Legenda 7 Bintang

Legenda 7 Bintang
Ch51. Pertandingan Beladiri -part 6-


__ADS_3

Berpindah ke sisi ruang tunggu peserta. Setelah pertandingan kedua di mulai, Terlihat Hiroshi, Yuhua beserta Zedd dan temannya datang ke ruangan tersebut. Sebelumnya mereka telah mendapatkan pengobatan masing-masing untuk membantu menyembuhkan luka yang sempat di deritanya saat melakukan pertarungan.


Di sisi lain, Li Bai langsung mendekat ke arah Hiroshi dengan perasaan yang berbunga-bunga karena Hiroshi telah berhasil lolos di babak pertama. Sebelumnya dirinya sudah melihat semuanya dari awal pertandingan hingga menjelang akhir melalui layar yang ada di ruangan itu sendiri.


"Yo Hiroshi, aku ucapkan buat kau yang telah lolos di pertandingan pertama," ucap Li Bai dengan tersenyum ke arah Hiroshi.


Hiroshi membalas senyuman Li Bai dengan senyuman juga, ia lalu menepuk pundaknya, "Ah, sudah aku katakan sebelumnya, aku tidak akan kalah dan pasti akan lolos di pertandingan pertama," jawabnya dengan sangat bangga di depan Li Bai.


Li Bai hanya bisa menanggapi ucapan Hiroshi dengan senyuman canggung ke arahnya. Padahal dirinya sudah tahu, yang telah berjuang dengan sangat keras hanya Zed, Nagato, dan Weng Chuyin. Sedangkan Hiroshi, Kiran dan Yuhua terlihat hanya menyelesaikan sisanya saja.


"Ah, aku lupa satu hal, perkenalkan dia ini Li Bai, dia temanku," ucap Hiroshi lagi ke arah Zedd, Nagato, Kiran dan Weng Chuyin yang berada di sampingnya.


Li Bai tersenyum, ia lalu membungkukkan badan di depan mereka, "Salam kenal, aku Li Bai."


"Salam, namaku Zedd. Sepertinya kau tidak asing, kau bukannya anak yang pernah membanting peserta lain hingga membuatnya pingsan di ruangan ini," tanya Zedd dengan selidik.


Terlihat Li Bai meringis ke arah Zedd saat dirinya berkata seperti itu, Li Bai lalu mengangguk kecil tanda mengiyakan.


"Hahaha, sudah kuduga. Perkenalkan mereka bertiga adalah teman satu desaku. Yang wanita ini namanya Kiran, yang sedang membawa pedang besar itu namanya Weng Chuyin dan Anak yang mirip ninja itu namanya Nagato," ucap Zedd menjelaskan.


"Salam kenal." Mereka bertiga langsung membungkuk ke arah Li Bai.


"Sebaiknya kita duduk, sambil menonton pertandingan," ucap Zedd lagi.

__ADS_1


* *


Tidak butuh waktu lama sekitar kurang dari satu jam, pertandingan kedua telah usai dan terlihat sudah wajah dari para pemenangnya.


Setelah 10 menit beristirahat sejenak kini arena pertarungan telah berkumpul lagi ke 100 anak yang akan siap bertanding untuk pertandingan yang ketiga.


Seperti biasa Yin Song terlihat berdiri di depan mereka untuk memberi arahan ke mereka 100 anak yang akan bertanding.


"Mulai!" Kini terdengar Yin Song berteriak dengan sangat tinggi yang bertanda pertandingan ketiga telah di mulai.


"Oh, saudara Li, berapa nomer pesertamu," tanya Zedd di sela-sela dirinya menonton.


"Hm, Nomerku 376, habis pertandingan ini baru diriku yang akan bertanding," jawab Li Bai tanpa menoleh ke arah Zedd, kedua matanya masih terpaku di depan layar.


Zedd mengangguk pelan, dirinya pun kembali memandang layar yang ada di depan.


