Legenda 7 Bintang

Legenda 7 Bintang
Ch18. Melatih Li Bai III


__ADS_3

"Ya itu darah murni, setiap kau terluka dan keluar darah, Luka tersebut akan cepat sembuh dari biasanya. Dan semakin murni kualitas darah pendekar, tingkat penyembuhannya juga semakin meningkat. Kau tau 8 pendekar maut yang ada di Kekaisaran Weng selain aku?"


Li Bai menangguk tahu, karena sebelumnya sudah di ceritakan sama kakeknya kalau di Kekaisaran Weng terdapat 8 pendekar maut, salah satunya kakeknya sendiri.


"Tingkat kemurnian darah mereka sangat tinggi dan salah satu mereka ada yang sudah di inti darah. Kau tahu Inti darah apa?"


"Tahu kek, tingkatkan paling tertinggi dari kemurnian darah." Li Bai pernah membaca buku tentang kualitas darah para pendekar di perpustakaan Lin Yuan. 


"Benar, inti darah adalah tingkatkan tertinggi dari kualitas darah dan Tao Mi si Iblis Racun sudah berada di tingkatkan segitu."


"Iblis Racun..." Li Bai membelalakan matanya, ini benar-benar hal yang sangat mustahil. Inti darah bukanlah suatu tingkatkan yang mudah di dapat, di buku di terangkan para pendekar harus meminum darah dari Siluman Naga untuk mencapai tingkatkan Inti darah. 


"Ya benar Iblis Racun, Kakek pernah sekali melawan dia, tingkat ke regenarasian Iblis Racun benar-benar sangat mengerikan. Setiap dia terluka oleh jurusku, dalam hitungan tarikan nafas 3 kali luka tersebut kembali pulih."


Li Bai sampai tersedak nafas sendiri, tidak di sangka Iblis Racun benar-benar hebat, "Apa kakek menang melawan dia?"


Lin Yuan tersenyum pahit setelah itu dia menggelengkan kepala, "Tidak, aku yang kalah dan waktu aku mau sekarat, aku di tolong sama si Biksu Sakti."


Li Bai sejenak memandang ke depan dengan pandangan yang kosong kemudian dia bersujud, "Kakek, jadikan aku pendekar yang sangat hebat seperti kakek sendiri."


"Tentu, tentu cucuku, aku akan menjadikanmu pendekar yang hebat, mangkanya kau jangan sering-sering mengeluh."


"Baik kek, aku tidak akan mengeluh lagi dan aku akan menjadi pendekar yang hebat serta akan selalu melindungi kakek." Li Bai mengempalkan tangan kanannya, sesaat itu semangatnya berkobar layaknya kobaran api.

__ADS_1


"Hahaha.. Aku suka cucuku yang seperti ini." Lin Yuan mengelus kepala Li Bai kemudian tersenyum senang, "Sekarang kita akan melatih gerakan beladiri sambil memperkuat kualitas ototmu sampai ke tingkat besi."


"Sekarang lihat gerakanku, ini namanya gerakan dasar dalam hal beladiri." Lin Yuan mulai memperagakan kuda-kuda kemudian memukul, menendang, menghindar sampai gerakan serangan kombinasi yang sulit di tebak oleh lawan sekalipun.


Li Bai menatap takjub kemudian mengangguk, "Baik kek, akan aku coba." Sesaat itu dia mulai menirukan gerakan tersebut dengan gerakan yang lambat. 


"Kuda-kudamu salah bukan begitu." Lin Yuan membenarkan kuda-kuda nya.


"Ais... bukan begitu kalau mau memukul, lihat... seperti ini..." Lalu lin Yuan memberikan contoh gerakan pukulan yang benar kepada Li Bai.


"Sebelum menendang tarik nafas... jangan menendang baru tarik nafas..."


Sudah tak terhitung berapa kali Li Bai di marahin oleh Lin Yuan akan kesalahan dalam hal ilmu beladiri. Tapi di sisi lain Li Bai semakin senang kemajuan beladiri nya semakin meningkat, yang awalnya hanya paham akan gerakan dasar kini sekarang mulai memahami gerakan kombinasi.


* * * *


"Akhirnya kini ototmu sudah di tingkat terakhir." Lin Yuan tersenyum dengan senang, "Dan kau juga kini sudah menguasai semua gerakan beladiri. Kini kau bisa mengalahkan pendekar Awal tahap 4 hanya dengan kekuatan fisikmu saja."


Li Bai membuka mata kemudian bersujud, "Terimakasih kasih kek.. sudah membimbingku sampai ke tingkat ini."


"Simpan terimakasih untuk ku, jika kau sudah menjadi pendekar yang hebat, baru aku akan senang... Sekarang kita akan melatih tenaga dalam sambil meningkatkan kualitas tulangmu. Sekarang duduklah di depanku dengan badan yang tegak."


Li Bai mengangguk kemudian duduk di depannya. 

__ADS_1


"Cara untuk membuka titik aliran tenaga dalam ada dua yang pertama oleh dirinya sendiri dan kedua bantuan orang lain, dan kini aku akan membuka titik aliran tenaga dalammu." Sesaat Lin Yuan mengalirkan tenaga dalamnya ke satu telunjuk lalu menusuk perut Li Bai atau lebih tepatnya di pusar.


Boomm... 


Lin Yuan terpental ke belakang sejauh 10 meter dan langsung mengeluarkan darah dalam mulutnya, "Tidak mungkin...." Lin Yuan menatap tak percaya, cara ini tidak berhasil bahkan ada seperti yang menghalanginya untuk membuka titik aliran tenaga dalam pada Li Bai. 


"Kakek apa yang terjadi? Apakah berhasil?" Li Bai hanya bingung sesaat kakeknya terpental ke belakang serta mengeluarkan darah dalam mulutnya. 


Lin Yuan diam sejenak memandang Li Bai, "Tidak, ini tidak berhasil, Kita coba lakukan lagi seperti yang tadi." Lin Yuan mencoba melakukan lagi seperti tadi. 


Bomm... 


Lagi-lagi Lin Yuan terpental ke belakang, "Tidak mungkin... Tidak mungkin ini cuma kebetulan, pasti ada yang tidak beres di tubuh Li Bai." Lin Yuan baru kali ini menemukan hal yang seperti ini di seumur hidupnya, "Jangan-jangan tanda itu menghalanginya." batin Lin Yuan dengan menunjukkan wajah yang serius, "Kau coba buka bajamu sekarang."


Li Bai tidak mengetahui maksud kakeknya dan hanya menurutinya saja. Dan benar saja tanda yang ada di punggung Li Bai berubah warna, yang awalnya hitam menjadi warna merah. 


Lin Yuan menatap tanda itu dengan tatapan lama, "Tidak di duga tanda itu benar-benar menghalangiku untuk membuka titik aliran tenaga dalamnya." Lin Yuan bergumam kemudian menghela nafas panjang. 


"Kakek apa yang sebenarnya terjadi? dan kenapa aku harus membuka baju?" Li Bai dari tadi sudah tidak sabar ingin mengetahui nya karena baru kali ini melihat kakeknya sangat serius.


"Sebenarnya kau ini punya tanda 7 bintang yang ada di tubuhmu dan tanda itu menghalangi aku untuk membuka titik aliran tenaga dalam."


"Tanda 7 bintang...."

__ADS_1


_________________________________________


Untuk pendekar awal terbagi menjadi 5, dari satu sampai lima.


__ADS_2