Ketulusan Sang Putri

Ketulusan Sang Putri
Gagal malam pertama


__ADS_3

Setelah menyelesaikan acara makan malam nya reza dan putri pun sepakat menghabiskan waktu sejenak dibalkon kamarnya sambil menunggu rasa kantuk datang.


putri dan juga reza pun menghabiskan waktu dengan memandangi indahnya pemandangan kota pada saat malam hari


berbagai macam cahaya lampu dari perumahan dan gedung gedung tinggi disaba bagaikan hamparan bintang saat dilihat dari ketinggian


"bagaimana perasaan kamu sayang?bahagiakah?atau malah sedih?"reza mengikis jarak antara dirinya dan juga putri


reza melingkarkan tangan nya dipinggang sang istri dan emmeluk erat tubuh mungil itu dengan sangat erat dari arah samping


reza menggunakan bahu putri sebagai tumpuan untuk dagunya


"sedih mas"jawab putri singkat


"sedih kenap,hhmm?bukan kah ini yang kita harapkan sedari dulu?"


"kamu benar mas,sebenarnya aku bahagia mas tapi aku juga merasa sedih karena kebahagiaan kita harus kita lewati tanpa bapak"jawab putri sendu,putri kembali merasa sedih dan sakit saat mengingat sang ayah yang pergi terlebih dahulu tanpa melihat putra dan putrinya menikah dengan pasangan nya masing masing

__ADS_1


"kamu yang ikhlas sayang,bapak pasti akan ikut sedih kalau kamu sedih kaya gini tapi kalau kamu bahagia bapak juga pasti akan ikut bahagia"reza semakin mengeratkan pelukan nya


"iya mas,maaf ya aku jadi merusak suasana"ucap putri sembari mengusap kedua matanya yang basah oleh air mata dan kembali tersenyum pada sang suami


reza mendekatkan wajahnya ke wajah putri dan dalam hitungan detik reza telah menyatukan bibirnya dengan bibir putri


ini bukan pertama kali buat mereka namun kali ini dengan situasi dan perasaan yang berbeda


kalau dulu mereka melakukan nya dengan perasaan sedih dan juga hancur karena harus mengakhiri hubungan kini mereka melakukan nya dengan perasaan yang bahagia tak terkira


karena kini mereka melakukan nya dengan status yang berbeda dan telah terikat ikatan suci pernikahan sehingga tidak perlu lagi merasa was was atau takut akan kebablasan karena kini tubuh mereka telah halal bagi masing masing.


reza menciumi seluruh tubuh putri,mulai dari pipi,mata,hidung,bibir,leher dan kini reza mambawa bibir basah nya menuju ke gundukan kembar milik putri


putri mengerang saat reza berhasil meraup pucuk dari gundukan kembar miliknya dan reflek putri pun menjambak rambut reza perlahan karena rasa asing pada tubuh putri yang membuat seluruh tubuhnya panas dan meremang dan menghasilkan sensasi yang teramat luar biasa membuatnya menggila


putri menahan tangan reza saat reza akan menarik tali bathrobe nya dan kepalanya menggeleng perlahan

__ADS_1


"kenapa?hhmm?"tanya reza saat putri menahan nya agar tidak melakukan terlalu jauh dan hanya bisa sebatas ciuman saja


"maaf mas tapi aku sedang masa priode"lirih putri yang sebenarnya tidak tega namun apa boleh buat kala tamu bulanan nya sedang betandang


reza menarik nafas dan memejamkan matanya agar reza bisa mengendalikan hasratnya yang kini sedikit menguasai dirinya


setelah merasa tenang reza kembali membuka mata dan menatap putri dengan mata yang sendu


"kenapa harus sekarang sih sayang?"tanya reza yang seakan memperlihatkan ketidak relaan nya menyudahi aksi panas nya malam ini


"maaf mas,mau gimana lagi ini memang sudah waktunya datang bulan,yang sabar ya sayang"putri mengusap lembut rambut reza yang kini menenggelamkan wajahnya di antara dada dan juga leher putri


"biasanya akan selesai berapa hari sayang?"tanya reza sembari mendongakan kepala agar bisa melihat wajah sang istri


"paling lama sih satu minggu mas dan ini sudah hari kedua jadi kalau tidak ada hal yang bikin aku cape sih 5 hari juga akan selesai mas tapi kalau semisal dalam waktu waktu ini aku mengalami stres atau kecapean yang berlebih ya bisa nambah sedikit agak lama"jelas putri.


.

__ADS_1


🌸🌸🌸🌸🌸


__ADS_2