Legenda 7 Bintang

Legenda 7 Bintang
Ch34. Perjalanan Pertama Li Bai


__ADS_3

Tiga tahun kemudian setelah kejadian yang menggemparkan dunia persilatan, kini Kekaisaran Weng sudah tidak seperti dulu lagi. Kejahatan mulai merangkak ke mana-mana, dari yang namanya perampokan serta ke penculikan manusia untuk di jual dan di jadikan sebagai budak. 


Kini usia Li Bai sudah menginjak 10 tahun dan kualitas tulangnya sudah mencapai tulang Emas, hampir menyentuh ke tulang tertinggi yaitu tulang Langit. Walaupun dia tidak punya tenaga dalam sedikitpun, tapi dengan kualitas otot besi dan kualitas tulang Emasnya. Hanya dengan tenaga fisiknya saja, dia bisa berhadapan imbang dengan pendekar Bumi tahap akhir.


Tidak hanya itu, penguasaan ilmu pedangnya juga sudah mahir di semua jurus pedangnya. Dari yang jurus pertama Pedang Suci Membasmi Iblis sampai ke jurus ke terakhir Pedang Suci Membelah Samudera. Kini Li Bai bisa berhadapan imbang dengan pendekar Ahli tahap menengah sekalipun dengan jurus pedangnya. 


"Cucuku walaupun kau tidak punya tenaga dalam sedikitpun, tapi kini kau bisa berhadapan imbang dengan pendekar ahli sekalipun hanya dengan gabungan tenaga fisik dan jurus pedangmu." Lalu Lin Yuan mengubah ekpresinya dengan wajah serius, "Sekarang saatnya kau keluar dari pulau ini dan mencari pengalaman di dunia luar."


"Apa benar kek? aku akan keluar dari pulau ini. Akhirnya aku bisa makan yang enak setelah ini..." ucap Li Bai sambil mengelus perutnya sendiri, ia merasa sebentar lagi makan makanan yang enak.


Terlihat Lin Yuan menggelengkan kepalanya, "Apakah yang di pikiranmu hanya soal makanan saja?"


"Aku sudah bosan kek, makan daging yang di bakar selama ini, rasanya benar-benar hambar di lidah."


"Ais.. Terserah kau saja."


"Apakah kakek akan ikut denganku untuk berkelana mencari pengalaman di dunia luar."


"Ya tentu, kakek ingin mencari informasi juga di dunia luar. Selama kita berada di pulau ini, hubungan kita dengan dunia luar akan terputus. Kau juga tidak bisa menggunakan tenaga dalam, jadi untuk sementara kakek akan mendampingimu." Lin Yuan lalu berdiri dari duduk, "Persiapkan barang-barangmu, kita akan keluar dari pulau ini besok pagi."


"Baik kek..."


Keesokan di pagi hari, terlihat Lin Yuan dan Li Bai sudah bersiap-siap akan keluar dari pulau itu. Sejenak Lin Yuan mengeluarkan pusaka dari cincin Samudera kemudian di letakan di depannya, "Dimension." Seketika muncul titik lingkaran hitam yang lama kelamaan membesar sebesar manusia. Mereka berdua langsung masuk ke lingkaran itu dan dalam sekejap mereka sudah berada di luar pulau. 

__ADS_1


"Kakek, kita selanjutnya akan pergi ke mana?" ucap Li Bai yang bertanya ke Lin Yuan setelah keluar dari pulau tersebut. 


"Kita akan menuju kota terdekat, untuk mencari informasi dahulu."


"Baik kek.."


Mereka berdua berlari dengan kecepatan tinggi, walaupun Li Bai tidak bisa menggunakan tenaga dalam tapi dengan kualitas otot besi dan kualitas tulang emas, kini Li Bai bisa berlari lebih cepat dari kuda dewasa sekalipun. 


