Ketulusan Sang Putri

Ketulusan Sang Putri
Kerinduan Reza


__ADS_3

"apa yang terjadi mas?kenapa mas jadi seperti ini?"tanya putri saat kedua nya telah duduk santai disofa apartemen reza


"dia bukan anakku put,dia bukan darah dagingku,tapi aku tidak bisa melepasnya,aku begitu menyayangi nya"reza akhirnya buka suara setelah selama ini bungkam dan memilih menyendiri merenungi semua nya.


..."apa maksud mas reza?siapa yang bukan anak mas reza?"tanya putri bingung dengan pengakuan reza...


..."ardi put,ardi ternyata bukan anakku"jawab reza sendu...


"malam itu sepertinya tidak terjadi apa apa antara aku dengan erika put,awalnya aku sudah curiga karena sudah beberapa lama pun aku tetap tidak pernah mengingat kalau aku pernah menyentuhnya,


tapi aku percaya saat kami melakukan tes DNA yang waktu itu aku tunjukkan padamu,tapi kemarin saat ardi sakit aku baru tau kalau darah kami berbeda put,


walaupun dengan berat hati akhirnya aku melakukan tes ulang dan tidak memberitahukan siapapun termasuk mamah,dan ini kamu lihat sendiri hasil tes kemarin"


putri pun melihat selembar kertas yang reza serahkan padanya dan ternyata benar adanya,hasil tes kali ini berbeda dengan yang dahulu pernah mereka baca


"lalu apa yang akan mas lakukan?"tanya putri setelah membaca hasil tes itu


"entahlah,mas sangat menyayangi nya put,mas tidak mungkin bisa melepaskan nya"jawab reza sendu


"kalau begitu bertahan lah mas,kenapa mas sampai seperti ini kalau mas sudah menyayangi mereka?mas tinggal jalani pernikahan ini sepeeti sebelum mas mengetahui kenyataan tentang ardi kan mas,aku akan selalu mendukungmu dan selalu ada untuk kamu sebagai seorang sahabat seperti dahulu"

__ADS_1


"pulanglah mas dan kembalilah bekerja sudah terlalu lama kamu meninggalkan tugas mu,baiklah aku pamit ya,aku sudah pesenkan makanan untyuk mas makan,ingat makan dan jangan kaya gini lagi"lanjut putri dan putri pun beranjak dari duduknya dan disaat akan melangkah tangan putri dicekal oleh reza.


reza menarik tangan putri hingga putri terjerambak keatas pangkuan nya


"mas...??"tanya putri yang kaget dengan apa yang reza lakukan padanya


netra mereka bertemu dan saling mengunci,reza memajukan wajahnya mendekati wajah putri dan detik kemudian bibir mereka telah saling bertemu.


putri mendorong dada reza agar melepas ciuman nya dan sedikit menjauhkan wajahnya


"mas..."lirih putri saat reza melapas ******* pada bibir ranum nya


"aku merindukan mu put,aku benar benar tidak bisa menahan nya lagi"


melihat tidak ada lagi penolakan dari putri reza pun kembali menyatukan bibir mereka dan kini putri pun ikut membalas ciuman reza


reza dan putri pun kini larut dalam permainan lidah mereka,sesapan dan ******* mereka layangkan saling bersahutan,saling membalas dan saling menikmati permainan lidah mereka.


reza membawa putri menuju kamar pribadinya dalam gendongan nya,reza berjalan masuk tanpa melepas pautan bibir mereka,perlahan reza pun mulai membaringkan tubuh lemas putri di atas kasur king size miliknya


"mas...?jangan begini"ucap putri yang kini sudah dalam kukungan reza didalam kamar pribadi reza

__ADS_1


"aku akan bertanggung jawab put,percayalah"ucap reza yang tak memutus pandangan nya pada wajah putri yang telah memerah


dan disaat reza akan menyatukan bibir mereka kembali ponsel putri berbunyi dan menampilkan nama adnan disana


putri merogoh saku blezer yang dia pakai dan meraih ponsel yang tengah memekik itu


"mas adnan?"seru putri saat melihat id calling yang tertera pada layar ponselnya


melihat kepanikan diwajah putri saat melihat siapa yang tengah menelponya reza merasa sangat marah dan kesal


cemburu?ya,dia merasa cemburu saat putri memasang wajah cemas untuk pria lain dan bukan untuk dirinya lagi


reza meraih ponsel dari tangan putri dan melemparkan nya sembarang hingga suara ponsel itu kini tak terdengar lagi


"mas,apa yang kamu lakukan?"tanya puteri kaget dengan apa yang reza lakukan dengan ponsel pribadinya


"aku tidak suka kamu bersama pria lain put,kamu milikku put"ucap reza dan kemudian kembali menyatukan bibir mereka


"mas jangan begini,jangan seperti ini"pekik putri disela ciuman mereka


"tidak put,aku tidak bisa lagi menahan nya,biarlah aku yang akan menanggung semua dosa ini asal aku bisa memilikimu,aku sangat mencintai kamu put,bahkan selama 3 tahun ini hanya kamu yang aku cintai"jawab rezadan kembali ******* dan menghisap bibir putri penuh dengan hasrat yang memburu

__ADS_1


putri yang awalnya menolak kini hanya bisa pasrah menerima setia serangan yang reza lakukan,tak dapat putri pungkiri kalau putri juga sangat merindukan reza dan tidak pernah melupakan nya.


__ADS_2