
Ting, tong.
Suara bel rumahku berbunyi, itu tandanya ada seseorang diluar. Aku berjalan keluar, membuka pintunya.
"Diana, silahkan masuk"
Diana sering main di rumahku, dia sudah menjadi dosen di universitasnya yang dulu, sedangkan kuliah ku harus kandas ditengah jalan.
"Siang jagoan" Diana menyapa Arsyad.
"Siang tante, sini tante kita makan bersama"
"Tante sudah makan, kamu lanjutkan saja makannya sayang, tante mau ngobrol dulu sama ibu kamu"
"Tumben kesini siang-siang" Tanyaku pada Diana.
"Aku tadi pagi habis belanja, ini aku sekalian bawakan untuk mu"
"Ah, kenapa harus repot-repot belanja untuk ku juga"
"Tidak apa-apa, hanya sekalian saja, sama ini ada titipan, tolong terima ya El" Diana mengeluarkan sebuah amplop dari tasnya.
"Aku sudah cukup dengan apa yang aku punya sekarang, aku bukannya menolak, tapi kau simpan saja uang ini, tahun depankan masa kelahiran mu, kau pasti lebih membutuhkannya"
"Aku sudah ada persiapan untuk biaya persalinan ku dan kehidupan ku seterusnya, tolong terimalah"
"Tapi aku benar-benar tidak membutuhkannya"
__ADS_1
"Aku tahu, terimalah untuk simpanan mu" Diana memaksaku untuk menerimanya.
"Baiklah, aku terima, aku akan menyimpannya saja, terimakasih Na"
"Tidak ada kata ma'af dan terimakasih dalam persahabatan bukan? Kau yang selalu bilang itu padaku" Aku tersenyum saat Diana mengatakan itu.
"Oh iya Na, kenapa aku tetap merasa bahwa aku melahirkan dua orang anak, aku merasa aku melahirkan dua kali, dan saat lahiran ku yang kedua, aku pingsan, tapi saat aku bertanya pada dokter, dokter bilang aku hanya melahirkan satu anak"
"Itu, itu, kau memang hanya melahirkan satu anak, aku melihatnya dokter hanya membawa satu anak mu dari ruang persalinan, mungkin kau berhalusinasi, karena dulu Tuan Reyhan menginginkan anak kembar"
"Apa benar seperti itu?"
"Yah, kalau kau melahirkan dua anak, seharusnya sekarang Arsyad tidak sendirian bukan?"
"Benar juga, ah mungkin memang halusinasi ku saja"
"Yah mungkin. Apa kau tidak mau mendengar kabar suami mu?" Dina langsung mengalihkan pembicaraan.
"Tapi kau masih istrinya yang sah, kau masih suami istri, dan Tuan Reyhan belum meninggal"
"Aku tahu, tapi biaralah dia tetap menjadi laki-laki misterius dalam hidupku, laki-laki yang tidak pernah bisa ku tebak setiap langkahnya"
"Tapi dia ayah anak mu, anakmu juga berhak atas ayahnya"
"Aku sudah mengatakan kalau ayahnya telah tiada, dia bisa menerima itu, dan hidup kami baik-baik saja tanpa Reyhan, aku akan tetap menjadikan dia laki-laki misterius, dan dia juga akan menjadi ayah misterius untuk Arsyad, aku sudah bahagia dengan kehidupan ku sekarang, aku ingin mengakhiri semua ini"
"Tapi El..."
__ADS_1
"Tidak Na, tidak ada kata tapi, ini sudah keputusanku, sudah waktunya anakku yang meneruskan cerita kehidupan ini, aku sudah lelah, aku hanya ingin hidup tenang, aku tidak mau lagi menjadi sorotan publik, aku tidak ingin membahayakan anakku karena status ku yang sebenarnya, aku akan mengubur semua itu, aku akan menjadi rakyat biasa"
"Apa itu keputusan terakhir mu?"
"Yah, ini keputusan terakhir ku"
"Baiklah, aku tidak bisa memaksakan, kau yang berhak memutuskan"
Diana memeluk ku, aku balas memeluknya. Yah ini keputusan yang terakhir, aku memutuskan hidup biasa-biasa saja, biarlah Reyhan Anggara tetap menjadi laki-laki misterius dalam hidupku. Laki-laki yang belum sepenuhnya aku pahami, tapi aku tidak pernah sedikitpun menghapus ingatan indah bersamanya.
aku akan tetap mengingatnya. sebagai LELAKI MISTERIUS.
End....
UCAPAN DARI AUTHOR.
Terimakasih banyak dari author untuk kalian semua yang masih setia membaca, menunggu, bahkan sampai membaca ulang. Untuk cerita ini author akhiri sampai disini dulu gaes. Tapi sebelum itu author mau kasih tahu sedikit tentang novel yang sudah author buat berjudul "LELAKI MISTERIUS".
Novel ini yah memang biasa-biasa aja yah gaes, ngga ada yang spesial, semua alur ceritanya juga fiktif murni muncul dari pemikiran author sendiri.
Tapi ada yang harus kalian tahu ni gaes, nama-nama tokoh yang ada dalam cerita ini dan latar belakang sebuah bangunan, kota, tempat rekreasi atau benda-benda termahal adalah nyata loh gaes, memang ada dibelahan dunia ini, khususnya tempat-tempat yang ada di Singapura.
Jadi kalau kalian ada niat datang ke Singapura, bisa coba datang disalah satu tempat yang sudah author paparkan dalam novel ini. Atau kalian mau membeli salah satu barang-barang yang ada dalam cerita, beli aja gaes semua itu nyata ada looh.
Mungkin hanya itu saja yang bisa author sampaikan buat teman-teman setia author.
Episode ke 2 dari novel ini akan berlanjut pada novel ke 2 dengan judul "TENTARAKU PAHLAWANKU" diperkirakan akan update bulan Januari gaes.
__ADS_1
Thanks to All, See You Next Time, Love you...
💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