Ketulusan Sang Putri

Ketulusan Sang Putri
Kembali kecewa


__ADS_3

Adnan kembali tereku ditempat saat melihat putri berjalan menuju mobil reza saat jam pulang kantor,niat hati ingin memberi kejutan pada sang kekasih kini malah sebaliknya


adnan lah yang diberi kejutan oleh putri,tak bisa adnan pungkiri adnan begitu kecewa dan juga marah dengan putri yang seakan akan melupakan dirinya saat kembali dekat dengan reza dan juga anaknya.


adnan meraih ponsel disaku celana nya,dia menekat kontak bertuliskan nama 'my love' didalam daftar kontak ponselnya dan melakukan sambungan telpon


"halo assalamualaikum mas?"jawab putri saat nada tersambung berdering untuk ke dua kalinya


"wa'alaikumsalam sayang,mau pulang bareng nggak?ini mas mumpung sudah dijalan"ucap adnan menekan semua rasa amarahnya dan berusaha senormal mungkin agar putri tidak mengetahui kalau adnan melihatnya pergi bersama dengan reza dan juga anaknya.


"maaf mas tapi aku sudah pulang,ini di antar mas reza sama anaknya,kamu sih nggak ngasih kabar dari awal kalau tau kamu akan jemput aku pasti nungguing kamujawab putri jujur


"ya sudah kalau kamu sudah pulang,besok saja deh kita berangkat bareng ya sekalian sarapan diluar sudah lama kita tidak makan diluar"


"iya siap mas,jangan lupa jemput ya satu lagi kalau mau jemput kabaroi dulu ya biar aku tahu dan akui akan nungguin mas"


"iya siap sayang,hati hati dijalan ya jangan lupa kabari mas kalau sudah sampai dirumah"

__ADS_1


"iya siap mas,assalamuaalaikum"


"wa'alaikumsalam..."


adnan punt menutup telpon nya setidak nya adnan merasa lega karena putri jujur terhadapnya walaupun adnan masih merasa kecewa terhadap putr9i yang lebih banyak menghabiskan waktu dengan rezadan juga anaknya ketimbang dengan dirinya.


adnan melanjutkan perjalanan nya menuju rumah,hal yang paling suka adnan lakukan saat merasa resah adalah pulang kerumah dan mengurung diri dikamar seharian


"assalamualaikum..."adnan mengucap salam saat memasuki rumah nya dengan berjalan gontai mulai menapaki rumah mewah itu


"wa'alaikumsalam,mas sudah pulang"jawab almira menyambut kedatangan adnan


dengan cekatan almira meraih tas kerja adnan dan membawa kebelakang setelahnya kembali lagi dengan membawa segelas air minum untuk adnan


sementara adnan masih terpaku ditempat,menatap almira yang cekatan menyambut dan menyiapkan segala sesuatu yang adnan butuhkan


"ini mas minum dulu,habis itu mandi,mas sudah sholat belum?kalau belum mending sholat dulu habis itu kita makan bersama ya"

__ADS_1


"mas,kok bengong?"tanya almira saat adnan hanya menatapnya tak juga meraih gelas yang almira sodorkan


"astaghfirullahaladzim...maaf ra,mas mungkin kecapean sampai tidak fokus"jawab adnan sembari menraih gelas yang disodorkan oleh almira dan meminumb airnya sampai tandas


"ya sudah saya naik ke atas dulu ya,kamu siapkan saja makan malam nya setelah saya selesai sholat kita makan bersama"


"iya mas,oh iya maaf aku tadi lancang masuk kamar mas buat siapain air hangat buat mandi mas,tapi aku nggak sendiri kok bi ida ikut menemani"ucap almira sedikit ragu dan juga takut adnan akan marah dengan apa yang almira lakukan


"oh iya tidak apa apa,terima kasih ya"adnan pun berlalu dari hadapam almira melangkah menuju kamarnya


dan benar saja,dikamar mandi sudah tersedia air hangat untuk digunakan adnan membersihkan diri


seulas senyum terbit diwajah adnan,entah apa yang kini adnan rasakan,disatu sisi adnan merasa marah dan juga kecewa dengan kekasihnya namun disatu sisi ada rasa bahagia yang menyelimuti saat ada yang memperhatikan nya bahkan terkesan memanjakan walaupun itu bukan putri yang melakukan nya tapi adnan merasa senang kini ada yang menemani nya.


adnan pun segera merampungkan acara bersih bersih nya dan bergegas melakukan kewajiban nya sebagai seorang muslim


almira cukup membawa pengaruh positif pada adnan,karena sebelum mengenalnya adnan tak jarang melewatkan kewajiban nya itu namun kini ada seseorang yang selalu mengingatkan nya bahkan tak ragu menegurnya untuk segera melakukan kewajiban nya sebagai seorang muslim.

__ADS_1


🌸🌸🌸🌸🌸


__ADS_2