
"selamat ya za istri kamu memang tengah mengandung dan kini usia kandungan nya sudah memasuki minggu kedelapan"begitulah jawaban dari dokter Karin atas pertanyaan yang sedari tadi reza tanyakan pada nya
"alhamdulillah sayang kita akan punya anak"ucap reza antusias mendengar kehamilan putri saat ini
"kamu itu kaya pertama kali aja punya anak"cebik karin pada teman nya itu
ya,karin adalah teman sekolah reza dan juga putri saat masih bersekolah di sekolah menengah atas namun tidak begitub akrab tapi karin dan juga reza menjadi akrab saat mereka berkuliah dan kebetulan suami karin merupakan teman satu jurusan dengan reza saat berkuliah dulu dan secara tidak langsung karin dan juga reza sering bertemu kala sang suami mengadakan pertemuan dengan teman teman nya dulu.
"tentu saja beda rin,walaupun saat ini aku begitu menyayangi ardi tapi dulu aku tidak begitu mengharapkan kehadiran nya makanya situasi dan kondisi nya beda dengan sekarang"jawab reza panjang kali lebar pada karin
"ya sudah selamat ya akhirnya kamu punya anak dari wanita yang kami cintai bukan wanita jadi jadian"cebik karin karena karin memang tidak pernah menyukai erika sedari dulu ditambah dengan kebohongan erika tentang kehamilan nya dan itu membuat karin semakin membenci mantan istri dari teman nya itu
"KARIN..."suara bariton dari seseorang yang sangat dikenali oleh karin pun menghentikan umpatan karin pada erika
"eh mas,kok ada disini?"tanya karin pada sang suami yang telah berdiri dibelakang reza
"mas sudah bilang kan berhenti mengumpat dan mengeluarkan kata kata kasar,itu anak dalam perut kamu bisa dengar apa yang mamah nya ucapkan"ucap nando pada sang istri yang me4mang kini tengah hamil anak ke dua mereka
__ADS_1
"ya maaf mas,habis masih suka kesel aja tiap kali inget sama dia(erika)"kilah karin
"kalau begitu jangan di inget inget dong sayang,nggak bagus buat tumbuh kembang anak kita"ucap nando sembari memeluk dan mencium kening sang istri didepan reza dan juga putri yang menjadi pasien nya hari ini.
"permisi disini masih ada orang woy,main mesra mesraan aja"ucap reza sewot pada kedua teman nya itu dan sontak membuat yang sedang berpelukan itu tertawa terbahak bahak
"sory sory,gimana kabar loe za??dah lama ya kita tidak ketemu?"ucap nando menyapa reza yang memang sudah lama tidak bertemu.
"alhamdulillah baik,apalagi sekarang tambah baik"jawab reza dengan binar dimata nya karena sang istri tercinta nya tengah mengandung anak nya.
percakapan pun berlanjut cukup lama dalam ruangan praktek dokter karin itu dan kebetulan jam kerja nya telah selesai sehingga dengan leluasa mereka mengobrol disana dengan santai.
"kita pamit dulu ya,makasih ya rin semoga lahiran kamu juga lancar nanti"ucap reza saat berpamitan dengan pasangan suami istri itu
"iya za sama sama,kamu juga tolong jadi suami yang siaga ya jaga putri dengan baik karena mood ibu hamil itu kadang naik turun"
"siap ibu dokter"
__ADS_1
mereka berempat pun berpisah dilobi rumah sakit,reza menggandenga tangan putri dengan erat dan membawa nya masuk kedalam mobil untuk puolang kerumah mereka dan memberi tahu kabar bahagia itu pada mamah seli yang kini tengah menunggu kepulangan anak dana menantunya itu dengan rasa cemas.
*
"bagaimana hasil pemeriksaan nya za??apa benar kalau putri tengah hamil"tanya mamah seli saat reza dan putri masuk kedalam rumah
"iya mah dan sekarang kandungan nya sudah masuk minggu kedelapan"jawab putri membuat mamah seli berjingkrak kegirangan karena kini reza benar benar memiliki anak yang berasal dari ****** dirinya bukan orang lain lagi saat dia punya anak bersama dengan erika.
"selamat ya sayang akhirnya kalian akan punya anak juga,jangan terlalu cape dan juga stres ya put mamah nggak mau terjadi sesuatu sama kamu dan juga anak kamu ini"
"iya mah,tolong bantuan nya ya mah untuk menjaga dan merawat calon anak kami"
"iya tentu sayang"
*
🌸🌸🌸🌸🌸
__ADS_1