Legenda 7 Bintang

Legenda 7 Bintang
Ch37. Perampok Scorpion


__ADS_3

Di ruang tahanan ber jeruji besi terlihat beberapa orang yang sedang di tahan. Tidak hanya di tahan, kaki mereka semua juga di ikat dengan rantai besi. Sebagian kondisi mereka ada yang benar-benar memprihatin, tubuhnya lemas tidak berdaya seperti jarang mendapatkan asupan makan.


Di sisi lain Li Bai baru bangun dari kejadian pingsannya, hal yang pertama di lihatnya adalah ruangan yang lebarnya tidak lebih dari 5 meter. Ia dengan segera mencoba mengingat kejadian sebelum dirinya pingsan. Sesaat itu Li Bai langsung duduk, ia sadar dirinya telah di culik, ia melihat kakinya sudah di ikat oleh rantai besi. Kemudian matanya berkeliling ke seluruh ruangan, ternyata ia tidak sendirian beberapa orang juga nasibnya sama seperti dirinya. 


Li Bai lalu memeriksa tubuhnya, "Sukurlah anggota tubuhku masih lengkap..." gumamnya, kemudian ia menoleh ke arah samping. 


"Senior kita sekarang berada di mana?" tanya Li Bai ke seseorang kakek yang berada di sampingnya, sekilas kakek yang di tanya seperti tidak punya semangat hidup lagi. 


Kakek tersebut hanya menolehkan kepalanya kemudian ia menangis histeris, "Hiskk.. Hiskk.. Cucuku, cucuku telah mati oleh para biadap itu.. Aku harus keluar dari tempat ini dan membalaskan dendam ke mereka semua atas kematian cucuku..."


"Tidak! tidak! aku harus memotong tubuh mereka satu persatu menjadi 3 bagian baru aku akan puas!" Kini kakek itu berteriak-teriak sendiri seperti sedang kesetanan.


Li Bai langsung menjaga jarak, ia merasa kakek tersebut sedang kehilangan akal. Tapi sesaat kemudian ia merasa iba, "Kakek, tolong tenangkan sejenak.. Apa yang sebenarnya terjadi?" 


Terlihat kakek itu meninju lantai dengan sangat keras, "Mereka, mereka para anjing biadap itu telah memperkosa cucuku di depan mata kepalaku sendiri, tidak cukup akan perbuatan yang mereka lakukan, cucuku lalu di jual ke rumah bordir. Kini cucuku telah mati gantung diri, ia merasa tidak kuat menahan rasa sakit yang di terimanya."


Kakek itu langsung bangun dan berteriak, "Biadap kalian semua! aku tidak akan senang jika aku belum membunuh kalian semua!"


"Berisik! Kau kakek busuk! enyahlah kau neraka!" Tidak lama kemudian Zong Feng masuk ke dalam sel tahanan, di tangannya ia membawa sebilah pedang. Di sabet nya pedang itu dengan cepat ke arah badan kakek tersebut.


Sreett.. 

__ADS_1


Darah langsung menyembur keluar, mata kakek itu melotot ke arah Zong Feng. belum cukup sekali, di sabet nya lagi ke badannya hingga tubuh kakek tersebut hampir terbelah menjadi dua. 


Di sisi lain Li Bai ketakutan dan langsung mundur sejauh mungkin, sesaat isi di dalam perutnya sempat bergejolak karena baru kali ini melihat pembantaian manusia secara langsung dari kedua matanya.


"Siapa lagi yang ingin berteriak!" Mata Zong Feng kini melotot ke mereka semua yang berada di tahanan, "Jika ada lagi yang berteriak, aku tidak segan-segan membunuh kalian langsung." Ia lalu pergi dari ruangan ber jeruji itu. 


Setelah kejadian yang mengerikan itu, tidak ada satupun yang ingin bersuara lagi, bahkan untuk sekedar menangis.


