
Putri tersentak kaget begitu sepasang tangan kekar melingkar indah diperut rata nya,tubuhnya kaku dan menegang saat bibir lembut reza mendarat sempurna dipundaknya yang tak tertutup apapun
putri baru saja menyelesaikan acara bersih bersih nya saat reza pulang dari kantor,reza tepaku menatap tubuh mungil seorang wanita yang kini berdiri didepan lemari pakaian nya dengan hanya menggunakan handuk yang dia lilitkan untuk menutupi bagian dada dan juga inti tubuh nya
perlahan reza pun menutup pintu dengan perlahan dan mengunci pintu dengan sangat hati hati agar tidak menimbulkan suara yang dapat mengusil si pemilik tubuh mulus nan menggoda itu
setelah berada tepat dibelakang putri reza pun segera memeluk erat tubuh istri tercintanya itu dan mendaratkan kecupan kecupan kecil dibahu dan juga ceruk leher putri yang terekspos karena tidak tertutupi oleh pakaian ataupun bathrobe yang biasa dipakai saat setelah dia mandi.
"mas sudah pulang?:"tanya putri ditengah rasa yang tertahan karena ulah reza yang tak henti hentinya mencumbui tubuh setengah polos sang istri
"mas seneng deh kalau tiap pulang kerja disuguhin kaya gini"bukan nya menjawab rezamalah sibuk mengrusuh dibagian belakang tubuh putri
__ADS_1
"bentar mas aku mau pakai baju dulu"ucap putri saat tangan nakal reza meraih ujung handuk yang putri kenakan dan akan melepaskan nya
"kita tidak butuh pakaian dan juga handul ini sayang"bisik reza yang sontak membuat tubuh putri meremang hebat saat nafas hangat reza menerpa kulit leher mulus nya itu
"mas ini masih sore loh"ucap putri dengan sedikit ******* yang keluar daru mulut mungilnya saat reza dengan lihai nya mengelus dan memainkan bukit kembar miliknya
ini bukan pertama kali untuk nya mendapatkan serangan dari reza walaupun nantinya akan berakhir dengan reza bersolo karir dikamar mandi untu pelepasan nya karena putri masih kedatangan tamu bulanan nya
namun tak dapat putri pungkiri kalau rasa itu membuatnya benar benar melayang dan menggila bahkan tanpa putri sadari kalau kini tubuhnya telah polos tanpa tertutup sehelai benang pun saking menikmati apa yang reza lakukan pada tubuhnya
"bisakah aku mendatangi dan memilikimu seutuhnya sekarang sayang?"tanya reza dengan suara serak karena menahan gejolak yang begitu membuncah dalam dirinya dan begitu ingin diberi penuntasan
__ADS_1
tanpa menjawab dan menatap reza putri pun menganggukan kepalanya pertanda setuju dan mengijinkan sang suami menyentuh tubuhnya bahkan lebih dari sekedar menyentuh karena putri telah menuntaskan tamu bulanan nya kemarin namun masih enggan memberi tahukan pada reza karena putri masih butuh waktu untuk menyiapkan diri dan juga mentalnya sebelum menerima penyatuan tubuh dengan kekasih halal nya itu
tanpa ragu lagi reza mencium dan ******* bibir mungil putri yang masih terasa manis seperti pertama kali dia rasakan saat perpisahan 3 tahun yang lalu diapartemen miliknya
reza menuntun putri menuju tempat tidur tanpa melepaskan pangutan mereka,reza membaringkan tubuh putri dengan perlahan dan sejenak melepas ciuman panas itu untuk sama sama meraih oksigen untuk bisa bernafas kembali setelah merasa sesak karena ciuman itu berlangsung lama
kini netrnya dan juga netra putri tengah saling bertemu,tatapan penuh cinta dan penuh damba reza layangkan untuk wanita yang kini tengah berada dibawah tubuh kekarnya
"bolehkah aku mulai sekarang?"bisik reza saat wajahnya didekatkan dengan wajah putri dan menyatukan kening mereka
kembali putri hanya menjawab dengan anggukan karena rasa gugup dan juga malu tengah menyelimuti dirinya.
__ADS_1
*
🌸🌸🌸🌸🌸