
ye"selamat ya sayang,akhirnya kalian bisa bersama kembali,maafkan atas semua yang telah reza lakukan dimasa lalu ya put dan terima kasih karena mau menerima nya kembali"ujar bu seli sembari memeluk putri
"iya sama sama tante,putri juga mau bilanmg tyerima kasih karena tante mau menerima putri sebagai menantu dikeluarga besar tante"
"iya sayang sama sama,manggilnya jangan tante dong put kan sebentar lagi mau nikah jadi sebaiknya dibiasakan dari sekarang buat manggil mamah ya nak"
"iya tan,eh mah akan putri usahakan"
"ya sudah sebaiknya kita kembali kedepan masih banyak bingkisan yang harus kita bagikan buat anak anak panti"ucap bu seli menyudahi obrolan mereka
putrri dan juga reza pun larut dalam kebahagiaan yang mereka impikan selama ini namun takdir seorang tak merestui hubungan yang tanpa ujian didalam nya
ya,hubungan putri dan juga reza terbilang dalam kondisi baik baik saja dan selalu baik baik saja,nyaris tak pernah ada pertengkaran diantara mereka
sama sama memiliki sikap dewasa dan juga mandiri membuat mereka bisa mencegah permasalahan yang akan mereka hadapi dan disaat masalah itu datang pun putri ataupun reza bisa menyelesaikan tanpa ada nya pertikaian atau percekcokan di antara mereka
dan mungkin itulah yang membuat takdir mengirimkan seoarang erika untuk menguji kekuatan cinta mereka dan juga kesetiaan diantara mereka hingga akhirnya cinta itu dioersatukan kembali dengan cara yang unik.
__ADS_1
.
Sementara ditempat lain...
Plaakkk...
sebuah tamparan keras kembali mendarat dipipi mulus almira,siapa lagi pelakunya kalau bukan rendra yang merupakan calon mantan suami dari almira
rendra datang kejakarata setelah mendapat kabar dari orang suruhan nya tentang keberadaan almira saat ini
begitu sampai dijakarata rendra langsung menuju kekantor tempat almira bekerja yang merupakan perusahaan milik keluarga dari adnan wijaya
dengan emosi yang tak terkendali rendra menarik paksa almira dari kursinya untuk mengikuti langakah nya menuju keluar ruangan
sesampai nya diluar almira mengumpulkan seluruh tenaganya untuk melepaskan diri dari genggaman tangan rendra
namun percuma saja tenaga rendra masih jauh kalah kuat dari tenaga yang dia miliki,merasa mendapatkan penolakan dari almira membuat rendra naik darah dan kembali melayangkan sebuah tamparan dipipi almira
__ADS_1
almira meringis merasakan pipinya yang kebas akibat tamparan dari rendra dan tak lama kemudian terasa ada cairan hangat yang mengalir dari sudut bibirnya
"dasar wanita tidak tahu diri,sudah bagus aku mau menikahi kamu sekarang tanpa seijinku kamu melayangkan gugatan cerai padaku dasar manusia tidak tahu diri"umpat rendra pada almira yang kini sedang menatap tajam padanya
tak ada lagi air mata kesedihan dan juga penyesalan,kini mata almira hanya diisi oleh sorot mata sarat akan rasa benci dan juga kecewa yang teramat dalam untuk calon mantan suaminya itu.
"aku hanya melakukan apa yang kamu inginkan,inikan yang kamu mau mas dan aku mohon tolong berhenti menyakitiku seperti ini,kamu pikir pernikahan ini mauku?tidak mas kalau saja orang tua mu tidak datang jauh jauh untuk menjemputku aku tidak akan pernah mau menikah dengan laki laki seperti dirimu"pekir almira tak kalah sengit dengan rendra
"kamu berani melawanku,hhmm??dasar wanita rendah"rendra kembali ingin melyangkan tamparan diwajah almira namun sekali lagi tangan kekar adnan menahan nya
untuk kedua kalinya pula adnan menyaksikan pertengkaran antara almira dan juga suami yang berujung dengan sebuah kekerasan.
"jangan sentuh dia,ingat kamu sudah tidak berhak untuk menyentuhnya"ujar adnan penuh penekanan
dihempaskan nya tangan rendra sampai badan rendra pun ikut berbalik bersamaan dengan tangan nya yang terhempas kesamping badan nya.
"oh jadi kamu lelaki yang membawa kabur istri orang dan membuat dia mengajukan gugatan cerai"pekik rendra dengan menaikan nada suaranya yang membuat mereka jadi pusat perhatian orang orang yang tadi nya hanya lewat kini terfokus memperhatikan perdebatan bos besar mereka dengan seorang pria asing.
__ADS_1
"kenapa?marah?merasa terhina karena wanita yang kerap kamu sakiti berhasil aku bawa pergi?"ucap adnan yang membuat semua yang menyaksikan perdebatan itu tercengang.