Ketulusan Sang Putri

Ketulusan Sang Putri
Hidup baru


__ADS_3

ceklek...


putri membuka pintu kamar yang akan dia gunakan sekarang dan mungkin untuk selamanya,putri tertegun takjub dengan pemandangan dalam kamar yang begitu membuat matanya berkaca kaca


bagaimana tidak seluruh dinding dipenuhi dengan foto dirinya dan juga reza saat masih SMA dan juga saat kuliah dulu sebelum erika menghancurkan kebersamaan mereka.


dan disana juga tersedia sebuah lemari yang menyimpan semua barang barang yang pernah dibeli ataupun dipakai saat putri dan juga reza masih berpacaran


putri menarik kopernya untuk lebih masuk kedalam kamar dan menyimpan kopernya didekat ranjang super besar milik reza dan kini menjadi miliknya juga


putri mengedarkan pandangan nya menelisik seluruh isi kamar yang akan dia gunakan setelah resmi menyandang status nyanya muda keluarga kurniawan


tok tok tok...


sebuah ketukan pintu membangunkan putri dari lamunan nya


"masuk"seru putri yang masih asik meneliti setiap jengkal isi kamar nya kini


"mamah ganggu nggak sayang"ucap mamah seli saat membuka pintu kamar anaknya itu

__ADS_1


"nggak mah,ayo masuk''putri pun segera mengyhampiri mertuanya yang berdiri didepan pintu


"ayo duduk mah,apa ada yang bisa putri bantu?"tanya putri begitu dirinya dan juga mamah seli duduk disofa yang terdapat didalam kamar


"nggak,mamah cuma mau tanya apa kamu suka kamarnya?"


"suka mah,suka banget malah kenapa memang nya?"tanya putri heran dengan pertanyaan dari sang mertua


"nggak mamah kira kamu akan keberatan secara ini bukan kamar utama"jawab mamah seli merasa lega dengan jawaban menantunya itu


"buat putri kamar utama ataupun bukan ,bukan masalah buat putri mah yang penting kamarnya nyaman ditempati sudah cukup buat putri apalagi ini luas banget mah jauh banget dengan kamar putri dirumah ibu"jawab putri apa adanya


"sebenarnya ini adalah kamar reza waktu masih SMA dulu dan setelah kuliah dia pindah kekamar utama karena mamah kerap tidak ada dirumah dan menyerahkan rumah ini padanya"


"memang nya mas resza tidak satu kamar dengan erika mah?"tanya putri penasaran dengan kehidupan rumah tangga suaminya dengan mantan istri pertamanya


"mungkin dia terlalu mencintai kamu put sehingga dia tidak bisa menghianati kamu walaupun wanita yang menempati kamarnya halal untuk dia sentuh tapi reza tidak pernah melakukan nya"


"mungkin itu juga pemicu perselingkuhan erika karena reza tidak bisa memberikan nya nafkah"lirih mamah seli menceritakan kembali permasalahan rumah tangga sang anak

__ADS_1


"apa mas reza tidak mencoba belajar mencintai erika mah?"


"dia terlalu keras kepala put,erika juga sepertinya tidak mau terlalu memaksa karena selama mereka menikah dan menggunakan kamar yang berbeda pun erika sama sekali tidak menunjukan ketidak sukaannya dan mamah lihat mereka cukup menikmati kehidupan yang mereka pilih"lanjut mamah seli


"ya ampun mamah sampai lupa,ayo lebih baik kamu istirhat dulu nanti kita makan malam bersama ya"


"iya mah,kalau mamah butuh bantuan jangan sungkan panggil putri ya mah"


"baiklah,mamah keluar dulu ya"


"iya mah"


putri dan juga mertuanya itu pun kembali melanjutkan kegiatannya masing masing


putri mulai membereskan seluruh pakaian nya kedalam salah satu lemari yang telah reza kosongkan untuk ditempati oleh sang istri mengimpan pakaian nya


saking fokusnya dengan membenahi kamar yang kini akan dia tempati tampa terasa hari sudah sore menjelang malam


putri baru selesai dengan kegiatan nya tepat pukul 5 sore dan putri pun segera beranjak menuju kamar mandi untuk mebersihkan diri dari keringat yang memenuhi seluruh tubuhnya karena seharian ini dia menata ulang kamar reza yang kini merupakan kamarnya juga.

__ADS_1


*


🌸🌸🌸🌸🌸


__ADS_2