"Kakek tolong aku.." gumam Li Bai dengan suara lirih, sejenak di wajahnya terlukis jelas dengan wajah ketakutan, bahkan dirinya sendiri tidak bisa berfikir dengan jernih.


* * * *


Lin Yuan setelah meninggalkan kota Hakka ia lalu bergerak dengan sangat cepat ke arah utara menggunakan ilmu meringankan tubuh, jarak sekitar 20 kilometer jauhnya Lin Yuan tempuh hanya dengan waktu 5 menit. 


"Orang asing siapa kau? kau sudah berani datang ke tempat markas Perampok Scorpion," ucap seseorang yang menjaga pintu tersebut, ia lalu mengambil golok dari samping tubuhnya.


Brakk.. 


Sebelum di acungkan senjatanya, Lin Yuan langsung menendang badan pemuda tadi hingga jebol menembus pintu.


"Keluarlah kalian semua! aku Naga Hitam, aku datang ke sini untuk menghancurkan kalian semua!" Teriak Lin Yuan meninggi, sesaat teriakannya mengandung tenaga dalam yang begitu hebat, markas itu menjadi bergetar.

__ADS_1


Sebagian orang yang berjaga di depan pintu langsung melebarkan matanya dan berkeringat dingin ketika kakek yang di depannya menyebutkan namanya.


"Jurus Naga: Cakar Naga." 


Sebelum mereka berbicara kepada Naga Hitam, mereka semua sudah jatuh ke tanah merenggang nyawa. 


Tidak jauh dari itu, Zong Feng yang lagi enak-enaknya minum arak dengan beberapa anggotanya langsung menyemburkan air minumnya, sesaat ada seseorang berteriak sangat tinggi dan orang itu menyebutkan namanya. 


"Sialan, siapa di antara kalian yang telah melakukan kesalahan dengan berurusan sama Naga Hitam, cepat katakan!" Zong Feng kepalanya berkeliling ke mereka, ia merasa salah satu anggotanya ada yang pernah menyinggungnya dan Naga Hitam menjadi sangat murka.


Beberapa anggota nya juga sama-sama bingung, tidak ada satupun yang ingin berurusan dengan Naga Hitam, bahkan di dalam mimpinya sekalipun mereka tidak ingin mau. 


"Maaf bos kami tidak pernah melakukan kesalahan dengan berurusan sama Naga Hitam," ucap salah satu anggotanya yang kini membuka suara.


"Sialan..." terlihat Zong Feng kini sedang menggigit bibir bawahnya sendiri, ia lalu mengajak anggotanya untuk menemui Naga Hitam dan mencoba berdamai dengannya. 


Di sisi lain terlihat Lin Yuan sedang berjalan dengan santainya di dalam markas Perampok Scorpion. Setiap ada yang ingin mendekat ke arahnya, mereka semua jatuh ke tanah dengan luka 3 sayatan memanjang. 


"Senior Naga Hitam... Apa kita bisa membicarakan terlebih dahulu dan senior tidak perlu repot-repot membunuh para anggotaku," ucap Zong Feng yang kini mendekat ke arah Naga Hitam, sejenak dia merapatkan giginya karena separuh anggotanya telah mati di bunuh nya. 


"Apa aku harus berbicara terlebih dahulu ke kalian, setelah jelas-jelas kalian telah menculik cucuku..." Lin Yuan lalu melotot ke mereka, "Jika aku tahu di tubuh cucuku ada yang lecet walaupun itu sekecil rambut sekalipun, aku akan membunuh kalian semua dan tidak ada satupun yang kubiarkan selamat."

__ADS_1


Zong Feng langsung melebarkan matanya dan kedua kakinya terasa lemas setelah Naga Hitam menyebutkan cucunya. Secara tidak langsung, Zong Feng sendiri yang telah melakukan kesalahan dengan berurusan sama Naga Hitam.


"Ampun senior Naga Hitam... cucu senior aman, Aku jamin tidak ada satupun yang lecet di tubuhnya..."


__ADS_2