
akhirnya setelah apa yang dibahas ibu dengan putri kemarin sampai ditelinga reza,reza pun bergegas datang menyambangi kediaman orang tua putri
dengan mantap reza akan meminta putri pada sang ibu dan juga adik laki laki putri satu satunya untuk menjadikan putri sebagai pendamping hidupnya dan menjadi ibu dari anak yang kini ikut bersamanya.
ya walaupun ardi bukan anak biologisnya namun reza terlanjur menyayangi anak itu bahkan erika sang ibu kandung pun tak mempermasalahkan dan memberi kebebasan untuk ardi ingin tinggal dengan siapa.
dengan penampilan yang rapih dan nyaris sempurna reza berjalan menuju kepintu masuk setelah memarkirkan mobil yang dia pakai dihalaman rumah putri
tok tok tok...
reza pun mengtuk pintu itu dengan perasaan yang was was dan juga rasa gugup yang teramat sangat besar
walaupun pernah menikah namun ini pertama kali nya reza akan meminta ijin kepada calon mertuanya untuk meminta ijin agar anaknya boleh dipersunting oleh dirinya
dulu saat menikah dengan erika jangankan meminta ijin,untuk mengadakan lamaran terlebih dahulu pun reza menolak keras bahkan acara pernikahan nya pun dilaksanakan dengan extra cepat dan tidak banyak yang tahu karena acara nya dilaksanakan secara tertutup.
namun dibalik sikap kerasnya reza tersimpan rasa tanggung jawab yang besar,nyatanya reza benar benar menjalankan peran nya sebagai seorang suami dan juga seorang ayah,reza bahkan tak pernah sakali pun menghianati pernikahan nya dengan erika kalau saja erika tidak berselingkuh duluan mungkin perceraian diantara mereka pun tidak akan pernah terjadi.
__ADS_1
"assalamualaikum...calon bidadari nya aku"ucap reza memberi salam saat pintu terbuka dan menampilkan putri dibalik pintu
"wa'alaikumsalam mas,ih datang datang sudah ngegombal aja ayo masuk sudah ditunggu sama ibu dan juga indra didalam"putri pun menuntun reza untuk masuk kedalam rumah dan langsung menuju kearah ruang keluarga
"assalamualaikum ibu,indra apa kabar?"sapa reza tak lupa menyalami tangan bu rani dengan takzim
"wa'alaikumsalam,alhamdulillah baik nak reza ayo silahkan duduk,put ambilkan minum sama cemilan nya sekalian buat nak reza"ucap ibu memberi intrupsi pada putri nya itu
putri pun beranjak menuju dapur untuk mengambilkan minuman dan juga cemilan yang sebelumnya telah mereka siapkan untuk menyambut reza.
"kalau aku tidak usah ditanya ya,kita kan hampir tiap hari ketemu tapi jujur aku kaget begitu tahu mas reza sedang dalam proses perceraian dan hampir selesai malah"uca indra sedikit terkekeh begitu reza duduk disofa tepatnya dihadapan nya dan hanya terhalang meja
walaupun reza tidak pernah mencintai erika tapi tidak pernah terpikirkan sedikit pun kalau reza akan mngakhiri pernikahan nya walaupun dia sangat mencintai putri tapi disaat takdir telah berkata lain dia akan berusaha menerima takdir tersebut walaupun tak sejalan dengan apa yang dia inginkan
"ini mas diminum minuman nya,maaf cuma ini yang bisa kami siapkan"ucap utri pada reza sembari menyodorkan secangkir kopi yang selalu diminum reza ditambah makanan ringan khas buatan bu rani dan juga putri sendiri
"tidak masalah put,aku suka kok apapun yang kamu buat aku selalu menyukainya"ucap reza sembari memberikan senyuman termanis yang selama ini jarang diperlihatkan oleh reza
__ADS_1
"oh iya bu kedatangan saya kemari saya ingin meminta ijin dan juga restu ibu untuk mempersunting putri,bagaimana pendapat ibu dan juga indra?"tanya reza to the point
indra dan juga bu rani saling pandang dan kemudian beralih menatap reza yang duduk dihadapan mereka
"kalau ibu sih terserah putri saja nak,karena putri yang akan menjalani nya tentu semua ini tergantung pada keputusan putri"jawab bu rani sembari menatap sang anak yang tertunduk malu
"aku juga sama kaya ibu mas,kalau kak putri bersedia makan kami akan mendukung nya tapi saya mohon untuk kali ini tolong jaga dan lindungi dia jangan pernah sakiti kak putri lagi"
"iya ndra,ibu terimakasih atas kepercayaan nya kembali kepada saya,saya akan berusaha sekuat tenaga agar putri selalu bahagia bersama saya dan juga anak saya"
"lalu bagaimana dengan mu put,apa jawaban atas lamaran ku kemarin?"tanya reza pada putri yang sedari tadi hanya menjadi pendengar yang baik tanpa bersuara sedikit pun.
"jawaban nya nanti ya pas ulang tahun ardi,bukan nya mas memberi waktu sampai ulang tahun ardi?"
"baiklah,aku akan menunggu mu semoga kamu datang dengan jawaban yang aku harapakan ya put"
.
__ADS_1
🌸🌸🌸🌸🌸