Ketulusan Sang Putri

Ketulusan Sang Putri
Pulang


__ADS_3

"assalamnualaikum ayah ibu"ucap almira begitu memasuki rumah kedua orang tua nya yang berada di KL


"wa'alikumsalam,sayang kamu pulang?"seorang wanita paruh baya dengan penampilan syar'i itu pun menghampiri dan berhambur kedalam pelukan almira


"apa kabar bu?mira sangat kangen sama ibu"tangis almira pecah saat dalam pelukan sang ibu


sakit sungguh sangat sakit melihat orang yang kita sayangi terluka bahkan saat dia terluka kita tidak ada disamping nya,itulah yang dirasakan oleh ibu Nurma


wanita keturunan melayu itu begitu sangat hancur hati nya saat mengetahui kondisi sang anak yang dibawa oleh suami nya ke negri tetangga


ibu nurma pun menyesali keputusan nya menyetujui perjodohan itu,selama saling mengenal bu nurma cukup mengenal rendra dengan baik


pria yang baik dan juga sopan namun tidak disangka setelah dinikahkan dengan putri satu satunya itu rendra berubah menjadi kasar bahkan tak segan segan menyakiti almira bulan cuma sikis namun juga fisik nya


"sudah kamu tenang saja ibu tidak akan membiarkan dia menyakiti kamu lagi ya"ucap bu nurma sembari melepas pelukan nya dan menghapus air mata almira


"i_ini siapa nak?"tanya bu nurma begitu netra nya menangkap seseorang yang asing baginya


"oh iya kenalkan bu,ini mas adnan yang sudah bantu almira pergi dari mas rendra"jawab almira memperkenalkan adnan pada sang ibu

__ADS_1


"assalmualaikum ibu perkenalkan saya adnan wijaya"adnan pun memperkenalkan diri dengan mengatupkan tangan didada nya


kini adnan tidak lagi mengulurkan tangan nya sembarangan,semenjak mengenal almira adnan jadi tahu bahwa tidak semua orang bisa bersentuhan dengan bebas


"waalaikumsalam nak,terima kasih atas bantuan nya ya,ayo mari masuk"jawab bu nurma dan mempersilahkan tamu nya untuk masuk kedalam rumahnya


"ayah kemana bu??kok tidak kelihatan?"tanya almira begitu mereka bertiga duduk disofa ruang tamu


"ayah pergi sebentar sama bang fadli,ayah dan abang mu sedang menemui mertuamu na untuk membicarakan kelanjutan pernikahan kamu dengan rendra"jawab bu nurma yang sontak membuat almira dan juga adnan terkejut


"tapi almira sudah tidak sanggup melanjutkan pernikahan ini bu,mas rendra terlalu kasar almira sudah tidak tahan mendapatkan pukulan yang selalu mas rebdra layangkan pada saat dia marah"lirih almira yang kembali memeluk erat tubuh sang ibu


"ibu tidak menyangka kalau anaknya memiliki sifat yang buruk dan juga kasar,maaf ibu dan ayah ya nak yang begitu tergesa gesa menikahkan kalian tanpa tahu sifat asli rendra yang sebenarnya"ucap bu nurma penuh dengan penyesalan


sementara adnan hanya menjadi pendengar setia dua wanita beda generasi itu mencurahkan isi hati masing masing hingga suara salam dari luar terdengar membuyarkan semua rasa haru yang ada didalam ruangan itu


"assalamualaikum..."


"wa'alaikumsalam..."jawaab yang ada dirumah secara bersamaan

__ADS_1


"ayah..."almira berlari kearah sang ayah dan memeluk erat tubuh ayahnya itu begitu pria yang tak lagi muda namun masih terlihat gagah itu pun memasuki rumah nya


"sayang kamu sudah sampai nak?kenapa tidak memberi kabar?kamu pulang dengan siapa,hhmm??''raut wajah khawatir muncul diwajah sang ayah saat melihat anak perempuan nya telah berada didalam rumah


"adek di antar siapa?kok nggak ngabarin abang?abang kan bisa jemput adek dibandara kalau tahu adek akan pulang"kini sang abang yang ikut mencecar almira dengan banyak pertanyaaan.


"adek pulang sama mas adnan ayah,abang"jawab almira tersipu malu


"adnan??"tanya ayah dan juga fadli secara bersamaan


kedua pria yang memiliki wajah yang mirip itu pun menoleh ke arah lain tepatnya ke arah dimana adnan sedang berdiri menghadap ke arah ayah dan juga fadli


"adnan...''


''fadli...''


.


🌸🌸🌸🌸🌸

__ADS_1


__ADS_2