Ketulusan Sang Putri

Ketulusan Sang Putri
Pulang bersama istri


__ADS_3

"kami titip almira padamu nak,tolong jangan sakiti dia kalau kamu sudah tidak menginginkan nya kembalikan dia pada kami tanpa harus menyakitinya"ucap pak surya saat adnan berpamitan dan sekaligus meminta ijin membawa almira ketanah air


"in shaa allah yah adnan akan menjaga almira dengan baik dan tolong ingatkan adnan kalau suatu saat nanti adnan menyakiti almira tanpa sengaja ataupun disengaja"


"kamu juga bantu mas ya dek,ingatkan mas kalau nanti mas melakukan kesalahan atau tanpa sengaja menyakiti kamu,tolong jangan tutupi apapun yang kamu rasakan saat kita menjalani rumah tangga ini"jelas adnan pada almira yang setia duduk disamping nya dan memegang erat tangan sang suami.


"kalau begitu kami pamit ayah ibu,tolong doakan kami agar kami bisa mejalankan pernikahan ini dengan baik"ujar adnan pada kedua mertua nya itu


"iya tentu saja nak,doa kami akan selalu pami panjatkan untuk kalian berdua kami titip almira ya nak"ucap bu nurma yang akan melepas kembali putri satu satu nya itu untuk dibawa oleh suami nya.


setelah berpamitan dengan kedua orang tua almira adnan dan almira pun berangkat kebandara untuk kembali pulang ketanah air


*


"assalamualaikum..."adnan dan almira mengucap salam secara bersamaan saat memasuki rumah kedua orang tua adnan.


sesampainya mereka dijakarta adnan membawa almira kerumah kedua orang tua nya terlebih dahulu sebelum memboyong sang istri kerumah pribadi mereka yang dulu pernah dihuni oleh alomira.


"wa'alaikumsalam..."jawab bu maya dari arah dapur

__ADS_1


"alhamdulillah kalian sudah sampai??ayo masuk sebentar lagi kita makan siang bersama tapi kita tunggu papah pulang dulu ya"ucap bu maya pada kedua anak nya itu


"memang papah pergi kemana mah??"tanya adnan karena tidak biasanya sang papah tidak ada dirumah


"kekantor,ada klien yang pengen banget ketemu sama kamu tapi sayang kamu nya masih belum pulang jadi teraksa papah yang gantiin kamu"jelas bu maya


"oh ya sudah adnan sama almira istirahat dikamar dulu ya mah,cape banget pengen rebahan"


"ciieee yang pengantin baru bawaan nya pengen dikamar mulu ya"goda bu maya yang membuat almira dan juga adnan salah tingkah


"bu_bukan begitu mah,adnan beneran cape"jawab adnan menutupi rasa gugup nya


"iya kami kekamar dulu ya mah,ayo sayang kita istirahat dulu"adnan meraih tangan almira dan menggandengnya berjalan menuju kekamar pribadi nya


namun bukan genggaman tangan adnan yang membuat wajah almira bertambah merah melainkan panggilan sayang yang disematkan adnan padanya


ini pertama kali nya almira mendapatkan panggilan sayang dari seorang suami,dulu saat menikah dengan rendra jangan kan panggilan sayang tatapan ramah dan bersahabat pun tak pernah almira dapatkan karena rendra sangat membencinya.


"assalamualaikum..."ucap adnan begitu masuk kedalam kamar nya

__ADS_1


"ayo masuk sayang,ini kamar aku yang nanti kalau kita menginap disini akan menjadi kamar kita"ujar adnan mempersilahkan almira masuk kedalam kamar nya untuk pertama kalinya.


"assalamualaikum"ucap almira begitu masuk kekamar milik adnan


"wa'alaikumsalam sayang"jawab adnan tersenyum bahagia menyambut sang istri didalam kamar nya.


adnan merentangkan tangan nya saat almira masuk berharap sang istri masuk kedalam pelukan nya namun almira hanya berdiri mematung menatap sang suami dengan mata yang berkaca kaca


adnan pun segera menghampiri istri nya dan memeluk erat tubuh kekasih halal nya itu


"kanapa menangis??apa aku menyakitimu,hhmm??"tanya adnan penuh dengan kelembutan dan itu bukan nya membuat almira berhenti menangis malah tangisnya bertambah pecah


almira menangis sesegukan didalam pelukan adnan dan adnan membiarkan wanita cantik yang te,kah sah menjadi sitrinya itu mengeluarkan semua amarah yang dia pendam selama ini


adnan mengurai pelukan nya saat almira berhenti menangis


"kenapa menangis?apa aku menyakitimu?"tanya adnan kembali saat mengurai pelukan nya namun tidak melepaskan hanya memberi jarak agar dia bisa melihat wajah sembab sang istri.


*

__ADS_1


🌸🌸🌸🌸🌸


__ADS_2