Ketulusan Sang Putri

Ketulusan Sang Putri
Malam pernikahan


__ADS_3

Setelah acara selesai tepatnya di jam 10 malam putri dan juga reza pun memasuki kamar yang sudah disediakan oleh bu seli untuk malam pernikahan sang anak tunggalnya itu.


sedangkan ardi sang cucu dibawa pulang oleh bu seli beserta sang suami,putri begitu takjub dengan isi kamar yang baru saja dia masuki


kamar dengan luar dua kali lipat dari kamar nya itu telah dihias dengan sangat indah penuh dengan bunga dan juga berbagai lilin terletak ditiap sudut ruangan


sungguh pernikahan impian setiap wanita dimuka bumi ini,menikah dengan orang yang dicintai dan mengadakan pesta yang megah dan meriah dan kini tidur dikamar yang telah dihias dengan begitu indah dan cantik.


"ma syaa allah mas cantik banget kamarnya"ucap putri begitu takjub begitu memasuki kamar yang akan dia tempati malam ini bersama sang suami


"bagaimana kamu suka?"tanya reza sembari memeluk putri dari belakang


"suka mas,suka banget malah"jawab putri antusias


"ya sudah sini duduk disini aku bantu lepasin hiasan rambut nya biar lebih cepat"reza membawa putri untuk duduk dimeja rias dan akan membantunya melepas hiasan rambut yang ternyata lumayan rumit untuk dilepas dari rambut putri yang dibentuk menjadi sebuah sanggul modern ala ala pengantin barat


namun dengan telaten reza melepaskan satu persatu jepit rambut yang dipakai untuk menahan hiasan dirambut putri agar tidak jatuh ataupun bergeser dari tempatnya

__ADS_1


"sudah sayang,ternyata lumayan repot ya jadi wanita buat mempercantik penampilan saja repotnya minta ampun kaya gini"ucap reza yang masih tak habis pikir dengan wanita yang rela kesakitan dan repot setengah mati hanya demi tampil cantik


"namanya juga usaha mas,kan biar terlihat cantik dihari spesial lagi pula ini nggak sakit kok cuma repot pas lepasin nya aja,ya sudah lebih baik mas mandi duluan gih aku masih harus bersihin dulu makeup nya"


"memangnya tidak mau bareng saja sayang?"


"mas duluan saja biar cepat,nanti setelah mas selesai baru aku ya"


"baiklah,mas mandi duluan ya"sebelum memasuki kamar mandi reza menyempatkan untuk mencium kening sang istri


reza pun bergegas memasuki kamar mandi untuk membersihkan dirinya dari keringat yang menpemel ditubuhnya karena aktifitas hari ini yang begitu melelahkan namun membahagiakan.


"kenapa?aku tampan ya?atau seksi?"goda reza saat melihat putri hampir tak berkedip saat melihatnya keluar kamar mandi hanya menggunakan handuk.


"a_aku mandi dulu mas"putri pun segera melesat kekamara mandi untuk menutupi rasa malunya yang dengan terang terangan mengaggumi tubuh sang suami


melihat aksi sang istri yang langsung kabur begitu saja saat ketahuan mengagumi dirinya reza pun hanya menggelengkan kepalanya seraya tersenyum tipis

__ADS_1


'sungguh menggemaskan"batin reza


tak membutuhkan waktu yang lama untuk putri merampungkan acara bersih bersih badan nya,hanya butuh waktu 30 menit putri menyelesaikan urusan nya dikamar mandi


putri keluar kamar mandi menggunakan bathrobe yang telah disediakan pihak hotel dan tak henti henti nya reza memberikan kejutan untuknya


saat putri keluar kamar mandi putri melihat reza sudah duduk manis dikursi yang terletak didekat jendela kamar


diatas meja nya telah tersedia menu makanan untuk mereka santap malam ini sebelum mereka menyambangi alam mimpi


"sini,tadi kita belum makan dengan benar karena tamu yang datang begitu banyak jadi sebelum kitatidur lebih baik kita makan dulu"reza menarik tangan putri agar duduk dikursi tepat didepan nya


"makanan nya banyak sekali mas,gimana kalau nggak habis?kan sayang mas"ucap putri yang melihat meja bundar itu kini terisi penuh dengan berbagai macam makanan di atasnya bahkan hampir menutupi keseluruhan permukaan meja.


"ini untuk persediaan sayang,siapa tahu kita bergadang dan butuh asupan untuk menambah tenaga"ucap reza sedikit menggoda dan itu berhasil


raut wajah putri berubah merona saat reza membahas tentang bergadang

__ADS_1


entahlah pikiran pikiran aneh tentang malam pertama pun berseliweran diotak putri saat ini.


__ADS_2