Ketulusan Sang Putri

Ketulusan Sang Putri
Kputusan putri


__ADS_3

"jadi erika hamil mas?"tanya putri sendu saat melihat foto hasil USG seorang wanita bernama erika fitriani


"aku belum tau put apa dia anakku atau buka tapi yang pasti erika tengah hamil,


apa yang harus aku lakukan put?rasanya ingin mati saja seandainya aku harus hidup tanpa kamu"ucap reza kembali menangis dipangkuan putri


reza terduduk lemas dihadapan putri yang duduk disofa ruang tamu apartemen miliknya,reza memeluk pinggang putri dan membenamkan wajahnya diperut putri saat tak mampu lagi manahan tangis pilu akan nasib cinta nya.


"nikahi dia mas,bertanggung jawablah"


"nggak put,bagaimana kalo itu bukan anakku put?bahkan sampai saat ini aku sama sekali tak mengingat kalo aku pernah menyentuhnya"


"tapi mas tidur disampingnya dengan keadaan yang tak wajar mas"


putri meraih wajah reza dan menakupnya dengan kedua tangan nya

__ADS_1


"dengarkan aku sayang ku,walaupun kita tidak berjodoh dalam sebuah pernikahan


kita masih bisa berjodoh dalam sebuah pertemanan atau persahabatan seperti awal hubungan yang kita jalani


aku akan selalu ada untuk kamu mas,aku akan setia menjadi teman dan sahabat yang selalu ada untuk sahabatnya"ucap putri lirih menahan sakit yang teramat dalam.


"tapi aku tak bisa hidup tanpa kamu sayang,bagaimana aku bisa bahagia kalo wanita yang menjadi pendampingku bukanlah kamu?


mamah juga belum mau menerima erika walaupun sudah mengetahui kehamilan erika"ucap reza kembali memeluk tubuh putri dan kembali menangis bersama


"aku akan bujuk tante seli,aku akan mencoba bicara dengan nya,aku akan ikut bahagia kalo mas mau bertanggung jawab atas janin itu mas


"baiklah,aku akan mencobanya put tapi berjanjilah satu hal"


"apa mas?"

__ADS_1


"kembalilah kalo suatu saat aku tau kalo itu bukan anakku,aku akan melepas erika dan berjanjilah kalo kamu akan kembali padaku,


aku juga berjanji tidak akan pernah menyentuhnya sampai hasil tes DNA itu menunjukan kalo dia anakku"tegas reza


"bisakah kita melewati hari ini bersama?setelah kita berpisah besok kita benar benar tidak akan bisa seperti ini dalam waktu yang lama,


bahkan mungkin ini benar benar waktu terakhir kita bersama seandainya janin itu anakku aku akan belajar menerima takdir yang membawaku pada erika bukan padamu"pinta reza pada putri yang berusaha tegar menghadapi sakitnya kenyataan kisah cinta nya.


putri pun menganggukan kepalanya,walaupun merasa berat karna harus berbohong pada keluarga nya dan juga melanggar semua aturan yang selama ini dia terapkan pada hidupnya


namun gejolak hati tak dapat dihindari kala saat ini dia juga menginginkan kebersamaan nya dengan reza dalam waktu yang lama untuk terakhir kali nya.


ini pertama kali nya putri bermalam disatu ruangan dengan pria dan ini juga pertama kalinya dia berbohong pada sang adik dan sang ibu agar mereka tidak merasa cemas atau berpikiran yang tidak tidak.


walaupun menghabiskan waktu didalam ruangan yang sama,putri dan reza tak melakukan hal hal diluar batasan

__ADS_1


putri dan juga reza sama sama menata hati masing masing dengan memulai mencurahkan semua isi hati masing masing dan akan mengakhirinya esok hari.


walaupun sulit dan sakit tapi itulah yang harus dilakukan mereka berdua kala kehidupan baru hadir dalam rahim seseorang karna kesalahan dan kelalaian yang reza lakukan.


__ADS_2