Ketulusan Sang Putri

Ketulusan Sang Putri
Berdamai dengan masa lalu


__ADS_3

Putri baru beranjak dari tempatnya berdiri setelah mobil reza menghilang dari penglihatan nya dan mulai melangkahkan kaki nya dirumah yang akan dia tempati sekarang dan selamanya


Namun begitu sampai diteras rumah putri dikejutkan dengan kedatangan sesosok wanita cantik yang begitu familiar


wanita yang selama ini dia ingin temui namun entah mengapa sang wanita menghilang begitu saja bagaikan ditelan bumi


"erika..??"ucap putri saat melihat mantan istri dari suaminya kini


"hai put,bisa kita bicara??ada yang ingin aku katakan padamu"jawab erika sembari bangkit dari duduknya


"tentu ka,ayo masuk kita bicara didalam"


"nggak put kita bicara disini saja,aku tidak mau membuat ardi menangis lagi"lirih erika


"ardi menangis??kenapa??"tanya erika heran


"dia tidak mau bertemu denganku put,ardi membenciku put,dia bahkan menolak kedatanganku"jawab erika yang kini tengah menangis


putri menarik nafas panjang mendengar penjelasan dari erika dan berjalan mendekat lalu meraih tubuh erika yang kini tengah menangis untuk masuk kedalam pelukan nya

__ADS_1


"sabar ya ka,aku akan selalu bujuk ardi agar dia mau menerima kamu ya walaupun aku juga tidak bisa janji tapi aku dan mas reza akan selalu ingatkan dia pada ibu kandung nya"ucap putri sembari mengusap punggung putri naik turun untuk memberikan erika ketenangan


"terima kasih ya put dan maafkan atas apa yang aku lakukan dimasa lalu"erika penmgurai pelukan putri dan menghapus air mata yang kini membasahi wajah cantiknya


"sudah tidak usah dibahas lagi itu sudah lewat ka,ayoblebih baik kita bicara didalam"


"tidak put aku langsung pamit aja ya,aku sudah ditunggu sama mas doni untuk kembali ke jerman tadinya sebelum aku pergi aku ingin bertemu dengan ardi namun sayang dia sangat membenciku put"


"ya sudah untuk sekarang ini biarkan dia kaya gini dulu,mungkin kelak dia akan menerima kamu dan juga doni sebagai kedua orang tua nya"


"iya put,kalau begitu aku pamit ya aku juga titip ardi padamu"


"iya ka,kamu tenang saja aku akan pastikan kalau ardi tumbuh sehat dan kuat,nanti kalau dia sudah bisa menerima kamu dan juga doni aku akan membawanya pada kalian"


"iya ka,hati hati dijalan ya"


erika pun memasuki mobilnya dan melajukan mobil meninggalkan kediaman reza


setelah erika pergi putri pun melangkah masuk kedalam rumah yang akan dia tepati bersama dengan keluarga barunya

__ADS_1


"assallamualaikum..."ucap putri memberi salam begitu masuk kedala, rumah mewahb milik suami nya itu.


"wa'alaikumsalam..."jawab bu seli yang saat itu tengah berada diruang keluarga menemani sang cucu bermain


"mamah..."seru ardi saat melihat putri masuk kedalam rumah,ardi berlari menuju ke arah putri lalu berhambur kedalam pelukan sang ibu sambung


"halo sayang,loh kok mata nya sembab?habis nangis ya?nangis kenapa,hhmm?"tanya putri pada ardi saat melihat mata sang anak yang sembab


putri memilih pura pura tidak tahu akan kedatangan erika tadi agar sang anak merasa nyaman dulu dengan nya dengan begitu mungkin nanti akan lebih mudah membujuk anak itu untuk menerima kedua orang tua nya


"ardi kangen mamah sama papah"jawab ardi setengah terisak


"eh kok nangis lagi?kan mamah sudaqh ada disini dan mulai saat ini mamah akan tinggal disini bersama papah,ardi dan juga oma"ucap putri mencoba menghibur sang anak yang tengah bersedih itu


"beneran ya mah,mamah nggak bohong kan?"


"nggak sayang malahan nanti malam ardi boleh tidur dengan mamah kalau ardi mau"


binar bahagia kini terpanar dari mata ardi walaupun masih ada sisa air bening bekas dia menangis tadi.

__ADS_1


"iya ardi mau tidur dengan mamah,horeee"ardi mengangkat kedua tangan nya keatas sebagai bukti bahwa dia sangat bahagia dengan ada nya putri dirumah itu.


"ayo sayang ikut oma dulu,biarkan mamah putri nya istirahat nanti kita makan siang bersama ya tapi biarkan mamah istirahat dulu dan ardi juga istirahat biar nanti siang sampai sore bisa main dengan mamah dan juga papah"bujuk bu seli pada ardi agar cucunya itu mau mengikutinya istirahat dikamar dan membiarkan putri juga istirahat sebelum kembali beraktifitas yangh kini telah menjadi seorang ibu rumah tangga.


__ADS_2