Mafia And Me 2

Mafia And Me 2
Eder VS Elena


__ADS_3

Dua insan saling beradu tatapan satu sama lain, mempertahankan tatapan masing masing tanpa ada cela tuk mengalah. Jus alpukat yang sedari tadi sudah terhidang masih tidak berkurang bahkan tidak tersentuh sedikit pun.


Seorang pelayan datang dengan membawa mapan berisi makanan yang sudah mereka pesan.


" Silahkan dinikmati,,," ucapan pelayan itu membuyarkan lamunan tatapan antara Eder dan Elena.


Berulang kali Elena memejamkan matanya untuk sesaat karena merasa begitu canggung. Ini adalah pertama kalinya mereka duduk berdua dengan makanan yang terhidang di satu meja yang sama.


Sementara Eder, ia bersikap santai seakan tidak ada perasaan apapun padanya. Ya, seperti yang Elena rasakan, ini juga pertama kalinya ia berhadapan duduk berhadapan tepat dengan Elena.


" Hmmm,,," suara deheman Eder mengacaukan pikiran Elena yang melayang layang.


Dengan santai Eder segera melahap makanan di hadapannya tanpa peduli akan Elena yang hanya menatap makanan saja.


" Nona,,, ayo makan!" tutur Eder dengan mulut yang penuh dengan makanan.


Elena terkikik geli menyaksikan Eder yang makan begitu lucu baginya. Eder yang seakan tahu bahwa ia sorotan Elena sedikit risih, dengan terburu buru ia meneguk air mineral sehingga tidak ada lagi yang ia kunyah.


" Mengapa tidak makan?" tanya Eder mencoba mengedarkan pandangannya ke seisi Restoran.


Elena tidak menyahut selain mengangkat bahu saja. Dengan santai Elena menikmati makanan di depannya sesekali mencuri curi pandang pada Eder.


Eder juga begitu, ia kembali menikmati makanannya tanpa sadar Elena yang senyum senyum sendiri melirik Eder. Ia merasakan sedikit aneh, kemudian melirik Elena dan,, tatapan mereka pun bertemu.


Elena segera memalingkan wajahnya, merona? tentu saja. Ia bahkan malu pada dirinya sendiri, sementara Eder menyunggingkan senyum miring. Tanpa pikir panjang ia langsung melahap habis makanannya, tapi berbeda dengan Elena yang memutuskan untuk tidak menghabiskan makanannya lagi.


' Kak Eder kenapa sih santai kegitu? mana biasa aja lagi waktu tatapan kami bertemu. Kesal banget deh, dah di lihat aku gak makan makananku lagi, entah di tawarin lagi napa? atau,,, atau disuapi gitu. Aa!!! dasar cowok datar, gak peka-an, padahal dia udah tahu banget kalau aku itu gak suka kegini. Kak Eder memang sangat menyebalkan, padahal aku ngarep banget dia suapi aku biar kayak di film film romantis gitu. Lah ini? aaaaaaa!' Batin Elena tampak jengah.

__ADS_1


Ia terus memanyunkan bibirnya penuh kekesalan, Eder yang baru saja melahap habis makanannya, menatap Elena dengan datar.


" Ckk, dasar cowok gak peka-an," cletuk Elena dengan pelan.


Eder seperti mendengar dengan samar samar ucapan Elena,"ada yang salah Nona?" tanyanya dengan menautkan kedua alis nya.


" Pikir aja sendiri!" jawab Elena dengan acuh.


' Semoga aja dengan aku ngomong kegitu Kak Eder mau bujukin aku atau minta maaf karena gak openi aku sedari tadi,' Batin Elena penuh harap.


" Ouh,,,," Eder hanya ber-O riah tanpa sejalan dengan harapan Elena.


' Aaaa,,, cuma gitu doank? aku benci Kak Eder!' Batin Elena.


Suasana hening kembali tercipta diantara mereka berdua, Eder tampak sibuk dengan ponselnya tanpa memperhatikan Elena lagi.


Di tengah keheningan diantara keduanya, tiba tiba ada suara yang membuyarkan segalanya.


Elena mendongak kaget, menatap ke asal suara, betapa terkejutnya ia saat melihat seseorang yang kini tersenyum padanya.


"Gino,,,," jari telunjuk Elena menunjuk pada seorang Pria berpostur tubuh lumayan tinggi dan warna kulit sawo matang tersenyum lebar pada Elena.


" Hay Ele,,,," Gino mengedipkan sebelah matanya kepada Elena.


Eder juga ikut menatap Pria itu yang tak lain adalah Gino.


" Boleh gabung?" ucap Gino seraya melirik Elena dan Eder bsrgantian.

__ADS_1


" Emmm,,, bo,,, ***,,,boleh,," jawab Elena dengan ragu.


Sedangkan Eder tidak ada menyahut, namun tatapannya terus kepada Gino.


" Hay Eder,,,," sapa Gino sambil menyunggingkan senyum miring.


Eder? mengapa Gino bisa tahu nama Eder. Sebenarnya siapa dia?dan mengapa ia juga seperti sudah kenal dekat dengan Elena.


" CIHH!!!"


______


PIUUUU,,, PENASARAN GAK SIH^^


pasti donk ya:)


Readers: Thor, Gino siapa sih?


Author: Siapa ya?:) heheheh, mungkinkan dia seorang masa lalu Elena atau seorang yang akan menjadi penghancur?


Readers: Jahat kamu thor, ayo buruan kasih upnya. Dah lama nih nunggu, awas ya kalau sampai ada PHO! tak tonjok ko thor:/


Author: *Wah, mau kena palak ni anak:/ makanya jangan pelit masih rate bintang lima, trus like komen dan vote. Itu doank loh, bacanya gratis gk kayak apl sebelah. Buruan gih kasih tip koin/poin^^, kalau udah langsung komen biar author semangat lagi upnya. Dan jangan lupa hadir di karya author sebelah.


" Early Marriage"


" Kisah cinta Aurora "

__ADS_1


LAMBEAN.


SALAM*^^


__ADS_2