
Reza dan juga sang mamah melangkahkan kakinya lebih cepat menuju ruang IGD untuk memeriksakan ardi
setelah didepan IGD para suster yang berjaga pun segera membawa bocah kecil itu masuk keruangan penanganan pasien darurat
seorang dokter pun ikut masuk mengikuti langkah suster yang membawa ardi dalam gendongan nya
reza dan bu seli menunggu dengan cemas didepan pintu ruangan tempat ardi diperiksa,sementara erika sendiri masih belum bisa dihubungi entah dimana ibu dari ardi tersebut dan hal itu membuat reza kecewa terhadap istrinya itu.
setelah setengah jam menunggu akhirnya dokter pun keluar untuk memberi keterangan kepada reza prihal yang anaknya alami
"maaf keluarga pasien atas nama ardi umur 3 tahun"ucap sang dokter yang tengah berdiri di ambang pintu
"saya dok,saya ayahnya dokter,bagaimana,bagaimana keadaan anak saya dok"tanya reza pada dokter yang telah memeriksa keadaan ardi
"mari pak,kita bicara diruangan saya ada hal yang harus kita bahas bersama"ucap dokter seraya melangkahkan kakinya menuju keruangan nya.
"mari pak,silahkan duduk"pinta sang dokter saat keduanya tengah berada didalam ruangan dokter tadi
"bagaimana dok,apa yang terjadi pada anak saya"tanya reza cemas
__ADS_1
"begini pak,setelah kami priksa secara menyeluruh kondisi anak bapak ternyata kurang baik,ada masalah pada darahnya,anak bapak kekurangan darah merah yang membuat kondisi nya drop seperti sekarang"jelas sang dokter
"lalu apa yang harus saya lakukan dok?"
"jika bapak berkenan bapak bisa melakukan transfusi darah untuk membantu menambah sel darah merah ketubuh anak bapak dan untuk saat ini hanya perlu dilakukan transfusi saja dulu,
untuk mengetahui penyakit lain nya kita bisa melakukan pemeriksaan lebih lanjut setelah kondisi tubuh anak bapak stabil"
"baiklah dopk,lakukan saja,lakukan yang terbaik untuk anak saya dok"
"baik jika bapak telah setuju mari saya akan antar anda untuk melakukan pemeriksaan dan pengambilan darah anda"
dokter dan reza pun kembali keluar ruangan dan beralih kesebuah tempat yang diperuntukan untuk pemeriksaan dan pengambilan darah.
setelah menunggu selama 30 menit seorang suster pun mendatangi nya dan memberi taukan kondisi reza saat ini.
"dengan bapak Reza Kurniawan?"
"iya saya sus,bagaimana hasilnya?saya bisakan melakukan donor darah itu buat anak saya?"
__ADS_1
"eeemmm mohon maaf bapak tapi golongan darah bapak dan pasien memiliki golongan darah yang berbeda jadi bapak tidak bisa melakukan donor darah tersebut,
tapi bapak tenang saja kami akan menghubungi PMI semoga disana tersedia darah yang kita butuhkan"jelas sang suster tersenyum kikuk.
reza tertegun mendengar penjelasan suster tadi 'apa katanya?golongan darahku berbeda dengan ardi?bagaimana mungkin?ardi anakku,dia anakku kan?tapi kenapa drah kami bisa berbeda?'batin reza bertanya tanya
reza pun kembali ketempat ardi dirawat yang masih ditemani sang mamah tanpa istri nya,reza masih memikirkan ucapan suster tadi tentang darahnya yang berbeda dengan anaknya.
"kamu sudah kembali nak?bagaimana kamu sudah melakukan donor darahnya nak?"tanya sang mamah penasaran
"aku tidak bisa melakukan nya mah"jawab reza lirih,reza mendudukan dirinya disofa yang ada diruangan tempat ardi dirawat.
"apa maksud kamu nak?kenapa kamu tidak bisa melakukan nya?kamu tidak mau melakukan nya?ini demi anak kamu sayang"
"tidak mah,aku bukan tidak mau tapi tidak bisa melakukan nya mah"
"maksud kamu?"
"darah kami berbeda mah,darah anakku dan aku berbeda mah"jawab reza
__ADS_1
bu seli menutupi mulutnya saat mendengar penuturan reza tentang golongan darah anaknya dan sang cucu yang berbeda.
'bagaimana mungkin ayah dan anak memiliki darah yang berbeda?'batin bu seli