Lelaki Imamku

Lelaki Imamku
kedatangan Elmo dari Bandung


__ADS_3

" Ve semalam dari mana? pergi dari sore pulang malem malem ". Omel Dinda.


" Biarin...daripada pulang pagi !!"


" Ihhh kamu tuh ".


" Kenapa lho kok mukanya bete gitu ?"


" Iya, habis dari kemarin ditinggalin terus ".


" Yaaa kan udah dibilangin, makanya cari cowok dong ".


" Ya udah kalau boleh Elmo buat aku aja ya Ve ?"


" Terserah kalau Elmonya mau sama kamu ".


" Beneran Ve daripada jomblo nih ?"


" Ihhh udah ah aku mau berangkat kerja nih ", sambil berjalan keluar mengambil motorku.


" Ve hei pagi pagi gini kok udah berangkat, mau buka rolling ya, aku aja masih pakai baju tidur ?"


" Iya kamu kan cewek jorok Din ".


Sambil terus ngeloyor pergi.


" Ve heiii boleh nggak nih Elmonya ?" teriak Dinda.


" Bodo ah....!!"


" Hahaha Ve Ve makanya jangan sok jual mahal ".


" Biarin wekkkkk....", sahutku sambil mencibirkan bibir ke arah Dinda, dan Dinda tertawa ngakak.


Kemudian aku mulai menjalankan motor menuju ke tempat kerjaku.


Baru saja sampai, tiba tiba hpku berbunyi.


" Hallo El ".


" Hallo Ve ".


" Ada apa telfon pagi pagi El ?"


" Nggak mau tanya kamu udah berangkat kerja belum Ve ?"


" Oh udah El, ini baru aja nyampe ".


" Kirain belum berangkat, baru aja aku mau jemput ke kosmu ".


" Lho emang kamu udah nyampe El ?"


" Udah Ve tadi sebelum subuh ".


" Nanti malam aja El ke kosku, Bima ada jadwal operasi kok jadi ngga dateng ".


" Oh ya udah, nanti malem ya aku ke kosmu ".


" Iya El dateng aja ".


" Ya udah ya Ve met kerja ya ?"


" Iya El ", kemudian Elmo menutup telfonnya.


Baru saja Elmo menutup telfonnya, tiba tiba Bima gantian menelfonku.


" Hallo Ve ?"


" Hallo iya Bim ".


" Kok dari tadi ditelfon sibuk terus Ve, hayooo telfonan sama siapa ?"


" Waduuuhhhh Bima curiga nih, aku harus bohongin dia ", kataku dalam hati.


" Eh Itu Bim tadi ibu yang telfon ", kataku berbohong.


" Ohhhh kirain siapa ".


" Kamu udah di kantor Ve ?"


" Udah Bim barusan aja nyampe ".


" oh ya udah ".


" Kenapa hayooo kok nanya nanya ???"


" Nggak...ngecek aja udah berangkat apa belum ".


" Yeee curigaan aja bawaannya ".


" Iyalah ntar siapa tau pergi kemana gituuu ".


" Pergi kemana coba ?"

__ADS_1


" Pergi ke hatiku sayanggg ".


" Hahaha garing...".


" Udah dulu ya aku mau berangkat nih ".


" Lho belum berangkat kamu ? kirain udah di rumah sakit ".


" Belum tapi ini udah di dalam mobil ".


" Oh ya udah hati hati ya ", kataku.


" Iya sayang aku berangkat dulu ya ".


" Love you to ". kataku


" Eh aku kan belum bilang Ve kok udah dijawab ?"


" Nggak papa lebih cepat kan lebih baik Bim ".


" Hahaha ya udah ya I love you Vero ".


Dan kemudian telfonnya ditutup.Semenjak dari Surabaya itu Bima selalu menyebutkan kalimat love padaku.


" Biarlah agar ikatan bathin kami semakin erat ", bathinku.


###########


Malam ini aku sedang menelfon Bima saat Elmo datang, kulihat dia sedang berjalan ke arah kamarku.


" Eh sayang udah dulu ya, aku mau beli makan dulu, tuh Dinda udah siap ", kataku berbohong.


" Oh ya udah sayang hati hati ya ".


" Iya...."


" I love you Ve ".


" Love you to Dokter Bimaku ".


kataku sambil tersenyum.


Kemudian telfon ditutup.


Ahhhhh lega rasanya, untung Bima udah nutup telfonnya.


" Assalamualaikum ".


" Wa'alaikum salam ".


Kataku sambil berjalan ke depan.


" Lagi ngapain Ve ?"


" Nih barusan telfonan sama Bima ".


" Ooohhh ".


" Nih Ve oleh oleh buat kamu ".


Elmo memberikan satu plastik besar makanan untukku.


" Banyak banget El, makasih ya ".


" Iya ".


" kamu udah makan belum Ve ?"


" Kenapa El ?"


