Mafia And Me 2

Mafia And Me 2
Teman Baru Hansel


__ADS_3

Di sebuah tempat, yang tak lain adalah sekolah TK, seorang anak kecil duduk di bangku dalam taman sekolah, dia adalah Hansel. Ia datang lebih dulu dari semua anak TK lainnya, bahkan ketika ia sampai hanya guru guru saja yang baru datang. Senyuman tak kalah terlepas dari raut wajah nya, menatap langit seolah olah memanjatkan sebuah permohonan.


" Ya Tuhan, semoga Daddy dan Mommy kembali akur agar aku memiliki keluarga yang utuh dan harmonis seperti yang lainnya, AMIN!" Doa dalam hati yang dapat Hansel ungkapkan penuh ketulusan.


" Hansel,,," seorang anak kecil perempuan ikut duduk bersama dengan Hansel.


" Kamu Hansel kan?" tanya gadis kecil itu sambil tersenyum manis.


" Iya,," Hansel mengangguk mengiyakan, ia begitu keheranan akan gadis kecil yang seusia nya itu terlihat begitu cantik sekali dan tulus.


" Kenalin, nama aku Jelyta," gadis kecil yang bernama Jelyta itu mengulurkan tangan nya.


" Hansel,," balas Hansel.


" Apa kita bisa berteman?" tanya Jelyta dengan manis.


" Tentu saja, kamu begitu baik sekali Jel," puji Hansel yang membuat Jelyta tersenyum memperlihatkan giginya.


" Hehe,, kata Mama ku, kita harus baik sama semua orang. Trus Papa bilang berteman boleh saja asal dengan orang yang baik baik, karena aku tahu kamu orang baik, makanya aku ajak kamu jadi teman aku." Tutur Jelyta terang terangan.


Setiap mendengar kata Papa, Ayah, Daddy, dari setiap teman teman Hansel, ia akan terus teringat akan Edward.


"Ouh begitu ya,," Hansel mangut mangut mengerti.


" Kayak nya Ibu guru bakal masuk deh, kita ke kelas yuk," ajak Jelyta lalu beranjak berdiri.


" Oke," Hansel mengangguk lalu ikut melangkah bersama dengan Jelyta.


" Jelyta, apa aku bisa memanggilmu Lyta?" tutur Edward di tengah langkah mereka.

__ADS_1


" Tentu saja Hansel, aku juga lebih menyukai sebutan itu." Balas Jelyta dengan lembut.


" Baiklah,"


" Hansel, apa aku bisa memanggilmu Hans?" kali ini Jelyta yang bertanya.


" Tentu saja, Mommy dan Daddy ku juga memanggil ku Hans," jawab Hansel dengan enteng.


" Hehehe,,," kedua terkekeh bersama.


\_\_\_\_\_


Disisi Lain...


" Tidak kah bisa lain hari saja Tuan Edward melanjutkan rencana nya itu? mengapa harus hari ini? mana banyak lagi proposal yang harus dia tanda tangani. Tapi kalau di suruh datang ke Kantor yang ada saya yang akan di gorok, hufff,, nasib,, nasib,," lirih Eder yang baru saja selesai memeriksa beberapa proposal hari ini karena ia yang akan mengerjakan semuanya atas perintah bos besar yaitu Edward.


Berulang kali Eder memijit kening nya karena merasa sedikit penat, bahkan sudah sampai siang hari masih banyak yang belum terselesaikan membuatnya sedikit histeris.


" Astaga, sudah pukul 10.15, padahal anak TK pulang pukul 10.00, bagaimana ini. Pasti tuan kecil sudah menunggu, ckk,, harus segera kesana," gerutu Eder lalu melangkah terburu buru memasuki lift.


_____


Sesampainya di TK, Eder langsung berlari masuk ke halaman sekolah namun tidak menemukan Hansel lagi, ia sudah memasuki setiap kelas namun tetap tidak menemukan Hansel. Sampai akhirnya ia pun kembali ke parkiran, dan apa yang lihat?


" Tuan kecil,,," hanya gumaman saja yang mampu ia ucapkan saat melihat Hansel dengan seorang gadis kecil yang tak lain adalah Jelyta.


" Daa Lyta,," Hansel melambaikan tangannya saat Jelyta telah masuk kedalam mobil.


" Daa Hans,,," balaas Jelyta sebelum mobil melaju.

__ADS_1


" Uncle,," Hansel berbalik dan menemukan Eder di belakang nya.


' Sungguh aneh tapi nyata, seorang bocah kecil bisa seharmonis itu sambil senyum senyum lagi. Sedangkan saya, sudah dua puluh empat tahun masih menjomblo mulai dari lahir,' Batin Eder.


" Uncle,,," ucapan Hansel berhasil membuyarkan lamunan Eder.


" I,, iya Tuan kecil," Eder mencoba santai.


" Ayo,,," Hansel menarik tangan Eder agar segera masuk ke dalam mobil.


" Gadis kecil tadi siapa, Tuan?" Tanya Eder setelah mobil melaju.


" Ouh,,, dia itu namanya Jelyta, teman baru nya Hans," jelas Hansel dengan berbinar.


" Ouhh,,,"


" Dia cantik kan Uncle?" pertanyaan konyol bagi Eder.


Cantik? sejak kapan anak kecil mengerti arti cantik atau tidak, benar benar kejutan yang menggelitik.


" Uncle,,," ucap Hansel lagi.


" Iya, iya Tuan kecil. Dia cantik," puji Eder dengan asal.


" Heheh,, Uncle bisa aja," kali ini Hansel yang menjadi salah tingkah.


' Oalah, bocah bocah,,memang dunia terbalik,' Batin Eder.


______

__ADS_1


LIKE KOMEN DAN VOTE


SALAM^^


__ADS_2