Lelaki Misterius

Lelaki Misterius
Perasaan Yang Terungkap


__ADS_3

"Hello Rubah kecil, kau sudah tidak boleh menemani Diana, dia sudah ada yang menemaninya sekarang" Reyhan langsung menyapaku sebelum aku menutup pintu


"Aku tahu, Diana menerima pernikahan ini, dia sangat senang katanya"


"Baguslah, tidak sia-sia jerih payahku"


"Dan sekarang aku yang minta penjelasan dari mu bang, kenapa kamu melakukan ini?"


"Melakukan apa?" Reyhan bangkit dari tempat duduknya. Mendekatiku dan memelukku dengan cepat.


"Kenapa kau berbohong? Kau membohongi ku, membohongi semua orang, kenapa kau bilang kau yang ingin menikahi Diana?"


"Karena kau" Reyhan menuntut ku berjalan keranjang tapi tidak sedikitpun melepas pelukannya.


"Aku lagi?" Reyhan semakin erat pelukannya.


"Aku hanya ingin melihat reaksi mu jika aku mengatakan aku akan menikah lagi, dan aku tahu" Ternyata Reyhan hanya main dengan semua ini.


"Tahu apa?" Kataku menjaga agar kesadaran ku tetap stabil. Reyhan bagaikan racun yang memabukkan bagiku saat kita sudah bersama.


"Kau cemburu" bisikan Reyhan ditelinga ku membuat badan ku geli.


"Aku..." Aku tidak menyangkal kalau aku memang cemburu saat Reyhan ingin menikahi sahabatku atau mungkin orang lain.


"Kau mencintaikukan?" Reyhan semakin menjadi dengan mulutnya.

__ADS_1


"Aku..." aku tidak sanggup menjawab pertanyaannya.


"Katakan" perintahnya lembut.


"Hentikan bang" Aku mulai tidak kuat dengan tingkah Reyhan yang berada di bawahku. Aku mengerang. Rasa yang tidak bisa aku gambarkan kembali merasukiku.


"Katakan kalau kau mencintaiku Rubah kecil" Suara Reyhan mendesah ditelingku. Badanku mulai lemas.


"Aku..." Reyhan membungkam mulutku dengan mulutnya.


"Katakan! Aku ingin mendengarnya langsung" katanya, dengan wajah hanya berjarak setengah senti.


"Aku..."


"Apa kau mencintaiku?"


"Hati-hati dengan anak rubahnya" Kataku menggoda Reyhan.


"Haha. Tentu sayang" Reyhan tertawa pelan, kata sayang yang terucap dari bibir Reyhan, sungguh membuat hatiku merasa nyaman.


"Aku mencintaimu bang" kataku akhirnya mampu mengatakan apa yang selama ini aku pendam.


Reyhan memulainya dengan begitu lembut. Merasuk dalam tubuhku dengan penuh *******, kenikmatan itu keluar bersamaan. Ah aku jadi terpikirkan, siapa yang seharusnya sedang malam pertama sekarang. Aku atau Diana.


💞💞💞

__ADS_1


"Aku ingin anak kembar" kata Reyhan setelah kita menyelesaikan ritual suami istri.


"Kembar? pasti sangat sulit mengurusnya" kataku.


"Apanya yang sulit, aku bisa mendatangkan 10 baby sitter profesional untuk membantumu, kau sudah memeriksakan anak rubah ini? "


"Belum, aku belum pernah USG"


"Besok kita periksakan, aku harap ada dua anak rubah dalan perut mu" Reyhan mencium perutku.


"Semoga" Kataku.


"Apapun dia, laki-laki atau perempuan, dia akan menyandang nama ku, Anggara Diningrat" Aku tersenyum saat Reyhan mengatakan itu.


"Aaah"


"Kenapa?" Aku panik, tiba-tiba Reyhan mengerang.


"Adikku kecilku bangun lagi"


"Apa? hahaha, kita baru saja selesai"


"Yah mau bagaimana, kau satu-satunya yang membuat adikku kecilku selalu terbangun, hanya kau" Reyhan merayuku lagi.


Reyhan memeluk ku, mulai dengan tingkahnya seperti anak kecil yang sedang senang memainkan mainnya. Aku hanya pasrah dengan semua yang dia lakukan.

__ADS_1


Aku mencintaimu bang, aku tidak ingin ada orang lain yang menggantikan mu dalam hidupku, aku berjanji apapun yang terjadi aku tidak akan bersama laki-laki lain. Aku akan selalu menjaga rasa ini sekalipun mungkin kita terpisahkan.


Next.....


__ADS_2