Ketulusan Sang Putri

Ketulusan Sang Putri
Putri pinguin


__ADS_3

"awww..."pekik putri saat hendak turun dari ranjang yang menjadi saksi biru penyatuan cinta putri dan juga reza


putri memekik kesakitan didaerah inti tu7buh nya akibat ulah sang suami yang telah dua kali menyerang tubuh polos nya


"kenapa sayang?sakit ya?"tanya reza yang langsung terbangun dari tidurnya saat mendengar putri merintih kesakitan


"i_iya mas"jawab putri malu sebenarnya tapi apa boleh buat itu diluar kendalinya saat rasa sakit itu tiba tiba datang saat dia akan beranjak meninggalkan kasur yang sudah seperti kapal pecah akibat bergumulan panas dua insan yang tengah dimabu cinta itu dan itu sudah halal bagi mereka.


"sini mas bantu kekamar mandi"reza pujn menyambar celana boxser yang kebetulan dia lempar tidak terlalu jauh dari ranjang dan segera turun untuk menggendong dan membawa putri kekamar mandi


"sudah mas terima kasih"ucap putri begitu reza mendudukan nya di atas closet


"mau mas tungguin?"tanya reza khawatir


"tidak usah,aku bisa sendiri kok mas keluar aja"jawab putri yang masih malu dilihat oleh reza dalam keadaan polos walaupun mereka telah resmi menikah

__ADS_1


"mas bantuin deh"goda reza saat melihat rona merah dipipi putih nan mulus milik putri


"nggak usah mas,mas keluar aja ayo cepat aku mau mandi"putri berusaha mendorong tubuh reza agar keluar dari kamar mandi dan meninggalkan nya namun jangankan pergi bergeser pun tidak karena putri tidak mempunyai cukup tenaga untuk mendorong reza lebih kuat lagi


"ayolah mas,kita sudah ditunggu mamah buat makan malam kan malu kalau sampai telat"keluh putri saat reza tak juga beranjak dari tempatnya berdiri


"kita mandi bareng aja ya?biar menghemat waktu"ucap reza berjalan menuju shower dan mengatur suhu air menjadi hangat


"tapi mas..."


"sudah ayo sini kita mandi sama sama,mas janji kali ini kita hanya mandi tidak lebih cuma mandi bersama sayang jangan takut"bujuk reza sembari mengulurkan tangan pada putri agar mau sama sama mandi dibawah shower untuk membersihkan tubuh mereka dari keringat yang mereka dapat setelah olah raga ranjang disore hari


*


"malam mah,maaf telah"ucap putri merasa sungkan dan juga malu karena baru dihari pertama tinggal dengan mertua tapi putri sudah membuat sang mertua menunggunya

__ADS_1


"tidak apa apa sayang mamah ngerti kok,mamah juga dulu pernah muda jadi mamah tahu betul kalau kalian butuh waktu lebih dari 24jam untuk bersama"goda mamah seli yang membuat wajah putri semakin memerah


"mamah kenapa jalan nya kaya pinguin?"sontak pertanyaan dari bocah berumur tiga tahun itu membuat semua yang ada disana membolakan matanya termasuk putri yang diberi pertanyaan oleh sang anak sambung


"a_apa?pi_pinguin?"tanya putri gugup


"iya jalan pinguin kan kaya jalan mamah tadi"jelas sang anak yang membuat putri kelabakan dan bingung untuk menjelaskan


"mamah lagi latihan drama menjadi putri pinguin sayang"jelas reza membantu menjelaskan pada sang anak karena reza tahu kalau putri tengah kebingungan mencari jawaban atas pertanyaan yang ardi tanyakan


"oh jadi mamah mau jadi putri pinguin ya pah??memang ditempat kerja mamah ada drama musikal juga?"tanya ardiv kembali yang membuat mamah seli dan juga reza harus susah payah karena menahan tawa agar tidak membuat putri lebih malu lagi


"iya sayang sekarang ayo kita makan,setelah makan istirahat ya besok papah sama mamah antar kesekolah bersama sama"bujuk reza agar anaknya tidak melanjutkan pertanyaan pertanyaan yang akan membuat sang istri malu.


"baiklah setelah ini aku akan cepat tidur biar besok aku bisa kesekolah dengan mamah dan juga papah,horeee"ucap ardi yang begitu bersemangat karena untuk pertama kalinya dia berangkat sekolah diantar oleh papah dan mamah nya.

__ADS_1


*


🌸🌸🌸🌸🌸


__ADS_2