Kukira Kau Cinta

Kukira Kau Cinta
Rencana Jeff dan Keenan


__ADS_3

"Om Reka," teriak Kyra.


Reka terkekeh dan meletakan ponselnya di meja, ternyata hanya berpura-pura menghubungi Elang. "Sudahlah Kyra, kalian putuskan yang terbaik lalu hubungi Papamu. Semua orangtua ingin yang terbaik untuk anaknya. Ingat,  jangan hanya berpikir tapi gunakan hati dalam memutuskan." 


Kyra hanya diam mendengarkan petuah Reka. Pernah muda dan pernah nakal, Reka menghadapi Kyra dan Jeff berbeda dengan Elang dan Kayla. 


"Kamu sudah dewasa Jeff, temui Papa Kyra dan pertanggungjawabkan perbuatanmu. Kyra aman disini, sudah aku bilang perempuan ya begitu. Yang penting sentuh hatinya," tutur Reka. 


 "Om Reka sok tahu." 


“Pengalaman membuktikan,” ujar Reka.


"Oke, hari ini juga saya ke Jakarta, untuk menemui Pak Elang. Saya akan melamar Kyra.”


“Nah gitu dong, pria sejati harus begitu. Jangan mau enaknya aja,” ujar Reka, lirih.


“Melamar aku? Maksudnya mau menikahiku?”


Jeff menganggukkan kepalanya.


“Iya kali mau nikahin Kiran, ngaco kamu,” seru Reka.


“Tapi ….”


“Sudah, nggak akan ada ujungnya begini terus, berangkat sekarang Jeff,” usir Reka,


“Kyra, tunggu aku, aku pasti kembali." 

__ADS_1


...***...


"Saskia, cek jadwalku minggu depan," titah Keenan. 


Saskia membuka ipad dan menyebutkan jadwal Keenan. "Hm, tidak terlalu urgent. Kosongkan jadwal seminggu ke depan, beberapa agenda tadi bisa kamu geser tanggal saja. Saya akan mengajak Janela berlibur, sekalian kamu atur tiket pesawat dan hotel untuk kami.”


“Baik Pak, boleh saya tahu tujuannya?”


“Hm, besok deh. Saya tanya Janela dulu, dia ingin berlibur kemana.”


Saskia meninggalkan ruangan Keenan dan menghentikan Hana yang akan masuk.


“Apaan sih, aku harus ke dalam.”


“Pak Keenan minta aku kosongkan jadwalnya seminggu ke depan, dia mau liburan dengan istrinya.”


“Hahh, enak bener. Padahal jadi CEO juga belum lama, masa udah mau enak-enak.”


Hana berdecak kesal. “Aku masih pegawai baru tapi tugas udah berat banget, ditambah dia mau liburan  yang ada kerjaan aku makin numpuk.”


Saskia terkekeh, “Itu sih derita lo,” ejeknya.


Hana pun melanjutkan niatnya menemui Keenan. Setelah berdiskusi urusan pekerjaan, Hana pun membahas niat Keenan berlibur.


“Maaf Pak Keenan,” ujar Hana sambil membuka jadwal kerja Keenan. Hana dan Saskia memang bisa mengatur jadwal Keenan sesuai arahan, karena tugas mereka sebagai sekretaris dan asisten Keenan.


“Hm.” Keenan sedang menandatangani beberapa dokumen yang Saskia serahkan.

__ADS_1


“Saya dengar dari Saskia, Bapak mau liburan?”


“Iya.”


“Tapi ini ada pertemuan dengan klien di Two Season Bali, dijadwalkan dua hari disana,” seru Hana. “Apa perlu kita undur saja?”


“Saskia tidak menyampaikan jadwal ini.”


“Kebetulan saya baru update karena surat dari cabang Bali baru masuk. Jadi, bagaimana Pak?”


“Jangan di cancel, liburan ke Bali pun tak masalah. Janela pasti paham,” sahut Keenan.


Hana menganggukkan kepalanya, merasa menang karena tidak akan dipersulit dengan tugas menggantikan Keenan. Sebagai asisten Keenan dia juga akan dilibatkan di acara tersebut, tentu saja kesempatan itu tidak akan dilewatkan oleh Hana.


Hana menemui Saskia setelah urusan dengan Keenan sudah selesai. “Hei, cek jadwal Pak Keenan yang update. Dia minta liburannya di Bali aja, sekalian pertemuan dengan Klien di cabang Bali.”


“Hah, serius?”


“Iya. Atur akomodasinya ya, termasuk untuk aku.”


“Memang yakin diajak?”


“Pasti dong, aku asisten Pak Keenan sudah pasti akan menemani semua kegiatan beliau,” sahut Hana dengan bangga.


“Kalau aku stay di kantor terus, nggak ada tuh dinas luar.”


“Nikmati aja ya say,” ejek Hana sambil berlalu.

__ADS_1


\=\=\=\=\=


Mudah2an bisa update lagi agak malam,,, 😘😘


__ADS_2