" Makan bareng yuk nih aku bawa nasi tadi 2 bungkus ".


Kemudian aku mengambil piring di dalam, lalu makan bersama.


" Heiiiii makan nggak bagi bagi nih ?"


Dinda muncul dari dalam kamarnya.


" Din makan yuk ?"


" Males ah cuma 2 ".


" Iya lupa tadi kalau ada kamu ".


" Apa nih Ve ?" kata Dinda sambil melihat isi kantong plastik yang diberi Elmo tadi


" Itu oleh oleh dari Elmo Din buka aja ".


" Wow mantap nih ".


Kemudian Dinda membuka makanan yang diberikan Elmo, sedangkan kami melanjutkan makan.


" Perginya kok lama banget El ada yang kangen nih lho ", kata Dinda sambil melirik ke arahku, dan aku melotot ke Dinda, Dinda tertawa.

__ADS_1


" Siapa Din yang kangen ?"


" Aku El yang kangen hehehe ".


" Kamu tuh ya ".


" Acara apa sih El di Bandung ?"


" Biasa Din namanya buruh ya harus nurut sama bos disuruh ke sana ya kesana, disuruh kesini ya kesini ".


" Bosnya cewek apa cowok ?"


" Emang kenapa Din ?"


"Kalau cewek pasti seneng punya pegawai ganteng kayak kamu ya El, aku mau dong El jadi bos kamu hehehe ", sambil melirik aku.


" Jangan didengerin El omongan Dinda, dia tuh emang suka php ".


" Hahaha iya Ve biarin, didengerin aja biarin seneng ".


" Eh aku ke kamar dulu ya ? Ve ini aku bawa ya ?"


" Ambil aja lagi Ve banyak kok ".


" Nanti lagi kalau habis aku kan minta lagi hehe ".


" Ngapa lho Din ke kamar kayak perawan dipingit aja ngerem di kamar terus ".


" Nggak enak nanti ganggu kalian, aku kan pengertian El siapa tau ada yang lagi pengen melepas rindu hehe ya nggak Ve ".


" Jangan didengerin El, Dinda mah ember ".


" Hahaha iya juga nggak papa kok Ve ".


Aduhhhh mukaku langsung memerah denger kalimat Elmo.


" Ya udah aku ke kamar dulu ya, enakin ngobrolnya ".


" Iya Din ", jawab Elmo.


Sepeninggal Dinda Elmo mulai membuka pembicaraan.


" Ve kamu udah serius sama Bima ?"


Aku diam saja, bingung harus menjawab apa dengan Elmo.


" Ve ?"


" Eh iya El ?"


" Kamu serius dengan Bima ?"


" Menurut kamu ?"


" Ya aku cuma pengen kamu bisa berpikir 2 kali lagi kalau memang benar benar udah yakin sama dia ".


" Hhhhhh ". Aku menarik nafas panjang.


" Aku tuh masih menunggu cerita kamu lho Ve, tapi kayaknya kamu belum bisa percaya sama aku ".


" Bukannya nggak percaya El, cuma belum waktunya aja aku cerita sama kamu ?"


" Lalu kapan Ve ?"


" Entahlah El, karena semenjak pulang dari Surabaya itu sikap Bima berubah padaku 180°, dan dia bukan seperti Bima yang aku kenal dulu, dia jadi berubah lembut Bim ?"


" Benarkah Ve ? sebegitu cepatnya ?"


" Aku juga bingung kenapa dulu dia amat kasar denganku sedangkan sekarang sebaliknya, aku hanya sedang mencari jawaban itu semua ".


" Ve aku cuma nggak ingin kamu menyesal nantinya, kamu itu cantik, baik pasti banyak pria yang ingin dekat dengan kamu ".


" Mungkin El, tapi aku hanya ingin mempertahankan hubungan aku dengan Bima ?"


" Karena kamu cinta dia ?"


" Mungkin ?"


" Atau karena yang lain ?"


" Misalnya apa El ?"


" Entahlah kamu sendiri yang tau jawabannya ".


" Ve ikuti kata hatimu, sebuah hubungan itu minimal harus didasari cinta, memang itu bukan segalanya, tapi salah satu kekuatan untuk mempertahankan hubungan, kita harus memiliki rasa nyaman di samping pasangan kita ".


" Iya El aku tau itu, dan saat ini aku sedang memupuk rasa itu pada Bima ".


" Baru akan ? sejauh ini baru akan ? selama ini kamu ngapain aja Ve ?"


" Udahlah El aku males bahas masalah ini ".


" Ya udah Ve aku cuma mau ngasih masukan aja sama kamu, terserah kamu mau dengar kata kataku atau tidak ", wajah Elmo terlihat kecewa sekali.

__ADS_1


" Ada apa sih dengan Ve ini, kenapa dia tetep kekeuh mempertahankan hubungannya dengan pria brengsek itu, apakah dia mangalami tekanan ?" tanya Elmo dalam hati.


__ADS_2