Tidak butuh waktu yang lama buat mereka berlari, setelah tiga hari penuh mereka berlari dan hanya istirahat saat menjelang malam hari, kini mereka hampir melihat gerbang kota dari jarak yang jauh. 


"Sebaiknya kita berjalan mulai dari sini, biar mereka yang menjaga kota itu tidak terjadi kehebohan." Lin Yuan kini membuka suara saat jarak mereka dengan gerbang kota berjarak sekitar 300 meter. 


Di sisi samping terlihat Li Bai mengatur nafasnya yang sehabis berlari kemudian dia menganggukkan kepala. Walaupun hanya mengandalkan tenaga fisik untuk berlari, tetap saja Li Bai akan merasakan capek juga, beda dengan Lin Yuan yang sudah terbiasa melakukan ini.


"Selamat datang di kota Bungah." gumam Li Bai yang membaca perangkat di atas gerbang kota.


"Apakah harus pakai tanda pengenal? perasaan dulu aku pernah datang ke kota ini tidak pakai yang begituan?" ucap Lin Yuan yang menyakinkan mereka berdua. 


"Iya benar, semenjak Kekaisaran ini di pimpin oleh Kaisar Yin Zuang, sekarang saat akan mau masuk ke kota seseorang harus menunjukkan Identitas mereka."


Lin Yuan mengkerutkan dahinya, "Penggantian Kekaisaran, apa yang terjadi?" batin Lin Yuan.


"Kakek apakah kita tidak bisa masuk?" tanya Li Bai.

__ADS_1


"Tenang cucuku." Lalu Lin Yuan kembali memandang mereka, "Apa yang kami lakukan, jika aku dan cucuku tidak punya kartu Identitas." Lin Yuan kembali bertanya ke mereka.


"Sederhana, satu orang harus membayar setidaknya 5 keping emas untuk membuat Identitas dan kalian harus membayar 10 keping emas. Tapi percuma kalian tidak mungkin bi..." Sebelum prajurit melanjutkan bicaranya, Lin Yuan sudah mengeluarkan emas dari balik kantong bajunya. 


"Ini 10 keping emas tidak kurang, berikan kami kartu Identitasnya."


Prajurit yang berjaga tadi diam sejenak, kemudian dia mengangguk, "Baik, baik, nama kalian berdua siapa?"


"Namaku Lin Yuan dan cucuku ini namanya Li Bai."


"Baik, tunggu sebentar."


Sekitar 10 menit berlalu terlihat prajurit menghampiri Lin Yuan dan Li Bai, "Ini kartu Identitas kalian, setiap kalian akan masuk ke kota tunjukkan kartu ini dan kalian hanya akan membayar 10 keping perunggu."


Lin Yuan menganggukkan kepala lalu dia mengambil kartu tersebut dan salah satunya di berikan ke Li Bai untuk dia simpan.


"Cucuku di kantong ini ada 50 keping emas, ambillah buat kau mencari makanan. Kakek akan berkeliling sebentar ke kota ini untuk mencari informasi."


"Baik kek..." Li Bai mengambil uang itu dengan mata berbinar-binar, ia lalu mengelus perutnya sendiri seakan bentar lagi akan makan yang enak. Tanpa menunggu lama Li Bai langsung berkeliling kota tersebut untuk mencari restoran.


"Restoran Bintang Tiga." Li Bai membaca nama perangkat yang ada di atas restoran tersebut kemudian dia masuk.


Untuk semua nama restoran aku namain dengan bintang, dari bintang 1 sampai bintang 10. Semakin besar nilai angkanya semakin mewah kualitas restorannya.

__ADS_1


"Ada yang bisa kami bantu anak kecil?" Seseorang pelayanan wanita menghampiri Li Bai, terlihat wajahnya tersenyum dengan senyuman di paksakan karena melihat seorang anak masuk ke restorannya.


"Aku memesan makanan yang paling enak di restoran ini, berikan dengan 4 porsi beserta segelas susu hangat ya..."


__ADS_2