
putri pun kembali melanjutkan langkahnya mengikuti langkah adnan mendekati meja yang akan mereka gunakan namun semakin dekat semakin terlihat jelas juga siapa yang kini telah berdiri didepan meja makan itu
dan yang membuat putri terkejut si pria yang sudah putri kenali itu memegang sebuah buket bunga yang cukup besar dan kini putri baru menyadari kalau dress yang kini ia kenakan ternyata senada dengan baju yang pria itu kenakan.
sebelum melanjutkan perjalan tadi adnan memang sempat mampir kesebuah butik langganan sang mamah dan menyuruh putri berganti pakaian
tanpa curiga putri pun menuruti apa yang adnan minta,walaupun merasa ada yang aneh namun putri mengurungkan niatnya bertanya pada sang kekasih
perlahan langkah utrisemakin pelan saat sudah mendekati meja dan kini terlihat jelas siapa yang tengah berdiri disana dengan buket bunga ditangan nya
"mas ada apa ini?ke_keknapa ada mas reza?"tanya putri pada adnan
adnan meraih kedua tangan putri dan menggenggam nya dengan erat,membalikan tubuh putri agar menghadap pada dirinya
"inilah hari spesial yang mas maksud put"ucap nya saat putri mengalihkan pandangan nya dari reza pada dirinya
"maksud mas apa?"
__ADS_1
"sekarang sudah waktunya kamu bahagia put,dan kebahagiaan kamu ada didepan sana.dialah kebahagiaan kamu"
"apa maksud mas adnan?dan kenapa begini?"tanya putri dengan mata yang telah memerah dan berkaca kaca
"aku lakukan ini karena aku yakin kamu tidak akan pernah menerimanya saat masih ada aku disamping kamu,kamu akan kembali mengorbankan kebahagiaan kamu hanya untuk membuat orang lain bahagia"
"jadi biar aku yang mengambil keputusan tentang hubungan kita dan juga tentang hubungan mu dengan nya"adnan membawa putri lebih mendekat kepada rezxa yang masih setia menunggu disana
adnan pun meraih tangan reza dan menyatukan antara tangan reza dan juga putri
"aku kembalikan dia padamu,ingat ini kesempatan terakhir yang aku berikan untuk kamu,seandainya saja kelak kamu kembali menyakitinya aku akan melakukan segala cara agar kamu tidak akan pernah bisa mendapatkan nya kembali"ucap adnan saat menyatukan tangan reza dan juga putri
"maksud mas adnan apa?kenapa begini?"ucap putri disela isak tangisnya
"maaf kalau aku mengambil keputusan ini tanpa bertanya ataupun berunding dengan mu,tapi kalau itu aku lakukan maka kamu akan kembali terluka put,kamu pasti akan memilih bertahan dengan ku walaupun hatimu dipenuhi olehnya,
aku tidak mau membuatmu terpenjara hanya karena rasa sungkan mu padaku,atau perasaan yang tidak mau menyakitiku tapi kamu menyakiti diri kamu sendiri,aku akan bahagia saat kamu bahagia walaupun itu bukan dengan ku,wlaupun bukan akuborang yang menbuat mu bahagia namun aku akan turut bahagia pun
__ADS_1
aku tidak akan sanggup melihat wajahmu tersenyum namun hatimu terluka,cukup sudah kamu menyiksa diri kamu sendiri seperti selama ini,kini raihlah dan genggam erat kabahagiaan mu sayang"jelas adnan dengan suara yang bergetar menahan sesak didada dan juga tangis pilu nya
sakit memang disaat kita harus melepas orang yang teramat kita sayangi namun akan lebihbsakit saat bertahan namun orang yang kita pertahankan malah menderita
ingat cinta itu adalah kebahagiaan,disaat cinta itu sudah menjadi derita maka bukan lah lagi cinta melainkan ambisi
dan adnan melepaskan untuk kebahagiaan orang yang dia cintainya.
"jaga dia baik baik,ingat jangan sampai dia terluka untuk kedua kali nya karenamu"ucap adnan pada reza dan dijawab oleh sebuah anggukan yang oenuh dengan keyakinan danketegasan bahwa kali ini dia akan menjaga dan membuat putri bahagia berada disamping nya.
"baik baik ya sayang,ingat jangan lupa undang aku saat pernikahan kalian"ucap adnan sembari membelai sayang rambut putri yang tergerai indah menambah kesan ayu dan juga elegan pada penampilan nya malam ini
"mas pamit,selamat berbahagia Ayudia putri pratiwi"adnan pun berbalik dan melangkah maju menjauh dari pasangan lama yang baru bersatu kembali itu
namun langkahnya terhenti saat putri menyerukan namanya dan menubruk tubuh kekarnya saat dia membalikkan badan.
.
__ADS_1
🌸🌸🌸🌸🌸