KNIGHT'S OF MAGIC

KNIGHT'S OF MAGIC
BOOK 2 - CHAPTER 6


__ADS_3

Book 2 – Chapter 6


Club Duel Mountain Goat


Kelas duel tingkat dua dibubarkan, Lexi keluar kelas paling akhir, menunggu anak-anak kelas empat untuk keluar terlebih dahulu. Didepan kelas Genta dan Jojo sudah menunggu, tetapi mereka berdua diam mematung.


“Kau sekelas dengan Aubrey?” bisik Jojo dengan senyum kecil diwajahnya, Genta juga melakukan hal yang sama.


“Jangan mulai” jawab Lexi sembari menarik kedua temannya itu untuk berjalan menuruni tangga koridor.


***


Kelas duel tingkat dua dalam sekejap menjadi kelas kesukaan Lexi, kita semua tahu alasannya. Setiap hari yang ditunggu-tunggu Lexi hanyalah kelas duelnya, ia menjadi tidak fokus di kelas-kelas lainnya.


“Baiklah, hari ini kita akan berduel kembali, cari pasangan kalian” Leo memberikan instruksi.


Dalam sekejap semua murid sudah mendapatkan pasangan, terkecuali Lexi, ia tidak kenal siapa-siapa di kelas itu.


“Baiklah Lexi, sepertinya kau akan kembali berpasangan dengan saya” Leo tersenyum dan mengeluarkan tongkat sihirnya.


Sihir demi sihir mulai melintasi seisi kelas, bahkan bukan sekali-dua kali jika ada sihir yang salah sasaran dan mengenai murid lain.


Lexi sendiri sedang serius berduel dengan Leo, Lexi tidak henti-hentinya mengeluarkan sihir apinya, Leo dengan mudah menangkis semua serangan Lexi.


“Sepertinya cukup Lexi” Leo menurunkan tongkat sihirnya dan kembali minum dari botol besinya “saya akan berkeliling, eh.. Aubrey, bisa tolong berpasangan dengan Lexi sebentar?”.


Lexi terkejut mendengar itu, wajahnya sedikit memerah, Aubrey hanya mengangguk kecil dan menghampiri Lexi. Aubrey mengacungkan tongkat sihirnya, Lexi masih tidak tahu harus bereaksi apa dan seketika bola air sudah menghantamnya hingga terpental keujung kelas, sontak seisi kelas pun melihat kearah Aubrey, ini pertama kalinya Lexi terpental dalam duel di kelas itu.


***

__ADS_1


Dihajar dengan sihir bola air bukan berarti kesempatan untuk berbincang, Lexi hanya sesekali memperhatikan Aubrey yang lewat bersama teman-temannya di halaman belakang saat sedang duduk di pohon dekat pondok asramanya. Hari itu Aubrey kembali lewat, tetapi kali ini ia bersama seorang laki-laki bertubuh tinggi dengan rambut pirang ikal.


“Dia Fabian, anak kelas lima Gold Dragon, kalau engga salah dia juga kapten club duel” celetuk Jojo.


“Apa?” tanya Lexi yang baru saja melamun.


“Kau ngeliatin Aubrey kan?”


“Tidak” jawab Lexi dengan wajah yang memerah.


“Jadi mereka pacaran?” tanya Genta.


“Sepertinya si begitu ya” jawab Jojo.


“Wah kalau begitu kau si tidak ada kesempatan melewan murid popular seperti.. siapa tadi namanya.. Fabian, coba kalau kau ambil tawaran untuk masuk asrama Gold Dragon, setidaknya itu mengangkat derajatmu” timpal Genta.


“Wah! Lexi sedang jatuh cinta ya!” Bill dan Will baru saja menghampiri mereka.


“Ku kira kau sudah ngobrol dengannya, kalian kan sekelas” celetuk Genta.


“Tidak ada yang mau ngobrol denganku di kelas itu!” gerutu Lexi lagi.


“Eh.. apa dari kalian bertiga ada yang akan ikut club duel?” tanya Bill.


Club duel? Selama ini itu terlupakan dari benak Lexi.


“Memang sudah ada pendaftarannya?” tanya Jojo.


“Si Xander baru menempelnya di papan pengumuman, sepertinya dia kapten yang baru” jawab Will.

__ADS_1


Lexi tersenyum “yah.. siapa tadi namanya? Tidak penting kan, aku akan bertemu di club duel dengannya”.


Genta menggeleng “mulai lagi..”.


***


Saat makan malam semua murid berbondong-bondong untuk menuliskan nama mereka di papan pengumuman, Lexi sendiri belum menuliskannya, terlalu ramai, ia berpikir nanti maleman saja setelah makan.


“Lexi!” panggil seorang laki-laki sawo matang dengan rambut hitam panjang sebahu belah tengah, ia adalah Xander, murid tahun keempat.


“Ya?” Lexi belum pernah berbicara dengan Xander sebelumnya.


“Aku ingin mengajakmu ikut club duel” kata Xander langsung pada intinya.


Lexi terdiam sesaat “oh ya.. nanti akan kutulis namaku”.


Xander tertawa kecil “apa kau bercanda? Orang yang mengalahkan kapten sebelumnya dalam duel tentu tidak perlu mendaftar, kita bertemu saat latihan oke!” Xander menepuk bahu Lexi dan berjalan pergi.


Lexi memandang bingung kearah empat teman sekamarnya, tetapi wajah mereka berempat tersenyum lebar.


***


Empat orang laki-laki berkumpul di ruang bawah tanah asrama. Lexi, Master Lokar, Xander, dan seorang laki-laki bertubuh kurus dan berambut coklat, ia bernama Jason, murid tahun keempat sekaligus anggota terakhir club duel Mountain Goat.


“Baiklah semua, yang pertama-tama kalian harus mencocokan terlebih dahulu sihir kalian, tunjukan padaku” perintah Lokar.


Xander mengangguk dan mengubah wujudnya menjadi serigala coklat.


Jason menggerakan tangannya dan bebatuan mulai bergerak melapisi tubuhnya menjadi keras.

__ADS_1


Lexi mengayunkan tongkat sihirnya mengeluarkan ular api yang meliuk ke sekeliling ruang bawah tanah.


Lokar mengangguk “baiklah.. serigala, tanah, dan api, waktunya kita latihan”.


__ADS_2