🌸 🌸


Usai jam pelajaranya selesai putri pun beranjak dari kursinya dan bersiap untuk pulang bersama reza yang akan datang menjempunya.


"mau pulang bareng put?"tawar adnan kala mendapati putri telah siap tuk pulang


"nggak nan,duluan saja aku sudah ada janji sama mas reza nanti biar mas reza yang antar aku pulang"tolak putri halus


"pacar kamu yah?"tanya adnan


"iya...ya sudah aku duluan ya,sepertinya mas reza sudah nungguin diparkiran"pamit putri pada adnan


dan di angguki oleh adnan,adnan menatap punggung putri yang telah menghilang dibalik pintu

__ADS_1


ada rasa kecewa tentang status putri yang telah memiliki kekasih


pasalnya selama setahun ini adnan cukup mengagumi dan terus memperhatikan putri.


__ADS_2