Ketulusan Sang Putri

Ketulusan Sang Putri
Kerinduan yang mendalam


__ADS_3

"mas reza..."ucap putri kala mendapati reza telah berdiri didepan kelas putri dan tengah menunggu nya.


"bisa bicara sebentar put?"


"iya mas,kita mau bicara dimana?"


"kita kerumah mamah aja,biar lebih leluasa ngobrolnya"


"iya mas"


putri dan juga reza pun menaiki mobil yang sama dan pergi menuju rumah orang tua reza.


"kamu sudah makan put?"tanya reza memecah keheningan dalam mobil


"sudah mas tadi pas jam istirahat,makan dikantin kampus dengan adnan"


Deg...


kembali hati reza merasa teriris kala putri menyebut nama adnan didepan nya.


"kamu sering makan sama dia ya?"tanya reza menekan sedikit rasa cemburu nya

__ADS_1


"lumayan,kita kan satu kelas mas dia juga sering bantu aku ngerjain tugas yang aku kurang mengerti dia teman yang baik mas"pujian putri terhadap adnan menambah rasa cemburu dihati reza.


semenjak kejujuran nya tentang malam itu,sikap putri berubah terhadapnya


tak ada lagi putri yang cerewet dan manja,kini yang ada hanya putri yang pendiam dan cenderung cuek terhadap nya.


"ayo kita turun put"ajak reza dan turun dari mobil terlebih dahulu


"ini dimana mas?bukan nya kita mau kerumah tante seli?"tanya putri kala mendapati tempat asing


indra berjalan mengitari mobilnya dan membukakan pintu mobil untuk putri.


"ayo turun kita bicaranya didalam aja put"ajak indra setelah pintu mobil terbuka.


"ini di aparteman aku put,kamu tenang aja aku ga akan ngapa ngapain kamu,aku cuma mau bicara sama kamu"


"baiklah,tapi mas janji ya?"


"iya sayang,mas janji"


"tadinya pengen kerumah mamah aja tapi mas lupa kalo kemarin bude mas datang dari jogja,beliau dan keluarga lagi menginap dirumah,

__ADS_1


aku ga nyaman bicarain masalh pribadi kita depan banyak orang,apalagi itu keluarga"ucap reza saat sedang berjalan menuju lift yang akan membawanya ke unit apatemen nya.


"ayo masuk put,ini pertama kali nya loh ada wanita masuk kesini selain mamah,jadi kamu tenang aja


walaupun kem,rin pernah ada insiden memalukan itu,aku bukan bajingan put bahkan ini untuk pertama kalo nya aku bawa perempuan keruang pribadi aku"ujar reza kala mulai melangkah masuk kedalam apatemen yang luamayan besar dan mewah.


putri menghentikan langkahnya setelah mendengar penuturan dari reza.


"mas reza kok berpikiran begitu,siapa yang menganggap mas bajingan?"


"aku tau kamu kecewa dengan ku put bahkan bukan cuma kamu yang kecewa,


aku lebih kecewa pada diriku sendiri yang dengan mudahnya mempercayai para bajingan bajingan itu"ucap reza kembali tersulut emosinya


kala mengingat teman teman yang membawa nya pada kejadian malam itu reza pun tak lagi mampu menahan semua beban yang selama ini dia pendam.


luluh sudah cairan bening itu membasahi wajah tampan nya,putri yang melihat kerapuhan reza pun berhambur kedalam pelukan sang kekasih


putri mendekap erat tubuh reza dan ikut menumpahkan semua sesak yang terpendam didada


mereka pun menangis bersama,manangisi nasib yang tengah mempermainkan perasaan mereka

__ADS_1


"aku kangen kamu put,sungguh,aku mohon jangan menghindar dariku lagi,aku sudah tidak sanggup kamu abaikan lagi"ucap reza kala putri memeluk tubuhnya dengan erat


"maafkan aku mas,maafkan aku,aku juga mas,aku juga kangen banget sama kamu mas,tapi aku butuh waktu tuk mengikhlaskan kalo kamu pernah menyentuh wanita lain mas"


__ADS_2