
5 hari sudah reza absen dari kantor bahkan 5 hari jugalah ponselnya mati dan tidak bisa dihubungi ega begitu kelabakan kala pekerjaan nya bertambah karena absen nya sang sahabat
untung kini ada indra yang cukup piaway menghandle semua pekerjaan yang reza tinggalkan.
"put bisa bicara sebentar?"putri yang tengah fokus pada layar laptopnya pun mendongakan kepalanya melihat ke arah suara yang menyerukan namanya.
"ega?ada apa ya?eh maaf,pak ega ada yang bisa saya bantu?"tanya putri saat mendapati rega dihadapan nya
"bisa ikut keruangan saya?kita bicara disana?"
"baik pak"
rega dan putri pun beranjak dari ruangan reza menuji ruangan nya
"duduk put"ucap ega begitu masuk kedalam ruangan nya.
"iya terima kasih,tapi apa yang mau kamu bicarakan?"
"tentang reza"
"mas reza?kenapa dengan reza?"
"kamu tau sendirikan kalau sudah 5 hari dia absen,bahkan ponselnya mati?"
__ADS_1
"iya...lalu kenapa?"
"aku takut terjadi hal buruk padanya put"
"maksud kamu apa ga?terjadi hal buruk apa memang?"
"dia pernah melakukan aksi bunuh diri put,beruntung saat itu mamah nya datang ke apartemen nya jadi dia bisa diselamatkan"
putri membelalakan matanya saat mengetahui fakta tentang reza,putri tidak menyangka kalau reza pernah ingin mengakhiri hidupnya karena putri melihat reza kini terlihat baik baik saja.
"maksud kamu,mas reza pernah mencoba bunuh diri ga??"
"iya put..."
"setelah kalian mengakhiri hubungan kalian,aku dengar kamu ngdrop sampai tidak keluar kamar selama berhari hari,
san diwaktu yang sama reza juga masuk rumah sakit karena dia mencoba mengakhiri hidupnya,saat itu aku ingin sekali melihat kondisimu put
namun sayang,kondisi reza jauh lebih memprihatinkan aku bahkan tidak tega meninggalkan nya walau barang sehari
maaf ya aku sempai mengabaikan mu,padahal kalian sama sama sahabat baikku"sesal ega saat mendapat kabar kalau kondisi putri buruk pasca perpisahan nya dengan reza
namun apalah daya saat yang sama sahabat baiknya juga terkapar tak berdaya diruang ICU rumah sakit.
__ADS_1
"sudahlah ga,lagi pula itu sudah lewat tapi kenapa kami tidak coba datangi apartemen nya?siapa tau dia ada disana"
"itu dia masalahnya,reza tidak pernah mau memberi tahukan pada siapa pun dimana dia tinggal selain dirumah kedua orang tua nya.
reza benar benar menurup akses dari segala arah agar tempatnya berbunyi,tidak ada yang tahu dimana dia tinggal disaat tidak ada dirumah orang tuanya"
"baiklah,sepulang kerja aku akan mencoba menemuinya semoga dia ada disana"
"baiklah,maaf merepotkan mu,aku hanya tidak ingin terjadi sesuatu yang buruk padanya"
"tidak masalah,mas reza juga kan teman ku ga"
"kalau cuma teman kenapa hanya dia yang kamu panggil mas,ingat aku juga temanmu dan aku juga lebih tua dari pada kamu"goda ega yang sukses bikin putri salah tingkah
"i_itu...."putri gelagapan,entah harus menjawab apa pada ega
"sudah tidak usah dijawab,aku ngerti kok sekali lagi maaf ya kali ini melibatkan kamu"
"tidak masalah,semoga aku bisa membujuknya untuk kembali bekerja ya"
"iya semoga ya,sekarang kembali lanjutkan tugas mu setelah berkas nya selesai tolong antar kesini ya put"
"iya baik pak,eh baik mas ega"goda putri balik pada ega,putri dan juga ega terkekeh bersama,putri pun pamit dan kembali keruang kerja nya.
__ADS_1