
"kita mau kemana mas?"tanya putri saat melewati jalanan asing yang berbeda dari jalan menuju rumah putri ataupun rumah reza
"nanti juga kamu tau,ardi pengen banget jalan jalan sama kamu jadi kita gunakan kesempatan ini untuk menemaninya,bagaimana kamu tidak keberatan kan?"tanya reza yang tengah fokus menyetir mobilnya
"tidak kok mas selama ardi bahagia aku akan selalu senang menemaninya"jawab putri sambari membelai lembut rambut ardi yang kini tengah tertidur dipangkuan nya
"kalau menemani papahnya seneng tidak"goda reza pada putri yang berhasil memunculkan rona merah diwajah ayu nya
"apa sih mas ih,ga je banget"cebik putri sambil memalingkan wajahnya ke arah jendela guna menutupi rasa yang membuncah didalam hatinya yang membuat rona diwajahnya semakin bertambah
reza pun tertawa lepas saat melihat putri yang salah tingkah akibat ulahnya,tak lama kemudian mobil reza pun berhenti disebuah restoran yang mengusung tema keluarga
reza dan juga putri membawa ardi masuk dan memesan tempat dipojokan agar lebih nyaman dan juga agar lebih dekat dengan tempat permaian anak yang pihak resto sediakan untuk para orang tua yang membawa buah hatinya bisa makan dengan tenang dan anak anak mereka bisa bermain disana saat menunggu para orang tua makan tanpa rasa bosan
"putri,reza...?"sapa seseorang saat reza dan juga putri tengah asik menikmati makanan mereka
putri dan juga reza kompak mendongakkan kepala nya dan menolah ke arah suara
"andra..."jawab putri dan juga reza secara bersamaan nya
__ADS_1
andra adalah salah satu teman akrab reza saat masih sekola andra juga adalah teman satu tim reza bermain basket hanya saja andra melanjutkan kuliahnya diluar sehingga mereka harus terisah bahkan saat kejadian reza dan erika pun andra tidak ikut terlibat karena tidak berada disana
"wah hebat langgeng ya kalian,boleh gabung?"tanya bersemangat
"boleh ayo duduk ndra"jawab reza sembari mengeser posisi duduknya agar andra bisa duduk disamping nya
"kapan loe balik?kok ngabari gue?"tanya reza saat andra sudah duduk disamping nya
"baru satu tahun,ini juga terpaksa balik karena bokap sakit dan minta gue lanjutin perusahaan nya ya walaupun gue sudah terlanjur nyaman disana"
"papah,mamah..."obrolan asik mereka harus terjeda saat ardi menghampiri reza dan juga putri bahkan bergelayut manja dipangkuan putri
"boleh sayang"
"wah kalian juga sudah punya anak ternyata,hebat loe bro gue salut sama loe,selamat ya semoga lenggeng"ucap andra saat melihat putri tengah memangku dan menyuapi ardi
"aamiin,maksih ya doa nya"jawab reza berbinar menatap putri penuh dengan cinta sedangkan yang dipandang tampak salah tingkah dan merona
"oh iya loe sendirian ndra?"tanya reza guna menetralkan perasaan bahagia nya mendapatkan doa agar hubungan nya dengan putri langgeng
__ADS_1
"nggak gue bareng istri,tapi dia telat datang terjebak macet katanya"jawab andra santai
"loe udah nikah juga?kok nggak ngundang?"tanya reza pada andra
"hukum alam bro,loe juga nggak ngundang gue saat loe nikah,lagi pula gue nikah waktu masih di london karena dulu memang nggak ada rencana balik terlalu nyaman gue disana tapi takdir berkata lain kala bokap sakit"jelas andra
"selamat ya,sorry nggak kasih kado habi tahu nya dadakan gini"
"tak masalah,loe bisa ganti saat anak kami lahir nanti ini juga karena dia dari seminggu lalu merengek pengan makan disini susah banget ngadepin mood wanita hamil,loe jugav gitu nggak waktu putri hamil?"
putri dan juga reza saling melempar tatapan entah apa yang harus reza dan putri jawab namun kedatangan seseorang menyelamatkan mereka dari pertanyaan yang tidak bisa putri atau pun reza jawab
"sayang sini sebelah sini..."seru andra pada wanita hamil yang baru saja masuk kedalam resto itu
"maaf ya aku telat,macet banget tadi"ucap sang wanita sambil mencium pipi kiri dan kanan andra sontak kedatangannya menjadi pusat perhatian putri dan juga reza
"put,za kenalin ini istri gue namanya cindy..."ucap andra pada putri dan juga reza memperkenalkan sang istri.
.
__ADS_1
🌸🌸🌸🌸🌸