
💌 Adnan
[mau dijemput tuan putri??]
💌 Putri
[sepertinya tidak usah nan,aku masih ada pekerjaan jadi akan sedikit terlambat pulang]
💌 Adnan
[baiklah...kalu butuh jemputan jangan ragu hubungi kekasih tampan dan mapan mu ini,ok]
💌 Putri
[baiklah kekasih tampan dan mapanku]
Putri menyempatkan diri berbalas pesan dengan adnan sebelum beranjak dari meja nya,setelah selesai putri mulai membereskan meja kerja nya dan meninggalkan nya.
ting tong....
putri menekan bel beberapa kali dan pintu itu pun terbuka,putri membelalakan matanya saat putri meliat sesosok tubh kekar yang biasa terlihat rapih dan tampan kini berubah ,menjadi sangat berantakan dan lusuh.
"assalamualaikum mas..."sapa putri
"wa'alaikumsalam ,adac apa put?kok kamu bisa disini?"tanya reza
__ADS_1
"boleh aku masuk dulu mas?kita bicara didalam"
"oh iya put maaf,silahkan masuk put"
putri pun memasuki apartemen reza untuk pertama kali nya seteleh 3 tahun berpisang dengan reza.
"duduk put,kamu mau minum apa?"tanya reza saat putri sudah memasuki aparteen nya.
putri tercekat tak percaya saat melihat kondisi dalam apartemen reza saat ini,
"astaghfirullah mas,ya ampun ini rumah apa penampungan sampah?kamu kok jadi kaya gini sih,ya ampun ini lagi baju kotor kok bisa jadi satu sama sama sampah gini"gerutu putri sembari memunguti baju baju kotor reza yang berserakan bersama sampah makanan
"kamu itu,kalau mau galau galau aja mas,jangan kaya gini juga,ini tuh nggak bagus buat kesehatan kamu mas,terus kalau kamu kena penyakit bagaimana?siapa yang akan mengurus anak kamu mas,bukan nya dia sedang sakit terus kalau kamu kaya gini bagaimana dengan anakmu mas?"lanjut putri.
reza tercekat saat putri mengomeli dirinya,reza hanya mengolo saat putri mulai memunguti baju baju kotor dan mengumpulakan sampah sampah yang berserakan didalam apartemen nya.
1 jam berlalu dan kini apartemen reza pun telah kembali bersih dan rapih seperti sedia kala saat sebelum reza dilanda kebimbangan kan status sang putra nya.
"minum put"ucap reza saat putri sudah mendudukan diri di atas sofa apartemen reza
putri menyorot takb suka pada reza yang kini duduk disamping nya.
"kanapa?kamu kok liatin aku kaya gitu?"tanya reza saat melihat tatapan putri yang menyorotan permusuhan pada nya.
"aku mau pulang"ucap putri tiba tiba bangkit dari duduknya dan mengambil tas slempang yang ada disamping nya
__ADS_1
"tunggu,kamu belum minum put"reza mencekal tangan putri saat putri telah bangkit dan akan melangkah
"nanti aku akan minum diluar"ucap putri sedikit ketus dan kembali melanjutkan langkahnya
"tunggu put,aku minta maaf tapi tolong jangan kaya gini"reza mengejar putri dan kembali mencekal tangan putri saat putri akan memutar handel pintu
"kaya gini gimana mas?emang aku kaya gimana?"tanya putri saat membalikan tubuhnya
"kamu marah?hhhmmm?"tanya reza saat putri membalikan tubuh dan menghadapnya.
"kenapa?hhmmm?kok cuma diam?"tanya reza saat mendapati putri hanya diam menatapnya
tanpa menjawab pertanyaan reza putri berhambur kedalam pelukan reza dan menangis tersedu didada bidang reza
"kenapa?kenapa menangis?"
"kamu kenapa jadi kaya gini mas?"tanya putri disela isak tangisnya
reza membalas pelukan putri tak kalah erat,"aku merindukan kamu put,tolong jangan tinggalkan aku,tetaplah disini temani aku untuk saat ini saja"
.
🌸 hai reader tersayang...
Minal aidin walfaidzin mohon maaf lahir batin...
__ADS_1
othor minta maaf karena kemarin tidak sempat update dikarenakan kesibukan didunia nyata dan kelelahan yang tak terkendali sehingga tidak memungkinkan untuk up...terimakasih yang masih setia menanti setiap karya author...LOVE U all 🥰🥰