Ketulusan Sang Putri

Ketulusan Sang Putri
Penjelasan


__ADS_3

"baik sekarang jelas kan sama mamah siapa dia dan kenapa bisa ada disini??"tanya bu maya pada anaknya


kini mereka bertiga tengah duduk tenang setelah almira berhasil membuka suara nya menghentikan aksi bu maya mengamuk sang anak


"hhhuuuffff....begini pertama tama,kenalkan dia almira mah adnan kenal waktu diacara nikahan nya anak bu'de disurabaya kemarin,adnan nggak bawa anak orang kabur mamah tapi adnan bawa dia karena dia yang minta ikut karena tidak tahan dengan sikap calon mantan suaminya yang kerap melakukan KDRT"jelas adnan pada mamahnya


"maksud kamu,dia korban kekerasan rumah tangga?"


"iya mah"


"kamu yakin??"


"yakinlah mah,orang dia nampar sama maki maki dia dihadapan aku langsung"


kini bu maya mangalihkan pandangan nya pada almira yang tengah tertunduk dan sepertinya tengah menangis karena tak henti henti nya mengusap kedua matanya dengan ujung mukena yang masih dia kenakan.

__ADS_1


"kenapa tidak mengembalikan nya pada kedua orang tua nya dan malah kamu biarkan tinggal disini?"tanya bu maya kembali


"aku juga mau mah tapi kerjaan aku masih banyak,mungkin minggu depan aku akan mabil cuti dan mengantarkan nya pulang kepada orang tua nya"


"kenapa meski cuti segala,kenap tidak di antar sekarang aja?mamah bukan tidak suka tapi apa kata orang seandainya mereka tahu kalian serumah tapi belum menikah?"


"adnan tahu mah,karena itu adnan sekarang selalu pulang kerumah mamah dari pada kesini dan lagi orang tuanya di KL mah nggak mungkin dong asal pergi aja apalagi kerjaan aku masih banyak banget"


"sekarang boleh ibu tanya padamu nak?"tanya bu maya pada almira yang masih setia menundukan kepalanya


"ra,kamu ditanya sama mamah"ucap adnan saat tak ada respon dari almira


"siapa namamu nak?"tanya bu maya saat bertatapan dengan wajah sendu almira


"al_almira tante,maaf kalau almira sudah membuat tante dan mas adnan repot dan malu"ucap almira dan kembali menundukan kepalanya

__ADS_1


"jujur tante kaget pasalnya adnan tidak pernah membawa siapapun kesini apalagi itu lawan jenis,tapi apa boleh tante tahu dan boleh tante tanya apa yang sebenarnya terjadi pada kamu nak?"tanya bu maya kembali pada almira


"sebenarnya saya tidak mau membuka aib keluarga saya tante bagaimana pun dia adalah suami saya,tapi saya harap allah mengampuni dosa saya ini agar semua tidak slah paham terhadap saya dan juga mas adnan yang sudah berbaik hati embantu saya keluar dari neraka yang bertopengkan pernikahan"


"saya dan mas andra adalah pasanagn hasil perjodohan tante,saya menikah dengan nya setelah satu minggu kami dipertemukan jadi saya benar benar tidak mengetahui apapun tentang nya termasuk dia yang mempunyai kekasih dan gagal menikah karena kehadiran saya,


dan bodohnya lagi semua terbuka satu bulan setelah saya dan mas andra menikah,awalnya saya merasa heran dan kebingungan mana kala mas andra yang tak pernah mau enyentuh saya bahkan dirumah kami,kami memiliki kamar yang berbeda


semua terbuka saat ada seorang wanita mendatangi rumah kami dan mengaku kalau dia adalah tunangan suami saya disitu saya baru tahu kalau dia memiliki kekasih


seandainya saya tahu sejak awal saya pasti akan menolak keras pernikahan ini tapi apa boleh buat semua terbuka setelah kami menikah dan dari situ mas andra kerap memperlakukan saya dengan kasar


bahkan tak segan melayangkan tangan nya pada tubuh saya jika saya membuat kekasihnya merajuk,saya sudah lelah tante saya sudah tidak sanggup menahan setiap pukulan dan tamparan yang dia layangkan pada tubuh dan wajah saya tante"jelas almira ditengah isak tangis nya namun masih dapat dimengerti oleh bu maya dan juga adnan


bu maya pun bangkit dari duduknya dan berpindah kesamping almira,bu maya menarik tubuh almira membawa nya kedalam dekapan nya

__ADS_1


usapan lembut dari tangan bu maya dipunggung almira membuat tangisnya sedikit mereda dan almira pun perlahan bisa mengontrol kembali emosinya dan mencoba tenang


"maafkan tante sudah membuka kembali luka yang sedang kamu ccoba sembuhkan nak"ucap bu maya sembari terus mengusap punggung almira mencoba memberi ketenangan pada wanita muda yang masik terisak dipelukan nya itu.


__ADS_2