
Reza berjalan gontai memasuki rumahnya yang hampir seminggu ini dia tinggalkan untuk menenangkan diri dan mencerna semua yang selama ini terjadi pada kehidupan nya.
"assalamualaikum..."reza mengucap salam saat masuk kedalam rumah nya
"wa'alaikumsalam...alhamdulillah akhirnya kamu pulang juga nak"jawab bu seli saat mendapati anak semata wayangnya kembali kerumah
"papah...."teriak ardi yang tengah sinbuk dengan mainan nya berlari dan berhambur kedalam pelukan sang ayah yang telah lama tidak menemuinya
"anak papah,gimana kabar kamu sayang?apa masih suka sakit?"tanya reza pada aerdi yang kini telah berada dalam gendongan nya
"aldi udah cehat papah,aldi tangen tama papah"ucap sang anak sembari memeluk leher reza begitu erat
"papah juga kangen sama ardi,maafin papah ya,maaf karena papah baru bisa pulang"
"nda apa apa papah,yang penting papah tudah pulang"
reza kembali mendekap erat tubuh mungil sang anak,berat namun kenyataannya sebuah kebohongan tak bisa selamanya ditutupi
"ada apa nak?apa ada sesuatu yang terjadi?"tanya mamah seli pada reza yang melihat gelagat aneh darinya
__ADS_1
"apa erika ada dirumah mah?aku ingin bicara dengan nya dan mamah juga"
"sepertinya dia masih dikamar,ada apa memang nya?"tanya mamah seli semakin penasaran
"kita bicara dikamar mah,bi tolong temani ardi bermain ya"ucap reza pada ni imah asisten rumah tangga yang selama ini membantu merawat ardi
"baik den,sini den ardi kita main ketaman yuk"ajak bi imahb pada ardi yang masih anteng dalam gendongan sang ayah
ardi pun turun dari dari gendongan reza dan berlari menghampiri bi imah yang akan mengajaknya berjalan jalan ketaman,tempat favorit yang selama ini sangat senang ardi kunjungi karena terdapat banyak teman sebaya nya bermain disana
reza dan juga sang mamah berjalan memasuki kamar pribadi reza,saat memasuki kamar didalam sana sudah nampak erika yang tengah mempercantiik dirinya dengan makeup dan juga lengkap dengan pakaian rapih
"mas sudah pulang?hari ini aku ada acara arisan mas"jawab erika yang masih fokus dengan riasan diwajahnya
"bisa kita bicara sebentar,ada hal yang ingin aku sampaikan pada kamu dan juga mamah"
"ada apa mas?kok tiba tiba kamu serius begitu?"tanya erika heran dengan sikap reza yang kembali dingin padanya
"ayo kita duduk disofa agar lebih nyaman bicara nya"
__ADS_1
reza mamah seli dan erika berjalan beriringan menuju sofa kamar reza,reza duduk lebih dulu dan membuka map coklat yang dia bawa
reza menyerahkan kertas putih hasil tes DNA ulang yang dia lakukan namun berupa fotocopyan nya saja sedangkan yang asli reza amankan se aman aman nya
erika maupun mamah seli membulatkan matanya saat membaca isi dari ketas putih yang diberikan oleh reza pada mereka berdua
"apa maksudnya ini nak?tolong jelaskan sama mamah,apa yang terjadi kenapa ini berbeda dari hasil tes 3 tahun yang lalu"tanya mamah seli pada reza saat mengetahui isi dari secarik kertas putihb yang ada ditangan nya
"jawaban yang mamah ingin dengar sama dengan yang ingin aku dengar dari kamu erika?apa maksud semua ini?"tanya reza pada erika yang hanya diam seribu bahasa
lidah erika seakan kelu untuk menjawab pertanyaan dari sang suami,bahkan untuk sekdar meliahat wajah suaminya pun erika tak sanggup megangkat kepalanya.
"erka jawab nak,ada apa ini kenapa hasilnya berbeda nak?"tanya mamah seli dengan nada lembut agar erika mau membuka suaranya
"maafkan erika mah,maafkan erika mas"hanya kata m,aaf yang mamapu erika ucaqpkan disaat reza dan juga mertuanya menanyakan prihal yang selama ini dia sembunyi kan.
"kamu minta maaf untuk apa nak?"tanya mamah seli yang merasa aneh dengan penuturan sang menantu
"maafkan erika karena telah membohongi kalian semua"ucap erika sendu
__ADS_1