
Kamar yang sangat membuat aku troma, kamar dimana rasa malu ku hilang begitu saja, kamar dimana aku terus merintih meminta mohon kepada Reyhan karena yang aku tahu ayah telah menggantikan nyawanya untuk ku. Kini aku kembali kekamar ini, dengan hati suka rela.
Aku kembali merasakan bibirnya yang punya rasa, sejak kemarin aku selalu memberontak jika dia melakukan ini padaku, tapi sekarang, aku akan menjadi orang yang bersalah jika terus melawannya.
"Pelan-pelan" Aku merintih, merasakan sedikit sakit di bagian bawah perutku.
Reyhan tidak berhenti terus merasuk kedalam tubuhku lebih dalam, aku tidak tahu apa yang aku rasakan, kenikmatan yang tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata, aku tidak bisa menceritakan ini lebih banyak, atau bahkan lebih detail. Kau pasti lebih tahu bagi yang sudah merasakannya.
"hah, hah, hah" nafas Reyhan terdengar lelah, aku juga. Tapi aku hanya terus menutup diriku dibawah selimut.
"Untuk satu Minggu ini kau tidak boleh masuk kuliah dulu, kau akan tinggal di hotel ini selama itu, dan ada berkas-berkas yang harus kau perlajari" Kata Reyhan dengan terus mengatur nafasnya yang tidak beraturan.
"Kau dengar aku tidak!" Reyhan membuka selimut ku, sampai semua tubuh polosku terlihat. Walaupun aku sudah tidur dengannya tapi rasa maluku masih sangat terasa.
"Iya" Kataku pelan.
Aku bangun ingin kembali mengambil selimut, tapi saat dalam posisi duduk, aku melihat beberapa tetes darah di atas kasur. Reyhan juga melihatnya tapi dia biasa-biasa saja, justru aku yang sangat terkejut.
"Aku masih perawan" kataku pelan kepada diriku sendiri, tapi Reyhan tetap mendengarnya.
"Kau pikir aku laki-laki picik yang mau meniduri seorang wanita dalam keadaan pingsan" katanya.
__ADS_1
Ingatan ku kembali pada saat aku pingsan ditempat parkiran mobil hotel ini, aku terbangun dalam keadaan tidak memakai sehelai bajupun di kamar ini, dan aku masih ingat ada Reyhan yang juga tidak memakai baju saat itu. Yang ku tahu saat itu Reyhan lah yang telah melakukannya, tapi lihatlah, mahkota ku baru di renggutnya sekarang.
"Aku sudah katakan aku tidak melakukan apapun, aku tidak semudah itu menyentuh wanita" Aku langsung memalingkan muka saat dia berdiri tanpa busana.
"Saat kau pingsan dan dibawa kesini, karyawan hotel menumpahkan minuman sehingga semua baju mu basah, aku menyuruh pelayan perempuan melepas semua baju mu, karena tidak ada persediaan baju, jadi ku biarkan kau telanjang" Reyhan mulai memakai celana pendeknya.
"Ma'af aku sudah menuduhmu" Reyhan hanya diam.
"Bersiap-siaplah, kau akan terjun ke dunia ku, karena sekarang kau istriku, kau harus tahu semuanya, kau harus belajar bagaimana berjalannya perekonomian dunia, kau harus tahu bagaimana orang-orang papan atas selalu memainkan uang, aku tidak akan membiarkan hidup mu enak, kau akan tahu bagaimana kehidupan dunia"
Aku belum maksud apa yang dikatakan Reyhan, aku memang tidak pernah tahu tentang perekonomian dunia, aku hanya ingin penjelasan tentang diriku sekarang.
"Aku ingin kau menjelaskan semuanya dulu" kataku meminta pada Reyhan.
"Tentang satu tahun yang lalu"
"Aku hanya berbohong" Kata Reyhan dengan enteng.
"Apa? Berbohong?"
"Tidak ada kejadian apa-apa tahun lalu, aku melakukannya supaya kau akan benar-benar menjad milikku"
__ADS_1
"Apa? Kau bahkan sampai memukuli ayahku hanya karena ingin memiliki ku? Kenapa kau begitu kejam"
"Aku tidak pernah memukuli ayah mu, dia memang dihajar para preman yang memang punya modus menabrakkan diri, mereka sudah ku beri pelajaran"
"Kau tidak berbohong?" tanyaku belum percaya apa yang dia katakan.
"Kau suka mencari buktikan? Carilah sendiri" katanya.
"Ini! Pelajari" Reyhan menjatuhkan beberapa tumpukan kertas tipis.
"Shadow economy?" Aku tidak mengerti tentang apa itu.
"Pelajarilah! Kua akan terjun langsung, dan belajar sebaik mungkin tentang bisnis di perkuliahan mu"
"Untuk apa ini?" Aku bertanya dengan seribu pertanyaan dikepala.
"Kau masih ingin tahu siapa aku kan? Terjunlah agar kau tahu detailnya, aku tidak akan mengatakan dengan mudah siapa aku, itu hanya akan membuat pengetahuan mu jadi cetek, kau cerdas, aku tidak akan menyia-nyiakan hal itu"
"Kau akan bertarung bersama orang-orang hebat nantinya, Amerika, Arab Saudi, bahkan Korea Utara, kau juga akan tahu berapa persen negaramu memimpin shadow economy di dunia"
Reyhan mendekati ku, mengecup sekilas bibirku, aku masih diam, memikirkan banyak hal yang dia katakan barusan.
__ADS_1
"Selamat datang di duniaku sayang" hanya itu kata terakhir yang dia katakan sebelum meninggalkan ku sendiri.
next....