Ketulusan Sang Putri

Ketulusan Sang Putri
Khawatirmu,Lukaku


__ADS_3

Putri setengah berlari begitu sampai rumah sakit tempat ardi dirawat,setelah mendapat kabar dari reza bahwa ardi kembali dirawat putri bergegas pulang dari surabaya dan meninggalkan tempat acara padahal acara pernikahan saudara dari adnan belum selesai


dengan berat hati adnan pun mengijinkan putri untuk pulang terlebih dahulu dan meninggalkan adnan yang masih harus disurabaya karena acara akan selesai esok harinya


flash back...


"mas bisa keluar sebentar,ada yang ingin aku bicarakan?"tanya putri setengah berbisik pada adnan yang tengah fokus menyaksikan sang adik sepupu melakukan ijab kabul


adnan menoleh ke arah putri yang tengah memegang tangan nya dan mengajaknya keluar ruangan untuk bicara sesuatu


"ada apa?"jawab adnan mengikuti putri berbisik


"ayo kita bicara diluar"putri menarik tangan adnan agar mengikuti langkah kakinya keluar dari ballroom tempat saudara adnan ijab kabul


"ada apa?kenapa kamu terlihat cemas?"tanya adnan saat mereka telah berada diluar ruangan


"mas aku mau ijin untuk pulang terlebih dahulu ya?"


"loh ada apa?kok mendadak minta pulang?acaranya belum selsesai loh sayang,resepsinya malah masih akan berlangsung besok"

__ADS_1


"maaf mas tapi kondisinya sangat mendesak"


"iya tapi ada apa?ibu atau indra sakit atau ada masalah yang lain nya?jangan buat mas khawatir put,ada apa sebenarnya?"


"mmm...begini,anaknya mas reza sakit mas dan harus dibawa kerumah sakit,dari kemarin panas nya tidak turun turun dan dia terus menangis ingin bertemu denganku"


Deg...


seketika jantung adnan terasa berhenti berdetak kala mendengar penjelasan dari putri prihal alsan atas ijin nya meminta pulang lebih awal.


"apa tidak bisa besok saja,setelah acara selesai mas janji mas akan langsung antar kamu pulang"jawab adnan mencoba tenang pdahal dalam hati begitu bergemuruh dan sesak menahan emosi nya saat ini.


adnan menghela nafas berat dan mengeluarkan dengan kasar


"baiklah,tapi maaf aku tidak bisa mengantar kamub pulang,pulanglah dengan pak rudi'beliau akan mengantarkan kamu sampai dengan selamat"ujar adnan pasrah dengan apa yang terjadi kini


jujur adnan sangat menyadari kalau hal ini akan terjadi namun dia tak pernah berhenti dan menyerah untuk tetap berada disamping putri walaupun berada disamping wanita ayu itu hanya sakit yang adnan dapat namun tak mengurangi rasa cinta nya pada putri.


adnan memandangi punggung putri yang kini mulai menjauh dari nya dan menghilang dibalik pintu mobil yang akan membawanya pulng kembali ke jakarta.

__ADS_1


"bahkan untuk menoleh saja kamu enggan put,semoga kamu benar benar bahagia dengan nya"lirih adnan saat mobil putri telah menghilang berbaur dengan ramainya kendaraan dijalanan.


adnan pun kembali kedalam ballroom tempat sang saudara melangsungkan pernikahan nya.adnan berjalan gontai memasuki ruang acara dan duduk tepat disamping sang mamah


"loh putri kemana nak?kok kamu masuk sendiri?"tanya mamah maya pada anak bungsu nya itu


"putri ijin pulang duluan mah,ibunya putri mendadak sakit jadi putri ijin pulang duluan,maaf tidak sempat pamit sama mamah dia begitu khawatir dengan kondisi ibunya mah"jawab adnan berbohong dengan sang mamah


"oh gitu,ya sudah kalau gitu tapi putri pulang sama siapa?kok kamu tidak mengantarnya pulang?"


"sama pak rudi mah,nggak enak dong mah sama bu'de kalau aku pulang duluan aku sudah janji bakal hadir sampai acaranya selesai"


"baiklah,terserah kamu deh kalau begitu,yang penting putri puloang dengan selamat"


"nanti adnan akan menguhungi nya mah,mamah tenang saja putri pasti aman dan sampai dengan selamat sama pak rudi"ucap adnan mencoba menenangkan sang mamah walaupun hatinya sendiri kini tengah gusar dan resah tak terhingga.


Ke esokan hari nya,adnan masih tak bisa menguhungi putri,ditengah meriah nya acara resepsi pernikahan itu namun tak bisa membuat hati adnan merasa tenang


adnan melangkahkan kaki nya menuju halaman belakang ballroom,rasa penah terus menghampiri saat bersapa dengan banyaknya orang dan saudara yang terus menanyakan kapan dia akan menyusul sang saudara naik kepelaminan.

__ADS_1


__ADS_2