Ketulusan Sang Putri

Ketulusan Sang Putri
PMS


__ADS_3

Reza masih menekuk wajah nya tampan nya,ekspetasinya tentang malam pertama yang romantis dan penuh dengan adegan pulgar buyar sudah saat putri kedatang tamu bulanan nya


sedih memang namun apa boleh buat itulah kodrat wanita yang harus dimaklumi oleh para lelaki atau lebih tepat nya harus dimaklumi oleh para suami walaupun mereka pasangan yang baru saja halal seperti reza dan juga putri.


"udah dong jangan cemberut gitu,kan jadi jelek sayang itu muka"ucap putri sembari memeluk sang suami dari samping


reza menghela nafas kasar dan berbalik badan dan membalas pelukan dari putri


"lebih baik kita tidur yuu,aku lelah banget kaki aku juga sakit banget seharian ini berdiri terus,tangan aku hampir kebas karena terus bersalaman dengan para tamu undangan yang kebayangan undangan dari keluarga mu mas jadi lebih baik kita tidur ya"bujuk putri sedikit mendrama agar suami nya melupakan rasa kecewanya karena gagal malam pertama.


.


Akhirnya setelah segala bujuk rayu yang putri keluarkan reza pun mau beranjak dari duduknya dan berpindah ke ranjang untuk beristirahat


"mas,aku boleh tanya sesuatu nggak?"tanya putri pada reza yang kini telah sama sama berbaring diranjang dengan tangan reza sebagai bantalan untuk kepala putri


"apa?apa yang ingin kamu tanyakan,hhmm?"


"apa ini malam pertama untuk mas atau malam kedua?"tanya putri dengan sedikit ragu secara apa yang putri tanya kan cukup sensitif

__ADS_1


namun tidak ada salah nya toh kini mereka telah menjadi suami istri dan sudah seharus nya saling terbuka dan saling jujur


"ini malam pertama untuk ku put,walaupun mas pernah menikah sebelum nya tapi mas jarang pulang kerumah dan sekalinya pulang juga cuma numpang tidur diranjang yang sama dengan nya"


"tidak jarang juga mas tidur di kamar ardi karena kondisi ardi yang sedikit lemah dan mudah sakit sehingga aku lebih banyak tidur dikamar ardi"jelas reza pada putri


"memang nya er5ika tidak pernah protes atau mencoba menggoda mas gitu??"


"seringlah,tapi nggak tahu kenapa mas tidak pernah berselera bahkan hanya sekedar untuk mencium nya saja mas enggan,hati mas terlalu sulit melakukan itu sayang"


"ya pantas saja erika selingkuh kalau begitu,mas tega sih dia juga pasti kan butuh kasih sayang darui mas"


"ya kalau sekarang nggak lah,maksud aku itu dulu mas dulu,bukan sekarang"solot putri


"kirain sekarang"goda reza pada istrinya itu yang berhasil membuat mata putri menatap nya tajam dan seperti ingin menerkamnya


"udah akh ayo tidur aku ngantuk"ujar putri sembari membelakangi reza


reza hanya menggelengkan kepala nya dan tersenyum tipis menghadapi sang istri yang lagi PMS emang serba salah

__ADS_1


nggak dijawab maksa buat dijawab,dijawab ekh malah bete sendiri dan uring uringan nggak jelas.


reza pun mengalah dengan membiarkan sang istri tidur dengan membelakangi nya namun tangan reza tetap memeluk erat tubuh sang istri dari belakang


"goodnight sayang,mimpi indah ya"ucap reza sembari memberi kecupan dipucuk kepala putri dan kemudian mengikuti jejak sang istri memejamkan mata nya dan tertidur secara bersamaan.


.


sementara disebuah bandara sepasang mudea mudi tengah duduk tenang dikursi tunggu menunggu keberangkatan pesawat yang akan membawa mereka berdua kenegara lain


"harus nya mas tidak perlu repot repot mengantarkan aku sampai kesana,itu akan sangat merepotkan mas"ucap almira yang merasa tidak enak hati saat adnan ikut bersama dengan nya untuk mengantarkan nya pulang


"nggak apa apa,lagi pula aku sudah lama tidak liburan dan mengambil cuti jadi anggap aja ini liburan aku"jawab adnan santai


tanpa adnan sadari ada jatung manusia yang kini tengah berdetak dengan kencang dan merasa bahagia yang sangat membuncah dalam hatinya


namun kembali almira merasa sedih saat menyadari kalau kepulangan nya itu bisa saja sebuah perpisahan untuk mereka dua.


.

__ADS_1


🌸🌸🌸🌸🌸


__ADS_2