"Apa-apaan mereka itu?" ucap Zedd kaget, ia melihat 3 peserta dengan menggunakan topeng hitamnya masing-masing sedang menyerang semua peserta yang ada di arena pertandingan. Tidak terkecuali siapapun, pokoknya peserta yang terlihat oleh mata mereka langsung di babat dengan habis. Meskipun jumlah musuhnya jauh lebih banyak dari mereka bertiga, sedikitpun tidak ada yang lecet di tubuh mereka.


"Apa mereka bertiga berada di tingkat Ahli?" tanya Zedd lagi dengan penasaran.


Li Bai diam memandang layar, kemudian dirinya menggelengkan kepala, "Kurasa itu tidak mungkin. Jika mereka berada di tingkat Ahli, pas awal mereka mendaftar pasti akan langsung ketahuan."


"Ci, sepertinya pertandingan kali ini akan terasa sangat sulit, semoga saja mereka bertiga masih di tingkat Ahli bukan di tingkat Raja," batin Li Bai dengan memandang mereka bertiga dari arah layar.

__ADS_1


Li Bai sendiri masih bisa berhadapan imbang dengan Pendekar Ahli menggunakan jurus pedangnya, tapi kalau pendekar Raja itu tidak akan mungkin..


Pertandingan baru berjalan sekitar 20 menit kurang, kini pertandingan yang ketiga sudah selesai. Mereka bertiga yang menggunakan topeng hitam telah menyingkirkan lebih dari 50 peserta. Bahkan mereka bertiga sedikitpun tidak menyentuh pedangnya masing-masing dan hanya menggunakan serangan pukulan beserta tendangan.


Mereka bertiga benar-benar mengerikan bukan?


Di sisi penonton, terlihat banyak yang sedang berbisik membicarakan mereka bertiga. Jika di pikirkan dengan logika saja, mereka tidak mungkin bakalan bisa membabat habis musuh lebih dari 50 peserta. Kecuali satu, tingkatan mereka sudah di tingkat Ahli atau Raja. Tapi jelas-jelas di lihatnya sama penonton itu sendiri, tingkatan mereka masih berada di pendekar Bumi.


Di sisi bangku penonton sisi Timur, Lin Yuan tersenyum sinis ke mereka bertiga, "Hm, walaupun kalian bisa menipu para penonton, tapi tidak denganku. Aku sudah tahu kalian bertiga menggunakan jurus untuk menyembunyikan tenaga dalam. Sehingga penonton akan berpikiran tingkatan kalian setara di pendekar Bumi."


"Tapi kalian juga kecolongan beberapa hal, Li Bai juga bisa berhadapan imbang dengan kalian jika menggunakan jurus pedangnya, apalagi dia sekarang memiliki Pedang Pencabut Nyawa di samping pinggangnya." batin Lin Yuan lagi.


Setelah 10 menit beristirahat sejenak, kini Yin Song terlihat berjalan lagi ke tengah arena. 


Sebelumnya Yin Song juga sedang berdebat sendiri dengan beberapa juri yang ada di sana terkait peserta 3 anak tersebut. Tapi akhirnya sudah di putuskan tidak mungkin mereka bertiga bermain curang. di awal mendaftar juga setiap peserta sudah di cek masing-masing dengan alat khusus untuk mengecek tingkatan semua peserta. Dan hasilnya semua peserta tidak ada yang lebih dari pendekar Bumi. 


"Maaf, buat kalian para penonton yang telah menunggu untuk segera melihat pertandingan yang keempat."


"Aku juga mengingatkan ke kalian semua, di awal mendaftar kami sudah mengecek setiap masing-masing para peserta dan hasilnya semua yang sedang bertanding di sini tidak ada yang lebih dari pendekar Bumi."


"Dan sudah jelas kan.. tidak mungkin ada peserta yang bermain curang..."


"Kita langsung saja melanjutkan pertandingan yang ke empat. Untuk para peserta dari angka 300 sampai 400 di mohon masuk ke dalam arena," ucap Yin Song lagi.

__ADS_1


Berpindah ke sisi ruang tunggu para peserta, terlihat Li Bai langsung bersemangat saat dirinya terpanggil untuk masuk ke dalam arena.


"Yoss... Sekarang giliranku..."


__ADS_2